OJSOJS
Jurnal Pendidikan MultidisiplinerJurnal Pendidikan MultidisiplinerFilosofi model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation adalah konstruktivisme, yaitu metode pembelajaran di mana siswa secara aktif mencari dan membangun pengetahuan sendiri melalui investigasi, bukan sekadar menerima pengetahuan dari guru secara mekanis. Siswa menjadi tanggung jawab penuh atas hasil belajarnya, membandingkan informasi yang telah diketahui dengan pengalaman baru, serta menyelesaikan konflik pengetahuan yang terjadi. Model ini menekankan pentingnya kolaborasi, analisis, dan sintesis informasi untuk mendukung pembelajaran yang bermakna.
Model pembelajaran Group Investigation (GI) tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa.Hal ini disebabkan perbedaan kemampuan siswa dan keterbatasan waktu penelitian yang memengaruhi hasil.Meskipun model GI berlandaskan konstruktivisme, penerapannya belum mampu meningkatkan mutu hasil belajar secara optimal.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas model Group Investigation dalam jangka waktu lebih panjang untuk mengukur peningkatan hasil belajar secara bertahap. Selain itu, perlu dikembangkan pendekatan kombinasi GI dengan metode lain, seperti pembelajaran berbasis proyek, untuk memperkuat keterampilan analisis dan kolaborasi siswa. Penelitian juga dapat mengeksplorasi modifikasi strategi GI yang teradaptasi dengan karakteristik siswa berkemampuan rendah agar lebih inklusif.
| File size | 300.02 KB |
| Pages | 11 |
| Short Link | https://juris.id/p-FD |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Novak mengacu pada teori Ausubel mengatakan bahwa permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan peta konsep. Menurut Novak, Peta konsep dapat diterapkanNovak mengacu pada teori Ausubel mengatakan bahwa permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan peta konsep. Menurut Novak, Peta konsep dapat diterapkan
POLNAMPOLNAM Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pengaruh game online dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa Jurusan TeknikTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pengaruh game online dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa Jurusan Teknik
PAPANDAPAPANDA Instrumen penelitian adalah tes uraian pemahaman konsep matematis yang terdiri dari 8 soal setiap soal mewakili setiap indikator pemahaman konsep matematis,Instrumen penelitian adalah tes uraian pemahaman konsep matematis yang terdiri dari 8 soal setiap soal mewakili setiap indikator pemahaman konsep matematis,
PAPANDAPAPANDA Selain itu, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang bahan ajar yang lebih interaktif dan kontekstual, serta memberikan dasar yangSelain itu, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang bahan ajar yang lebih interaktif dan kontekstual, serta memberikan dasar yang
PAPANDAPAPANDA Penelitian dilakukan dengan metode kepustakaan menggunakan pendekatan interpretatif dan hermeneutika. Data dikumpulkan melalui literatur dengan bantuanPenelitian dilakukan dengan metode kepustakaan menggunakan pendekatan interpretatif dan hermeneutika. Data dikumpulkan melalui literatur dengan bantuan
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Instrumen penelitian terdiri dari 3 soal tentang pola bilangan yang telah divalidasi. Penelitian ini melibatkan 14 siswa kelas VIII MTS Pekanbaru. PendekatanInstrumen penelitian terdiri dari 3 soal tentang pola bilangan yang telah divalidasi. Penelitian ini melibatkan 14 siswa kelas VIII MTS Pekanbaru. Pendekatan
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian desain didaktis yang meliputi tahapan analisis prospektif, analisis metapeda didaktik, dan analisis re-prospektif.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian desain didaktis yang meliputi tahapan analisis prospektif, analisis metapeda didaktik, dan analisis re-prospektif.
UNISMUHUNISMUH Penggunaan metode Creative Problem Solving (CPS) berhasil meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa kelas XI IA2 SMA Negeri 2 Sinjai dari siklus I kePenggunaan metode Creative Problem Solving (CPS) berhasil meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa kelas XI IA2 SMA Negeri 2 Sinjai dari siklus I ke
Useful /
PAPANDAPAPANDA memiliki tingkat kepraktisan tinggi dengan rata-rata kepraktisan dari guru yaitu 89,75% dan kepraktisan dari siswa 87,67%. Hasil analisis menunjukkan bahwamemiliki tingkat kepraktisan tinggi dengan rata-rata kepraktisan dari guru yaitu 89,75% dan kepraktisan dari siswa 87,67%. Hasil analisis menunjukkan bahwa
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment design. Sampel yang digunakan adalah 2 kelas, yaitu kelas eksperimenPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment design. Sampel yang digunakan adalah 2 kelas, yaitu kelas eksperimen
OJSOJS Perbaikan sistem pendataan dan belajar mengajar dilakukan secara bertahap dengan menggunakan berbagai metode dan teknologi. Evaluasi dan supervisi merupakanPerbaikan sistem pendataan dan belajar mengajar dilakukan secara bertahap dengan menggunakan berbagai metode dan teknologi. Evaluasi dan supervisi merupakan
OJSOJS Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih banyak mahasiswa yang sebagai penerus bangsa tidak mengetahui dengan jelas apa itu investasi, dan bagaimanaHasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih banyak mahasiswa yang sebagai penerus bangsa tidak mengetahui dengan jelas apa itu investasi, dan bagaimana