PRINPRIN

CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan PendidikanCENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan

Pembelajaran secara edutainment di desain sebaik mungkin agar siswa mampu bertahan dalam pembelajaran tanpa rasa jenuh, walau pun sebenarnya butuh kerja ekstra dalam mewujudkan pembelajaran yang terbaik. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data pendekatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan metode Pembelajaran Berbasis Edutainment dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan upaya meningkatkan hasil belajar siswa setelah menerapkan Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment menjadi meningkat. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 71,5 dan ketuntasan klasikalnya mencapai 53.33%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata peserta didik adalah 78,18 dan ketuntasan klasiknya mencapai 80%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 37.77%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil siswa sudah memenuhi target, sehingga peneliti berkesimpulan bahwa tidak perlu dilanjutkan lagi pada siklus berikutnya.

Berdasarkan hasil deskripsi data, hasil penelitian, temuan penelitian dan keterbatasan penelitian selama upaya meningkatkan hasil belajar melalui Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment pada mata pelajaran Al Quran Hadits maka peneliti memperoleh kesimpulan sebagai berikut.Upaya meningkatkan hasil belajar melalui Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment pada mata pelajaran Al Quran Hadits.Rata-rata Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment siswa pada siklus I sebesar 71,5% meningkat 78,18% pada siklus II.Hal ini terbukti dapat dilihat berdasarkan lembar observasi siswa selama proses pembelajaran dan telah mencapai indikator keberhasilan penelitian yaitu penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment siswa mencapai >70%.Aspek penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment yang diamati meliputi siswa siap menerima pelajaran dan memperhatikan penjelasan dari guru, menggali pengetahuan awal melalui lembar aktifitas siswa (LAS), antusias mengerjakan tugas individu, siswa menuliskan dan menjelaskan identifikasi masalah mengenai yang diketahui dan yang ditanyakan dalam soal, siswa menuliskan dan menjelaskan tema dan keterkaitan tema pada materi lain dan juga pada keadaan yang lebih nyata, mengetahui proses menggunakan Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment siswa menghafalkan materi yang akan diajarkan, siswa menuliskan dan menjelaskan kembali tema-tema yang ada pada materi tersebut pada lembar aktifitas siswa (LAS), siswa mendengarkan dan memberi tanggapan kepada temannya.Pada setiap aspek yang diamati upaya meningkatkan hasil belajar siswa terlihat meningkat.Upaya meningkatkan hasil belajar siswa terlihat dari rata-rata hasil tes kemampuan pemahaman dari siklus I ke siklus II.Kemampuan pemahaman yang meningkat dengan Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment meliputi instrumental dan relasional.Kemampuan instrumental pada saat siswa mampu mengaitkan relasional tema yang tepat dalam menyelesaikan suatu materi.Hal ini didukung oleh peningkatan kategori cukup pada siklus I menjadi baik pada siklus II.Penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan upaya meningkatkan hasil belajar siswa setelah menerapkan Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment menjadi meningkat.Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 71,5 dan ketuntasan klasikalnya mencapai 53.33%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata peserta didik adalah 78,18 dan ketuntasan klasiknya mencapai 80%.Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 37.Hal ini menunjukkan bahwa hasil siswa sudah memenuhi target, sehingga peneliti berkesimpulan bahwa tidak perlu dilanjutkan lagi pada siklus berikutnya.Ada empat indikator utama kemampuan pemahaman siswa yang menjadi acuan dalam penelitian ini.Empat indikator tersebut telah muncul secara baik dan juga bertahap pada penelitian ini.Hal ini dapat dilihat pada analisa kemampuan pemahaman siswa melalui Metode Pembelajaran Berbasis Edutainment pada siklus I sebesar 53,33% kemudian terjadi proses peningkatan pada siklus II sebesar 80%.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur efektivitas metode pembelajaran berbasis edutainment dalam meningkatkan metakognisi siswa pada mata pelajaran Alquran Hadits. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak siswa dan guru, serta menggunakan metode penelitian yang lebih komprehensif. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran berbasis edutainment yang lebih inovatif dan menarik, sehingga dapat meningkatkan minat belajar siswa dan hasil belajar secara signifikan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kelas untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan siswa dan guru dalam proses pengembangan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik kelas.

Read online
File size1.04 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test