STITUSASTITUSA

An NahdlaAn Nahdla

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan manajemen kurikulum muatan lokal Tahfidzul Quran di MI Al-Fatah Parakancanggah Banjarnegara Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber dalam data ini adalah Kepala Madrasah, Wakil Kepala urusan Kurikulum, penanggung jawab Tahfidzul Quran dan guru Tahfidzul Quran. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu; wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun uji keabsahan data yang digunakan adalah triangsulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kurikulum muatan lokal Tahfidzul Quran di MI Al-Fatah dalam aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi sudah berjalan sesuai dengan prosedur, meskipun masih ada kendala yang perlu dibenahi. Faktor pendukung dalam program ini yaitu minat menghafal siswa yang kuat serta pengaturan waktu hafalan yang tepat. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya niat menghafal, kurangnya minat serta kurangnya motivasi baik dari diri sendiri maupun orang tua.

Manajemen kurikulum muatan lokal Tahfidzul Quran di MI Al‑Fatah meliputi lima tahapan perencanaan (menentukan tujuan, program, isi, strategi, dan evaluasi), serta tahapan pengorganisasian yang mencakup struktur kurikulum, kalender akademik, alokasi waktu, jadwal pembelajaran, dan pembagian kelas.Pelaksanaan dilakukan tiap hari Senin‑Kamis dengan pembagian tugas mengajar sesuai kemampuan guru, dan terdapat tiga bentuk evaluasi.harian, ujian mid‑semester/akhir semester, dan ujian khotmil Quran.Faktor pendukung meliputi minat hafalan dan pengaturan waktu, sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya niat, minat, dan motivasi siswa serta orang tua.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan mempengaruhi perkembangan hafalan pada program Tahfidzul Quran di MI Al‑Fatah, sehingga dapat diidentifikasi strategi pembelajaran yang paling efektif. Selain itu, penting untuk meneliti potensi penggunaan media digital, seperti aplikasi mobile atau platform e‑learning, dalam meningkatkan motivasi dan kualitas hafalan siswa, serta mengukur dampaknya terhadap pencapaian target juz. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi peran orang tua dalam meningkatkan motivasi hafalan melalui program pelibatan keluarga, dengan mempelajari hubungan antara tingkat keterlibatan orang tua dan hasil hafalan. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan dasar empiris bagi perbaikan manajemen kurikulum muatan lokal Tahfidzul Quran, serta memperkuat dukungan pendidikan karakter berbasis hafalan di lingkungan madrasah. Dengan pendekatan kualitatif maupun kuantitatif, studi lanjutan ini dapat memperluas pemahaman tentang faktor-faktor pendukung dan penghambat yang belum terjangkau dalam penelitian awal. Hasilnya diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi pembuat kebijakan pendidikan Islam dalam merumuskan kebijakan kurikulum yang lebih responsif dan inklusif.

Read online
File size226.97 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test