STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH

Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamIslamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam

Kepemimpinan Kiai Wasyid mengarahkan para pengikutnya untuk bertindak sesuai arah dan tujuan, yaitu mengadakan perlawanan terhadap penjajahan Belanda sehingga terjadi gerakan pemberontakan yang dikenal dengan peristiwa Geger Cilegon 1888. Gaya Kepemimpinan Kiai Wasyid memenuhi persyaratan sebagai pemimpin yang demokratis dan kharismatis. Pengaruh Kepemimpinan Kiai Wasyid ditentukan oleh kekuatan sebagai pembina pesantren Beji dan memiliki keilmuan agama yang mumpuni. Fungsi Kepemimpinan Kiai mengarahkan pengikutnya melalui kemampuan ilmu komunikasi, memberikan motivasi, memberi keteladanan, menyelesaikan permasalahan dan memberi keputusan untuk mengadakan gerakan pemberontakan Geger Cilegon 1888. Dampak kepemimpinan Kiai Wasyid dapat terjadi karena kemampuan Kiai dalam merubah pola pikir pengikut sehingga melahirkan tindakan yang mendukung gerakan pemberontakan Geger Cilegon 1888.

Kepemimpinan Kiai Wasyid mengarahkan para pengikutnya untuk bertindak sesuai arah dan tujuan, yaitu mengadakan perlawanan terhadap penjajahan Belanda sehingga terjadi gerakan pemberontakan yang dikenal dengan peristiwa Geger Cilegon 1888.Pengarahan Kiai melalui kemampuan Kiai dalam memberikan instruksi dan nasehat agama.Keberhasilan kepemimpinan Kiai sangat ditentukan oleh gaya, pengaruh, fungsi dan dampak yang dihasilkan.Kiai merupakan tokoh sentral dalam menentukan arah gerakan perlawanan.Kesuksesan Kepemimpinan Kiai ditandai dengan banyaknya jumlah pejuang, luasnya daerah peperangan dan dampak yang ditimbulkan akibat gerakan pemberontakan Geger Cilegon 1888.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang kepemimpinan Kiai Wasyid dengan pemimpin-pemimpin lain dalam sejarah Indonesia, terutama yang terkait dengan gerakan perlawanan terhadap penjajahan. Selain itu, dapat juga dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh dan dampak kepemimpinan Kiai Wasyid terhadap masyarakat Banten pada masa itu, serta bagaimana warisan kepemimpinan tersebut masih relevan dan dapat diterapkan dalam konteks modern. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang peran pesantren dalam gerakan perlawanan dan bagaimana kepemimpinan Kiai Wasyid sebagai pemimpin pesantren dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan dan kepemimpinan di masa kini.

Read online
File size262.49 KB
Pages27
DMCAReport

Related /

ads-block-test