UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Penelitian ini adalah sebuah penelitian di bidang kajian terjemahan berupa terjemahan beranotasi, yakni terjemahan dengan catatan. Teks sumber (TSu) yang dipilih adalah novel anak Selandia Baru dari seri Kiwi Bites berjudul Im Telling on You dan Barry & Bitsa. Teks ini dipilih karena merupakan karya dari penulis yang sama dan ditulis dalam Bahasa Inggris dialek Selandia Baru yang memiliki sejumlah perbedaan dengan Bahasa Inggris standar. Selain itu, teks ini jika diterjemahkan juga potensial untuk menjadi bacaan anak yang bermutu. Analisis difokuskan pada terjemahan kata dan ungkapan budaya. Kerangka teori yang digunakan di dalam analisis adalah teknik penerjemahan dari Hoed (2006). Kata dan ungkapan budaya yang dibahas dalam penelitian ini sebanyak 15 buah. Dari hasil analisis ditemukan bahwa teknik penerjemahan yang digunakan paling sering adalah pemadanan dengan keterangan tambahan. Hal ini menunjukkan bahwa kata dan ungkapan budaya dalam TSu seringkali tidak memiliki padanan leksikalnya dalam bahasa sasaran (BSa).

Analisis terhadap 15 kata dan ungkapan budaya menunjukkan bahwa teknik pemadanan dengan keterangan tambahan paling sering digunakan, sebanyak empat kali, diikuti oleh teknik deskriptif, fungsional, dan kuplet masing‑masing tiga kali, serta transferensi, padanan budaya, dan fonologis masing‑masing satu kali, tanpa ada teknik adaptasi yang diterapkan.Hal ini mengindikasikan bahwa banyak istilah budaya dalam teks sumber tidak memiliki padanan leksikal dalam bahasa sasaran, sehingga penerjemah mengandalkan pemadanan dengan keterangan tambahan.Meskipun teknik ini efektif untuk menyesuaikan bahasa anak, ia juga mengurangi nuansa budaya asli dalam terjemahan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana anak‑anak Indonesia memahami catatan budaya yang disertakan dalam terjemahan beranotasi novel anak Selandia Baru, sehingga dapat menilai efektivitas anotasi dalam meningkatkan pemahaman budaya. Selanjutnya, dapat dilakukan perbandingan antara teknik pemadanan dengan keterangan tambahan dan teknik padanan deskriptif dalam hal tingkat pemahaman, keterbacaan, dan kepuasan membaca anak, untuk menentukan mana yang lebih cocok bagi pembaca muda. Selain itu, peneliti dapat mengembangkan sebuah aplikasi atau platform digital yang membantu penerjemah memilih teknik yang tepat untuk istilah budaya, kemudian menguji dampaknya terhadap kualitas terjemahan dan keterlibatan pembaca anak, sehingga dapat memberikan panduan praktis yang berbasis bukti bagi praktisi terjemahan buku anak.

Read online
File size613.77 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test