UnwahasUnwahas
MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan KeislamanMAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan KeislamanKeterampilan managerial kepala sekolah merupakan hal yang sangat menentukan keberhasilan pengelolaan sekolah. Keberhasilan pengelolaan sekolah tentu dapat dilihat dari berbagai aspek, salah satunya adalah dalam manajemen pengelolaan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas atau pengaruh keterampilan manajerial kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru Sekolah Dasar di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan responden penelitian adalah 100 guru dari 26 Sekolah Dasar di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterampilan manajerial kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja guru. Hasil pengujian diperoleh nilai koefisien regresi sebesar 0,282. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan manajerial kepala sekolah berperan penting dalam peningkatan motivasi kerja guru. Semakin tinggi keterampilan manajerial kepala sekolah akan diikuti dengan semakin tingginya motivasi kerja guru. Sebaliknya, semakin rendah keterampilan manajerial kepala sekolah dan budaya kerja akan diikuti dengan semakin rendahnya motivasi kerja guru.
Keterampilan manajerial kepala sekolah adalah faktor penting yang memengaruhi motivasi kerja guru, mencakup kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, memimpin, dan mengendalikan sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi.Penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan manajerial kepala sekolah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja guru, dibuktikan dengan koefisien regresi 0,282, di mana semakin tinggi keterampilan manajerial, semakin tinggi pula motivasi kerja guru.Dorongan motivasi guru lebih diprioritaskan dari faktor internal (pembiasaan sikap dan perilaku) dibandingkan faktor eksternal kepala sekolah, meskipun keduanya tetap penting.
Untuk penelitian selanjutnya, akan sangat bermanfaat jika dilakukan eksplorasi yang lebih mendalam mengenai bagaimana keterampilan manajerial kepala sekolah secara spesifik memengaruhi motivasi kerja guru. Mengingat hasil studi menunjukkan bahwa dorongan motivasi internal guru cenderung menjadi prioritas, penelitian berikutnya bisa fokus pada aspek kualitatif. Misalnya, dapat dilakukan studi kasus untuk memahami proses dan mekanisme di balik bagaimana praktik-praktik manajerial kepala sekolah mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab pribadi, inisiatif, dan kepuasan intrinsik pada guru. Wawancara mendalam dan observasi partisipatif bisa menjadi metode yang efektif untuk menggali persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah yang paling memicu semangat kerja mereka.. . Selain itu, karena penelitian ini dilakukan di satu wilayah dengan pendekatan kuantitatif, ada peluang besar untuk memperluas validitas eksternal temuan. Studi komparatif di berbagai jenjang pendidikan, seperti SMP atau SMA, atau di wilayah geografis yang berbeda, akan sangat relevan. Pendekatan campuran (mix method) yang mengintegrasikan data kuantitatif dan kualitatif juga dapat memberikan gambaran yang lebih holistik, terutama untuk menyelidiki peran budaya kerja yang disinggung dalam simpulan sebagai faktor yang turut memengaruhi motivasi guru, namun belum dianalisis secara eksplisit dalam penelitian ini.. . Terakhir, meskipun penelitian ini melihat keterampilan manajerial secara umum, penting untuk memecahnya. Menginvestigasi secara terpisah atau membandingkan dampak spesifik dari keterampilan teknis, hubungan manusia, dan konseptual kepala sekolah terhadap berbagai aspek motivasi kerja guru akan sangat berharga. Misalnya, apakah ada dimensi keterampilan tertentu yang lebih krusial dalam meningkatkan inovasi guru atau kolaborasi antar staf? Hasilnya dapat digunakan untuk merancang program pelatihan kepemimpinan yang lebih terarah dan efektif, sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan, sehingga peningkatan motivasi guru dapat dicapai secara optimal.
