UNIRAYAUNIRAYA

Haga : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatHaga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk bokashi kotoran Sus scrofa terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis (Zea mays L.). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen murni (true eksperimen). Populasi penelitian ini adalah tanaman jagung manis sebanyak 30 polybag. Sampel penelitian ini menggunakan sampel sensus yang terdiri dari 30 polybag tanaman jagung manis dengan enam perlakuan dan lima kali ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah P0 (tanpa bokashi), P1 (50 gram), P2 (70 gram), P3 (90 gram), P4 (110 gram), dan P5 (130 gram). Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji Kolmogorov‑Smirnov untuk uji normalitas, uji homogenitas, uji ANOVA, dan dilanjutkan dengan uji BNT menggunakan aplikasi SPSS versi 20. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pupuk bokashi kotoran Sus scrofa dapat digunakan untuk pertumbuhan tanaman jagung manis, mudah ditemukan, dapat diolah cepat, serta memberikan pengaruh positif terhadap tinggi, diameter, dan jumlah daun tanaman.

Tanaman jagung manis merupakan tanaman pangan penting yang menawarkan nilai gizi dan ekonomi tinggi, sehingga pemupukan yang efektif sangat diperlukan.Pupuk bokashi yang terbuat dari kotoran Sus scrofa dapat diproduksi secara mudah, cepat, dan meningkatkan ketersediaan nitrogen serta unsur hara lainnya di tanah, sehingga mempercepat pertumbuhan tinggi, diameter, dan jumlah daun jagung manis.Oleh karena itu, penggunaan bokashi kotoran Sus scrofa merupakan alternatif organik yang dapat menggantikan pupuk kimia untuk meningkatkan produktivitas jagung manis.

Penelitian selanjutnya sebaiknya mengevaluasi dosis optimal dan jadwal aplikasi bokashi sus scrofa pada berbagai tipe tanah untuk menentukan strategi pemupukan yang paling efisien bagi petani; selanjutnya, studi jangka panjang diperlukan untuk mengamati dampak bokashi terhadap komunitas mikroba tanah, siklus nutrisi, serta keberlanjutan kesuburan tanah; selain itu, perbandingan efektivitas bokashi yang dibuat dari kotoran sus scrofa dengan bokashi dari bahan organik lain, seperti limbah pertanian atau kotoran ternak lain, dapat mengidentifikasi sumber bahan baku paling produktif dalam meningkatkan hasil dan kualitas jagung manis. Penelitian-penelitian tersebut akan memberikan panduan praktis bagi petani dalam mengadopsi teknologi pertanian organik yang berkelanjutan, serta mendukung kebijakan pertanian ramah lingkungan di tingkat daerah.

Read online
File size977.88 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test