UIJUIJ
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran DasarAl-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran DasarIsu dalam pendidikan dasar saat ini salah satunya adalah rendahnya literasi numerasi siswa yang juga terjadi di MIS Nurul Ilmi Kota Bima. Siswa cenderung pasif, kurang antusias dalam pembelajaran yang monoton, dan menunjukkan kesulitan dalam memahami konsep dasar membaca dan berhitung. Permasalahan ini diperparah oleh kurangnya dukungan orang tua dalam pembelajaran di luar kelas sehingga berdampak pada rendahnya keterampilan literasi dan numerasi mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap literasi numerasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan dengan jenis penelitian deskriptif statistik dan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 16.0. Data-data yang disajikan dalam penelitian ini menggunakan data primer melalui kuisioner dan hasil nilai ujian numerasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi tidak berpengaruh signifikan terhadap literasi numerasi siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,24 dan hasil uji t sebesar 1,170, yang lebih kecil dari nilai t tabel sebesar 1,734. Koefisien regresi sebesar 0,24 menyatakan bahwa setiap peningkatan pada variabel pembelajaran berdiferensiasi (X) hanya memberikan kontribusi sebesar 24% terhadap peningkatan literasi numerasi (Y), sedangkan sisanya 76% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Berdasarkan hasil pengujian uji t diperoleh nilai π‘βππ‘π’ππ sebesar 1.170 dan berdasarkan nilai π‘ pada df2 = 1,734 dengan kriteria Ho diterima jika π‘βππ‘π’ππ < π‘π‘ππππ dan Ho ditolak jika π‘βππ‘π’ππ > π‘π‘ππππ.Berdasarkan nilai βππ‘π’ππ dibandingkan dengan nilai π‘π‘ππππ maka diperoleh kriteria bahwa π‘βππ‘π’ππ < π‘π‘ππππ (1.170 < 1,734) maka Ho diterima, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa variabel Pembelajaran berdirensiasi terhadap literasi numerasi siswa dinilai secara parsial tidak signifikan.Variabel X tidak berpengaruh terhadap varibael Y.Berdasarkan hasil pengujian koefisien determinasi (π 2) diperoleh nilai koefisien determinasi (π 2) sebesar 0.Arti dari koefisien ini adalah bahwa pengaruh yang diberikan oleh pembelajaran berdifernsiasi terhadap literasi numerasi siswa adalah sebesar 24,4 % sedangkan sisanya ei = 100-24,4% adalah sebesar 75,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi belum memberikan pengaruh signifikan terhadap literasi numerasi siswa, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi literasi numerasi, seperti peran orang tua dalam mendukung pembelajaran di rumah atau pengaruh lingkungan sosial terhadap minat belajar siswa. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi kombinasi strategi pembelajaran yang lebih efektif, misalnya menggabungkan pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan kontekstual atau berbasis proyek, untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dan kemampuan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih valid dan reliabel untuk mengukur literasi numerasi siswa secara komprehensif, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih akurat untuk perbaikan program pembelajaran di masa mendatang.
