UNIPASBYUNIPASBY
Jurnal Buana Pedagogi OlahragaJurnal Buana Pedagogi OlahragaPenerapan pembelajaran PJOK berbasis HOTS (Higher Order Thingking Skill) di SDN Kalipecabean Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo perlu dikaji dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK. Oleh karena itu, tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran PJOK berbasis HOTS (Higher Order Thingking Skill). Melalui kegiatan penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap rekan guru PJOK di SD lain. Penelitian ini merupakan penelitian kuaitatif dengan instrumen data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di SDN Kalipecabean Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Data dianalisis menggunakan triangulasi data. Sumber data melipuri kepala sekolah, rekan guru, dan kegiatan FGD. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa perlu melaksanakan peningaktan pemahaman terkait HOTS. Selain itu, guru PJOK telah melaksanakan pembelajaran HOTS mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan evaluasi.
Berdasarkan serangkaian paparan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran berbasis HOTS perlu disusun, untuk mempersiapkan suatu pembelajaran PJOK yang HOTS.Salah satu ciri perencanaan yang HOTS yaitu dengan menggunakan KKO yang sebagian besar mengarah pada level 3 yaitu C4 sampai C6.Selanjutnya, implementasi pembelajaran PJOK berbasis HOTS dapat dilaksanakan di kelas maupun di luar kelas.Kegiatan dilakukan untuk mengakomodsai siswa untuk dapat belajar secara berkelompok.Pembelajaran PJOK di SDN Kalipecabean juga memanfaatkan media yang ada di lingkungan sekitar sekolah.
Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: . . 1. Bagaimana penerapan pembelajaran PJOK berbasis HOTS dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK di SDN Kalipecabean? . 2. Apakah ada perbedaan signifikan antara pembelajaran PJOK berbasis HOTS dengan pembelajaran PJOK konvensional dalam hal keterlibatan dan motivasi siswa? . 3. Bagaimana peran guru PJOK dalam menerapkan pembelajaran berbasis HOTS dan bagaimana mereka dapat mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada siswa?.
| File size | 877.43 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
AFEKSIAFEKSI Model pengembangan 4D merupakan model yang paling dominan digunakan, meskipun tahap diseminasi masih kurang dilaksanakan. Instrumen yang dikembangkan umumnyaModel pengembangan 4D merupakan model yang paling dominan digunakan, meskipun tahap diseminasi masih kurang dilaksanakan. Instrumen yang dikembangkan umumnya
AFEKSIAFEKSI Akibatnya, pencarian menjadi lebih lambat dan membingungkan, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan sistem pengurutan berdasarkan huruf. Hasil penelitianAkibatnya, pencarian menjadi lebih lambat dan membingungkan, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan sistem pengurutan berdasarkan huruf. Hasil penelitian
AFEKSIAFEKSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswi telah menerapkan kesantunan berbahasa, namun tingkat konsistensinya masih bervariasi. BerdasarkanHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswi telah menerapkan kesantunan berbahasa, namun tingkat konsistensinya masih bervariasi. Berdasarkan
AFEKSIAFEKSI Hasil tersebut menunjukkan bahwa media ini menarik, mudah digunakan, dan efektif meningkatkan partisipasi serta motivasi belajar siswa. Selain itu, mediaHasil tersebut menunjukkan bahwa media ini menarik, mudah digunakan, dan efektif meningkatkan partisipasi serta motivasi belajar siswa. Selain itu, media
AFEKSIAFEKSI Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pretest-posttest group design, penelitian ini melibatkan 60 siswa yang dibagi menjadiMenggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pretest-posttest group design, penelitian ini melibatkan 60 siswa yang dibagi menjadi
AFEKSIAFEKSI Temuan menunjukkan kebutuhan ESP mahasiswa sangat kontekstual dan berorientasi profesional, dengan penekanan pada keterampilan berbicara dan menulis yangTemuan menunjukkan kebutuhan ESP mahasiswa sangat kontekstual dan berorientasi profesional, dengan penekanan pada keterampilan berbicara dan menulis yang
AFEKSIAFEKSI Mengingat keragaman budaya Indonesia, moderasi beragama penting untuk mendorong pola pikir yang seimbang, toleran, dan menghargai perbedaan individu. PenelitianMengingat keragaman budaya Indonesia, moderasi beragama penting untuk mendorong pola pikir yang seimbang, toleran, dan menghargai perbedaan individu. Penelitian
AFEKSIAFEKSI Meskipun demikian, implementasi moderasi beragama di sekolah menghadapi tantangan internal seperti pembelajaran yang masih bersifat teoretis dan resistensiMeskipun demikian, implementasi moderasi beragama di sekolah menghadapi tantangan internal seperti pembelajaran yang masih bersifat teoretis dan resistensi
Useful /
PUSDIGPUSDIG Selain itu, program ini menghasilkan produk inovasi seni berupa digitalisasi delapan repertoar Gambusu dalam format audio-visual yang dipublikasikan melaluiSelain itu, program ini menghasilkan produk inovasi seni berupa digitalisasi delapan repertoar Gambusu dalam format audio-visual yang dipublikasikan melalui
AFEKSIAFEKSI Uji keterbacaan melibatkan 26 murid dan menghasilkan skor 80,4% dengan kategori baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa web-game dan worksheet berbasisUji keterbacaan melibatkan 26 murid dan menghasilkan skor 80,4% dengan kategori baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa web-game dan worksheet berbasis
UNIPASBYUNIPASBY Berdasarkan temuan guru PJOK, siswa masih belum memenuhi standar nilai yang telah ditetapkan. Oleh karena itu diperlukan langkah-langkah konkret untukBerdasarkan temuan guru PJOK, siswa masih belum memenuhi standar nilai yang telah ditetapkan. Oleh karena itu diperlukan langkah-langkah konkret untuk
UNIPASBYUNIPASBY Desain penelitian yang digunakan yaitu one groub pretest-postest design dengan populasi dan sampel yaitu siswa kelas 10 SMK Negeri 1 Jember. InstrumenDesain penelitian yang digunakan yaitu one groub pretest-postest design dengan populasi dan sampel yaitu siswa kelas 10 SMK Negeri 1 Jember. Instrumen