| File size | 830.73 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
BMABERSAMABMABERSAMA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Pengembangan InfrastrukturPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Pengembangan Infrastruktur
ABULYATAMAABULYATAMA Penulis menggunakan penelitian kualitatif dengan metode phenomenology. Guna penelitian ini untuk mengetahui fenomena-fenomena yang nampak dan nyata denganPenulis menggunakan penelitian kualitatif dengan metode phenomenology. Guna penelitian ini untuk mengetahui fenomena-fenomena yang nampak dan nyata dengan
AFEKSIAFEKSI Menggunakan protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta- Analyses), peneliti mengidentifikasi ada 22 artikel relevan dariMenggunakan protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta- Analyses), peneliti mengidentifikasi ada 22 artikel relevan dari
AFEKSIAFEKSI Faktor seperti keteladanan dosen, aturan kampus, pembiasaan komunikasi Islami, dan kesadaran pribadi berperan penting dalam membentuk budaya kesantunan.Faktor seperti keteladanan dosen, aturan kampus, pembiasaan komunikasi Islami, dan kesadaran pribadi berperan penting dalam membentuk budaya kesantunan.
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hasil belajar siswa mencapai 95% ketuntasan sesuai KKM, yang menunjukkan keberhasilan metode ini. Penelitian ini mendukung penggunaan PBL sebagai strategiHasil belajar siswa mencapai 95% ketuntasan sesuai KKM, yang menunjukkan keberhasilan metode ini. Penelitian ini mendukung penggunaan PBL sebagai strategi
UNPATTIUNPATTI Penelitian ini menggunakan template survei dengan pendekatan hibrida, di mana hasilnya dikumpulkan dalam bentuk kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitianPenelitian ini menggunakan template survei dengan pendekatan hibrida, di mana hasilnya dikumpulkan dalam bentuk kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Hasil penelitian institusional untuk menyuarakan perempuan dapat dilakukan dengan gerakan sosial yang terorganisir dan bertransformasi menggunakan teknologiHasil penelitian institusional untuk menyuarakan perempuan dapat dilakukan dengan gerakan sosial yang terorganisir dan bertransformasi menggunakan teknologi
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Pendidikan karakter harus didukung oleh semua pihak, termasuk orang tua dan lingkungan di mana siswa tinggal dan berinteraksi. Ada tiga hal sederhana dalamPendidikan karakter harus didukung oleh semua pihak, termasuk orang tua dan lingkungan di mana siswa tinggal dan berinteraksi. Ada tiga hal sederhana dalam
Useful /
AFEKSIAFEKSI Uji keterbacaan terhadap 26 murid kelas IX SMP menunjukkan skor 80,4% dengan kategori baik. Temuan ini membuktikan bahwa media yang dikembangkan layakUji keterbacaan terhadap 26 murid kelas IX SMP menunjukkan skor 80,4% dengan kategori baik. Temuan ini membuktikan bahwa media yang dikembangkan layak
AFEKSIAFEKSI Pelatihan software statistik merupakan salah satu intervensi praktis untuk meningkatkan kompetensi statistika aplikatif mahasiswa. Penelitian ini mengevaluasiPelatihan software statistik merupakan salah satu intervensi praktis untuk meningkatkan kompetensi statistika aplikatif mahasiswa. Penelitian ini mengevaluasi
STDIISSTDIIS Berdasarkan pembahasan di atas, kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Jr tentang pembatalan pernikahan berdasarkan Pasal 27 UU PerkawinanBerdasarkan pembahasan di atas, kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Jr tentang pembatalan pernikahan berdasarkan Pasal 27 UU Perkawinan
UNPATTIUNPATTI 4) Wawasan baru yang diusulkan siswa untuk guru bahasa Inggris adalah strategi pengajaran yang bervariasi dalam keterampilan berbicara, memberi lebih banyak4) Wawasan baru yang diusulkan siswa untuk guru bahasa Inggris adalah strategi pengajaran yang bervariasi dalam keterampilan berbicara, memberi lebih banyak