JBASICJBASIC

Jurnal BasiceduJurnal Basicedu

Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka berusaha menghadirkan pendidikan yang lebih relevan, mudah disesuaikan dan inklusif sehingga rasa peduli lingkungan semakin kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi porsi mata pelajaran yang memuat materi pendidikan lingkungan pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan cara mewawancarai responden secara langsung selama proses pembelajaran. Sampel penelitian ditetapkan secara acak berlapis (Stratified Random Sampling). Analisis data menggunakan metode campuran (mixed methode), yaitu berupa data kualitatif dari wawancara dan observasi serta data kuantitatif dari quisioner yang diberikan kepada peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan Kurikulum Merdeka pada tingkat SMP memfokuskan pada 11 mata pelajaran, mata pelajaran yang memuat materi lingkungan terdapat 4 mata pelajaran, mata pelajaran yang tidak memuat materi lingkungan terdapat 7 mata pelajaran. Kesimpulan pada penelitian bahwa Kurikulum Merdeka belum mampu membentuk karakter peserta didik untuk peduli lingkungan.

Dari hasil maka ditarik kesimpulan bahwa peserta didik di tingkat SMP dalam proses pembelajaran yang menerapkan Kurikulum Merdeka belum sepenuhnya memiliki karakter peduli lingkungan, hal ini disebabkan pada saat materi pembelajaran yang terdapat pada Kurikulum merdeka masih sangat minim mata pelajaran yang mengandung materi pembelajaran tentang lingkungan, serta alokasi waktu yang sangat terbatas dalam proses pembelajaran.Kurikulum Merdeka belum sepenuhnya dapat membentuk karakter peduli lingkungan pada peserta didik, sehingga diperlukan program dari di Dinas Pendidikan atau instansi terkait seperti Program Adiwiyata Sekolah, untuk mendukung pengembangan kesadaran lingkungan secara lebih optimal.Meski begitu, wawancara tidak dapat dilakukan di semua sekolah untuk melengkapi data.Karena itu, peneliti selanjutnya diharapkan bisa melakukan studi di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Musi Rawas.Di perlukan kebijakan strategis dari kepala sekolah dalam penerapan Kurikulum Merdeka, agar materi pembelajaran yang menumbuhkan karakter peduli lingkungan dapat diimplementasikan secara optimal.

Untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan pada siswa SMP, diperlukan strategi yang komprehensif. Pertama, perlu ada penambahan mata pelajaran yang fokus pada pendidikan lingkungan, sehingga siswa memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kedua, kurikulum merdeka dapat diimplementasikan dengan lebih optimal melalui kebijakan strategis dari kepala sekolah, seperti alokasi waktu yang lebih banyak untuk pembelajaran lingkungan dan pengintegrasian nilai-nilai lingkungan dalam berbagai mata pelajaran. Ketiga, penting untuk melibatkan orang tua dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan siswa, sehingga tercipta sinergi antara sekolah dan lingkungan sekitar dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa.

  1. PENERAPAN PENDIDIKAN KEDISIPLINAN DALAM MEMBENTUK AKHLAK PESERTA DIDIK DI MI SUNAN GIRI SURABAYA | Walada:... doi.org/10.61798/wjpe.v3i3.128PENERAPAN PENDIDIKAN KEDISIPLINAN DALAM MEMBENTUK AKHLAK PESERTA DIDIK DI MI SUNAN GIRI SURABAYA Walada doi 10 61798 wjpe v3i3 128
  2. Dampak Pembelajaran Lingkungan dalam Kurikulum Merdeka terhadap Karakter Peduli Lingkungan Siswa SMP... doi.org/10.31004/basicedu.v9i6.10827Dampak Pembelajaran Lingkungan dalam Kurikulum Merdeka terhadap Karakter Peduli Lingkungan Siswa SMP doi 10 31004 basicedu v9i6 10827
Read online
File size315.85 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test