- The Influence of Pocket Money on the Desire to Learn Mathematics Among Elementary School Students | International... doi.org/10.56741/ijlree.v3i03.652The Influence of Pocket Money on the Desire to Learn Mathematics Among Elementary School Students International doi 10 56741 ijlree v3i03 652
- Pengembangan dan Peningkatan Program Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa di Sekolah Dasar | Jurnal... journals.alptkptm.org/index.php/jikm/article/view/94Pengembangan dan Peningkatan Program Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa di Sekolah Dasar Jurnal journals alptkptm index php jikm article view 94
- Analisis pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan literasi numerasi siswa di sekolah... doi.org/10.20961/jpd.v10i2.69859Analisis pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan literasi numerasi siswa di sekolah doi 10 20961 jpd v10i2 69859
| File size | 668.11 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
PERADABANPERADABAN Dilihat dari nilai Determinasi (R Square) = 0,622 yang memiliki arti bahwa besarnya pengaruh aktivitas siswa dengan menerapkan model active learning tipeDilihat dari nilai Determinasi (R Square) = 0,622 yang memiliki arti bahwa besarnya pengaruh aktivitas siswa dengan menerapkan model active learning tipe
PERADABANPERADABAN Hasil penelitian yang diperoleh pembelajaran berbasis integrasi agama dan sains yang dilakukan menggabungkan disiplin ilmu yang serumpun, khususnya memasukkanHasil penelitian yang diperoleh pembelajaran berbasis integrasi agama dan sains yang dilakukan menggabungkan disiplin ilmu yang serumpun, khususnya memasukkan
PERADABANPERADABAN Pada akhir siklus II rataβrata hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari72 menjadi 81 atau sebesar 13%. Total kenaikan nilai rataβrata dari kondisiPada akhir siklus II rataβrata hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari72 menjadi 81 atau sebesar 13%. Total kenaikan nilai rataβrata dari kondisi
UIGMUIGM Program ini membuktikan bahwa solusi pembelajaran terintegrasi teknologi efektif mengatasi tantangan belajar tradisional dan mendukung transformasi kurikulumProgram ini membuktikan bahwa solusi pembelajaran terintegrasi teknologi efektif mengatasi tantangan belajar tradisional dan mendukung transformasi kurikulum
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada soal essay penilaian akhir semester mengenai materi persamaanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada soal essay penilaian akhir semester mengenai materi persamaan
OJSOJS Kurangnya minat belajar siswa juga dapat disebabkan oleh faktor eksternal seperti lingkungan yang kurang mendukung dan metode pengajaran yang kurang menarik.Kurangnya minat belajar siswa juga dapat disebabkan oleh faktor eksternal seperti lingkungan yang kurang mendukung dan metode pengajaran yang kurang menarik.
ETDCIETDCI Strategi yang tepat dalam meningkatkan penalaran matematis dalam belajar matematika dengan menggunakan model Grup Investigasi. Perihal ini dikarenakanStrategi yang tepat dalam meningkatkan penalaran matematis dalam belajar matematika dengan menggunakan model Grup Investigasi. Perihal ini dikarenakan
MAHADEWAMAHADEWA Hasil menunjukkan peningkatan dari 51,39% (cukup kreatif) pada siklus I menjadi 71,39% (kreatif) pada siklus II, sehingga model pembelajaran Group InvestigationHasil menunjukkan peningkatan dari 51,39% (cukup kreatif) pada siklus I menjadi 71,39% (kreatif) pada siklus II, sehingga model pembelajaran Group Investigation
Useful /
UIJUIJ Adapun hasil yang didapat bahwa penggunaan metode AHE untuk meningkatkan kemampuan membaca anak secara efektif. Metode AHE (Anak Hebat) adalah cara mengajarAdapun hasil yang didapat bahwa penggunaan metode AHE untuk meningkatkan kemampuan membaca anak secara efektif. Metode AHE (Anak Hebat) adalah cara mengajar
FKPTFKPT Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan hybrid dapat meningkatkan pemahaman terhadap perilaku konsumen dan mendukung pengambilan keputusan berbasisHasil penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan hybrid dapat meningkatkan pemahaman terhadap perilaku konsumen dan mendukung pengambilan keputusan berbasis
UNIDAUNIDA Mispersepsi ini kemungkinan disebabkan oleh paparan terbatas responden terhadap informasi tentang kandungan nutrisi PBMA. Selain itu, PBMA juga merupakanMispersepsi ini kemungkinan disebabkan oleh paparan terbatas responden terhadap informasi tentang kandungan nutrisi PBMA. Selain itu, PBMA juga merupakan
UNIDAUNIDA Penurunan yang lebih dramatis diproyeksikan pada tahun 2027, mencapai 0,0538 ton per hektar, dan pada tahun 2028, produktivitas yang diproyeksikan menjadiPenurunan yang lebih dramatis diproyeksikan pada tahun 2027, mencapai 0,0538 ton per hektar, dan pada tahun 2028, produktivitas yang diproyeksikan menjadi