SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA
IJE : Interdisciplinary Journal of EducationIJE : Interdisciplinary Journal of EducationMetode sistematis dalam memperoleh pengetahuan berdasarkan bukti fisik dikenal sebagai metode ilmiah. Metode ini merupakan salah satu tujuan utama pendidikan sains, bertujuan mengevaluasi kemampuan individu dalam memecahkan masalah dan menghasilkan pengetahuan baru secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan keterampilan metode ilmiah antara mahasiswa calon guru dengan latar belakang sains dan non-sains, serta mengeksplorasi korelasi antara komponen pemikiran ilmiah. Dari 102 calon guru di Universitas Hamzanwadi yang mengikuti penelitian, 58 memiliki latar belakang sains dan 44 tidak. Untuk merepresentasikan keragaman jalur pendidikan yang mengikuti program pendidikan guru, peserta dipilih berdasarkan prestasi akademik di sekolah menengah. Analisis korelasi Pearson dan uji t sampel independen digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukkan bahwa siswa sains performa lebih baik dalam komponen pertanyaan dan prosedur. Namun, tidak ada perbedaan signifikan dalam komponen identifikasi, hipotesis, prediksi, dan kesimpulan. Analisis korelasi menunjukkan bahwa siswa dengan latar belakang sains menunjukkan pola pemikiran yang lebih sistematis dan logis, dengan korelasi kuat antara tahap pemikiran ilmiah. Sebaliknya, siswa non-sains menunjukkan hubungan yang lebih lemah dan tidak konsisten, terutama pada tahap awal proses ilmiah. Pembelajaran sains yang sistematis dan kontekstual harus diperkuat dengan pendekatan yang berbeda berdasarkan latar belakang pendidikan siswa. Hasil ini memiliki implikasi signifikan untuk pengembangan kurikulum yang meningkatkan keterampilan pemikiran ilmiah lintas disiplin.
Metode ilmiah adalah pendekatan sistematis yang digunakan untuk mengembangkan atau merevisi pengetahuan yang ada melalui serangkaian langkah terstruktur, termasuk observasi, formulasi masalah, pengembangan hipotesis, eksperimen, dan pengambilan kesimpulan.Siswa dengan latar belakang pendidikan sains dan non-sains menunjukkan perbedaan signifikan dalam kemampuan pemikiran ilmiah, terutama pada komponen pertanyaan dan prosedur.Siswa dengan latar belakang sains unggul dalam merumuskan pertanyaan ilmiah dan merancang prosedur eksperimen, menunjukkan bahwa paparan sebelumnya terhadap konten dan praktik ilmiah secara positif memengaruhi kemampuan mereka.Kelompok sains menunjukkan struktur pemikiran ilmiah yang lebih terorganisir dan logis, dengan koneksi kuat antara komponen seperti identifikasi masalah, formulasi pertanyaan, dan kesimpulan.Sebaliknya, kelompok non-sains menunjukkan korelasi yang lebih lemah dan sedikit, terutama pada tahap awal pemikiran ilmiah.Ini menunjukkan kebutuhan pengajaran yang terarah untuk mengembangkan pemahaman konseptual mereka.Secara keseluruhan, hasil ini menegaskan pentingnya mengadopsi pendekatan pengajaran holistik dan diferensiasi untuk meningkatkan keterampilan pemikiran ilmiah.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pendekatan pembelajaran berbasis penyelidikan terhadap keterampilan pemikiran ilmiah siswa non-sains. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara metode pengajaran tradisional dan inovatif dalam mengembangkan keterampilan metode ilmiah. Selanjutnya, pengembangan program pelatihan khusus untuk guru calon dengan latar belakang non-sains agar mampu mengintegrasikan metode ilmiah secara efektif dalam pembelajaran. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi dalam pembelajaran sains memengaruhi pemahaman siswa terhadap proses ilmiah. Selain itu, penting untuk mengevaluasi efektivitas modul pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan keterampilan analitis siswa. Terakhir, studi tentang peran guru dalam memfasilitasi pemikiran ilmiah melalui pengamatan langsung di kelas dapat memberikan wawasan baru. Penelitian yang lebih luas perlu dilakukan untuk memvalidasi temuan ini di berbagai institusi pendidikan. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan sains di Indonesia.
