EDUPEDEDUPED
Progressive of Cognitive and AbilityProgressive of Cognitive and AbilityPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan di Desa Pangelen Kec, Sampang. Metode yang digunakan yaitu instrumental yang metode kualitatif dengan studi kasus melibatkan empat informan di desa pangelen kec, Sampang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Fenomena pernikahan dini terjadi di Desa Pangelen yang pertama dipengaruhi oleh faktor orang tua yang mendukung anaknya menikah karena dikhawatirkan tidak mendapatkan jodoh, dan pemalsuan umur dalam pernikahan tidak dilakukan melainkan dengan melaksanakan pernikahan secara siri, atau menikah secara agama dan faktor yang kedua yaitu kondisi lingkungan seperti budaya tradisi melangsungkan masyarakat yang sudah menjadi pernikahan diusia dini; 2) Dampak yang ditimbulkan akibat pernikahan dini yaitu putus sekolah dan memberikan pengaruh negatif terhadap lingkungan dan teman yang lain; 3) Pendidikan orang tua terhadap fenomena pernikahan dini memiliki pengaruh yang kuat dimana pasangan melakukan pernikahan dini berasal dari orang tua yang berpendidikan rendah.
Pernikahan dini di Desa Pangelen dipengaruhi oleh dukungan orang tua karena kekhawatiran tidak mendapat jodoh, serta dilaksanakan secara siri tanpa pemalsuan umur resmi, dan dipengaruhi oleh tradisi lingkungan yang mendorong pernikahan usia dini.Pernikahan dini berdampak pada putus sekolah dan menimbulkan pengaruh negatif bagi lingkungan dan teman sebaya.Pendidikan orang tua yang rendah berkorelasi kuat dengan terjadinya pernikahan dini, sehingga orang tua cenderung membiarkan anaknya berhenti sekolah dan menikah di usia muda.
Pertama, penelitian komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan fenomena pernikahan dini akibat pemalsuan umur di Desa Pangelen dengan desa-desa lain di Kabupaten Sampang yang memiliki perbedaan tingkat pendidikan orang tua dan tradisi pernikahan, sehingga dapat diidentifikasi faktor lingkungan dan budaya lokal yang mempengaruhi keputusan menikah di usia muda. Kedua, studi kuantitatif yang melibatkan sampel besar remaja dan orang tua dapat dirancang untuk mengukur prevalensi, motif, dan karakteristik pelaku pernikahan dini serta menguji korelasi antara tingkat pendidikan orang tua dan kecenderungan memfasilitasi pemalsuan umur, sehingga data statistik dapat memperkuat temuan kualitatif sebelumnya. Ketiga, penelitian longitudinal dengan mengikuti secara berkelanjutan pasangan-pernikah dini tersebut dapat memberikan informasi tentang dampak jangka panjang pada kelanjutan pendidikan, stabilitas rumah tangga, dan kualitas hidup generasi berikutnya, sekaligus mengevaluasi efektivitas kebijakan dispensasi nikah dan program penyuluhan yang telah diterapkan. Dengan ketiga ide penelitian ini dirancang secara sederhana namun sistematis, diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih luas, valid, dan mendalam dalam rangka merumuskan intervensi dan kebijakan yang efektif untuk mencegah pernikahan dini di masa mendatang.
| File size | 515.86 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
EDUPEDEDUPED Hasil belajar fisika peserta didik juga meningkat, ditunjukkan oleh rata-rata kelas 87,86 dan 90% siswa tuntas di atas KKM.meskipun demikian, masih terdapatHasil belajar fisika peserta didik juga meningkat, ditunjukkan oleh rata-rata kelas 87,86 dan 90% siswa tuntas di atas KKM.meskipun demikian, masih terdapat
EDUPEDEDUPED Subyek penelitian adalah siswa kelas XII dan guru SMAN 1 Cariu. Adapun instrumen pengumpulan data yaitu berupa lembar observasi dan instrumen tes. AnalisisSubyek penelitian adalah siswa kelas XII dan guru SMAN 1 Cariu. Adapun instrumen pengumpulan data yaitu berupa lembar observasi dan instrumen tes. Analisis
EDUPEDEDUPED Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai mata pelajaran wajib pada jenjang sekolah dasar. Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti hendaknyaPembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai mata pelajaran wajib pada jenjang sekolah dasar. Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti hendaknya
EDUPEDEDUPED Peningkatan ini ditunjukkan oleh peningkatan kinerja guru, peningkatan aktivitas siswa, serta peningkatan rata-rata nilai dan jumlah siswa yang tuntasPeningkatan ini ditunjukkan oleh peningkatan kinerja guru, peningkatan aktivitas siswa, serta peningkatan rata-rata nilai dan jumlah siswa yang tuntas
EDUPEDEDUPED Penelitian kualitatif dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, menghasilkan temuan bahwa upaya guru melibatkan kerja sama dengan orangPenelitian kualitatif dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, menghasilkan temuan bahwa upaya guru melibatkan kerja sama dengan orang
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Implikasi dari transisi mendadak ke pembelajaran online adalah bahwa mahasiswa kini harus menjadi lebih mandiri dan belajar secara mandiri. Tujuan dariImplikasi dari transisi mendadak ke pembelajaran online adalah bahwa mahasiswa kini harus menjadi lebih mandiri dan belajar secara mandiri. Tujuan dari
MAHADEWAMAHADEWA Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dengan langkah-langkah pokok: planning, acting, observing, reflekting dengan selaluPenelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus dengan langkah-langkah pokok: planning, acting, observing, reflekting dengan selalu
MAHADEWAMAHADEWA Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDN 3 Padangsambian kota Denpasar tahun pelajaran 2020/2021. Objek penelitian adalah hasil belajar Agama Hindu.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDN 3 Padangsambian kota Denpasar tahun pelajaran 2020/2021. Objek penelitian adalah hasil belajar Agama Hindu.
Useful /
EDUPEDEDUPED Sedangkan pada siklus 2 waktu rata-rata adalah 12.03. artinya siswa putra kelas 5A dan 5B makin baik kecepatan larinya, b) siklus 1 skor rata-rata 2. 40Sedangkan pada siklus 2 waktu rata-rata adalah 12.03. artinya siswa putra kelas 5A dan 5B makin baik kecepatan larinya, b) siklus 1 skor rata-rata 2. 40
EDUPEDEDUPED Untuk mempertahankan eksistensinya di era post pandemic, pesantren membutuhkan strategi yang tepat agar tidak mengganggu visi misi lembaga. PenelitianUntuk mempertahankan eksistensinya di era post pandemic, pesantren membutuhkan strategi yang tepat agar tidak mengganggu visi misi lembaga. Penelitian
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Rata-rata skor untuk sikap siswa adalah 6,25 dari rentang 1-7, sehingga sikap siswa dikategorikan sangat senang terhadap penggunaan multimedia pembelajaranRata-rata skor untuk sikap siswa adalah 6,25 dari rentang 1-7, sehingga sikap siswa dikategorikan sangat senang terhadap penggunaan multimedia pembelajaran
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Partisipan dipilih secara acak; sepuluh dari empat puluh refleksi akhir tahun dipilih. Refleksi siswa digunakan sebagai metode pengumpulan data, dan ThematicPartisipan dipilih secara acak; sepuluh dari empat puluh refleksi akhir tahun dipilih. Refleksi siswa digunakan sebagai metode pengumpulan data, dan Thematic