- Scientific Method-Based Pedagogical Competence Reflection for Improving Teacher Professionalism | Journal... richtmann.org/journal/index.php/jesr/article/view/13532Scientific Method Based Pedagogical Competence Reflection for Improving Teacher Professionalism Journal richtmann journal index php jesr article view 13532
- The Impact of Scientific Creative Thinking Skills on Scientific Process Skills | SHS Web of Conferences.... doi.org/10.1051/shsconf/20184801060The Impact of Scientific Creative Thinking Skills on Scientific Process Skills SHS Web of Conferences doi 10 1051 shsconf 20184801060
- Scientific Reasoning Skills Among Arabic Secondary School Students and Its Relationship With Teaching... doi.org/10.2991/iccd-19.2019.103Scientific Reasoning Skills Among Arabic Secondary School Students and Its Relationship With Teaching doi 10 2991 iccd 19 2019 103
- The Study of Inquiry Ability in the Photosynthesis Concept | Fatmawati | Jurnal Pendidikan IPA Indonesia.... journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jpii/article/view/23989The Study of Inquiry Ability in the Photosynthesis Concept Fatmawati Jurnal Pendidikan IPA Indonesia journal unnes ac nju index php jpii article view 23989
- An Exploration of Scientific Literacy on Physics Subjects within Phenomenon-based Experiential Learning... journal.unesa.ac.id/index.php/jpfa/article/view/8277An Exploration of Scientific Literacy on Physics Subjects within Phenomenon based Experiential Learning journal unesa ac index php jpfa article view 8277
| File size | 719.69 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STPI PAJAKSTPI PAJAK Temuan ini menjadi dasar penyusunan strategi pemasaran yang difokuskan pada penguatan diferensiasi produk, optimalisasi layanan, peningkatan kenyamananTemuan ini menjadi dasar penyusunan strategi pemasaran yang difokuskan pada penguatan diferensiasi produk, optimalisasi layanan, peningkatan kenyamanan
HTPHTP Kesimpulan: Persepsi positif pasien geriatri merupakan indikator keberhasilan rumah sakit dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang berkualitas danKesimpulan: Persepsi positif pasien geriatri merupakan indikator keberhasilan rumah sakit dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan
YMPAIYMPAI Hasil penelitian menunjukkan diperoleh dengan menggunakan SPSS, menunjukkan hasil uji t bahwa menunjukkan bahwa variabel tangible, responsivenes, reability,Hasil penelitian menunjukkan diperoleh dengan menggunakan SPSS, menunjukkan hasil uji t bahwa menunjukkan bahwa variabel tangible, responsivenes, reability,
UNTARUNTAR Apakah perubahan sikap akibat perubahan sifat kepribadian dan pengalaman manajerial dalam pengembangan organisasi memengaruhi kinerja. Penelitian ini menitikberatkanApakah perubahan sikap akibat perubahan sifat kepribadian dan pengalaman manajerial dalam pengembangan organisasi memengaruhi kinerja. Penelitian ini menitikberatkan
UMSBUMSB Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk pengumpulkan data. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 6 faktor yangPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk pengumpulkan data. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 6 faktor yang
FHUKIFHUKI Kekerasan terjadi tidak hanya di ruang publik tetapi juga di ranah domestik yang mengarah pada kekerasan dalam rumah tangga. Ironisnya, perempuan—khususnyaKekerasan terjadi tidak hanya di ruang publik tetapi juga di ranah domestik yang mengarah pada kekerasan dalam rumah tangga. Ironisnya, perempuan—khususnya
THAMRINTHAMRIN Sampel yang digunakan adalah teknik Simple random sampling sebanyak 68 ibu hamil dengan menggunakan kuesioner. Analisis data bivariat dengan uji chi-square.Sampel yang digunakan adalah teknik Simple random sampling sebanyak 68 ibu hamil dengan menggunakan kuesioner. Analisis data bivariat dengan uji chi-square.
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi bauran pemasaran jasa pendidikan yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Madinatul Ulum Merangin dalamPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi bauran pemasaran jasa pendidikan yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Madinatul Ulum Merangin dalam
Useful /
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Namun, kurikulum ini juga membawa manfaat signifikan, seperti meningkatnya motivasi belajar siswa, kreativitas guru, dan kemungkinan hasil pembelajaranNamun, kurikulum ini juga membawa manfaat signifikan, seperti meningkatnya motivasi belajar siswa, kreativitas guru, dan kemungkinan hasil pembelajaran
IPMIIPMI Hal ini memerlukan upaya sadar untuk menjembatani pemahaman budaya, mengadopsi praktik etis, dan memanfaatkan kekuatan tradisi serta inovasi guna membinaHal ini memerlukan upaya sadar untuk menjembatani pemahaman budaya, mengadopsi praktik etis, dan memanfaatkan kekuatan tradisi serta inovasi guna membina
IAINPTKIAINPTK Dengan menggunakan analisis data kualitatif, hasil penelitian dalam tulisan ini memaparkan bahwa pertimbangan MUI Provinsi Kalimantan Barat dalam mengeluarkanDengan menggunakan analisis data kualitatif, hasil penelitian dalam tulisan ini memaparkan bahwa pertimbangan MUI Provinsi Kalimantan Barat dalam mengeluarkan
UGMUGM Delapan risiko besar, 43 langkah-langkah, 52 tindakan dan 10 indikator kinerja yang terkait dengan risiko telah diidentifikasi. Penelitian ini merupakanDelapan risiko besar, 43 langkah-langkah, 52 tindakan dan 10 indikator kinerja yang terkait dengan risiko telah diidentifikasi. Penelitian ini merupakan