UNIPASBYUNIPASBY
Jurnal Buana Pedagogi OlahragaJurnal Buana Pedagogi OlahragaPersepsi siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran penjas di sekolah perlu dilakukan penelitian. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui tingkat . Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat memberikan informasi data tingkat persepsi siswa x SMK Dolopo Kabupaten Madiun yang juga merupakan siswa baru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif melalui metode survei dengan menggunakan instrumen angket. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas X SMK Dolopo Kabupaten Madiun yang berjumlah 80. Sedangkan sampel diambil 50% dari total populasi. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian menggambarkan bahwa, tingkat persepsi siswa kelas X SMK Dolopo Kabupaten Madiun terhadap pelaksanaan pembelajaran PJOK dalam kategori Baik. Hal tersebut nampak pada hasil pengolahan data yaitu sebanyak 9 siswa dengan nilai persentase kategori Sangat Baik sebesar 22,5% dan sebanyak 31 siswa yang masuk dalam kategori Baik dengan nilai persentase sebesar 77,5%. Tidak ada siswa yang masuk dalam kategori Sedang maupun Kurang Baik. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa rata-rata persepsi siswa kelas X dalam kategori Baik. Persepsi tersebut dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal.
Penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa kelas X SMK Dolopo Kabupaten Madiun berada pada kategori Baik, dengan 22,5% sangat baik dan 77,5% baik, tanpa kategori Sedang atau Kurang Baik.Persepsi tersebut dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal.Oleh karena itu, temuan dapat dijadikan pedoman inovasi pembelajaran PJOK agar motivasi siswa meningkat dan tujuan pembelajaran tercapai.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana faktor internal seperti motivasi belajar dan rasa percaya diri memengaruhi persepsi siswa kelas X terhadap pembelajaran PJOK di SMK Dolopo, sehingga dapat diidentifikasi variabel-variabel kunci yang memperkuat sikap positif siswa. Selain itu, studi eksperimental dapat membandingkan efektivitas berbagai strategi pengajaran, misalnya pembelajaran interaktif berbasis permainan versus pendekatan konvensional, dalam meningkatkan persepsi dan partisipasi siswa pada mata pelajaran PJOK. Selanjutnya, penelitian longitudinal selama beberapa semester dapat memantau perubahan persepsi siswa seiring dengan penerapan kurikulum baru dan dukungan eksternal, guna memahami dinamika persepsi dalam jangka panjang. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur tentang faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi siswa dan memberikan dasar empiris bagi guru dan pembuat kebijakan untuk merancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Dengan pendekatan yang lebih terfokus pada motivasi, metode pengajaran, dan perubahan temporal, hasil studi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK dan kontribusinya terhadap perkembangan holistik siswa.
| File size | 996.84 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
AFEKSIAFEKSI Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian pengembangan instrumen berpikir komputasional berbasis elektronik mengalami peningkatan signifikan sejak tahunHasil kajian menunjukkan bahwa penelitian pengembangan instrumen berpikir komputasional berbasis elektronik mengalami peningkatan signifikan sejak tahun
AFEKSIAFEKSI Perubahan sistem pengurutan sublema dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang tidak lagi mengikuti alfabet, tetapi paradigma pembentukan kata, membuatPerubahan sistem pengurutan sublema dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang tidak lagi mengikuti alfabet, tetapi paradigma pembentukan kata, membuat
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat budaya komunikasi yang sesuai dengan visi kampus dan nilai-nilai syari, sehingga terciptaPenelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat budaya komunikasi yang sesuai dengan visi kampus dan nilai-nilai syari, sehingga tercipta
AFEKSIAFEKSI Selain itu, uji keterbacaan menunjukkan respon positif dari guru dan siswa, menandakan bahwa media ini menarik, mudah dipahami, dan mampu meningkatkanSelain itu, uji keterbacaan menunjukkan respon positif dari guru dan siswa, menandakan bahwa media ini menarik, mudah dipahami, dan mampu meningkatkan
AFEKSIAFEKSI Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pretest-posttest group design, penelitian ini melibatkan 60 siswa yang dibagi menjadiMenggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pretest-posttest group design, penelitian ini melibatkan 60 siswa yang dibagi menjadi
AFEKSIAFEKSI Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan kebutuhan ESP mahasiswa sangat kontekstualData dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan kebutuhan ESP mahasiswa sangat kontekstual
AFEKSIAFEKSI Kedua, melalui budaya pesantren yang mengutamakan kolaborasi, disiplin, dan toleransi dalam interaksi sehari-hari. Ketiga, melalui kegiatan ekstrakurikulerKedua, melalui budaya pesantren yang mengutamakan kolaborasi, disiplin, dan toleransi dalam interaksi sehari-hari. Ketiga, melalui kegiatan ekstrakurikuler
AFEKSIAFEKSI integrasi kurikulum, kebijakan dan kepemimpinan, penguatan pendidik, budaya sekolah, dan ekstrakurikuler. Implementasi ini menghadapi tantangan internalintegrasi kurikulum, kebijakan dan kepemimpinan, penguatan pendidik, budaya sekolah, dan ekstrakurikuler. Implementasi ini menghadapi tantangan internal
Useful /
AFEKSIAFEKSI Protokol SLR dijalankan mengikuti pedoman PRISMA terhadap 66 artikel pilihan yang bersumber dari database Scopus pada periode 2015-2025. Hasil penelitianProtokol SLR dijalankan mengikuti pedoman PRISMA terhadap 66 artikel pilihan yang bersumber dari database Scopus pada periode 2015-2025. Hasil penelitian
AFEKSIAFEKSI Uji keterbacaan terhadap 26 murid kelas IX SMP menunjukkan skor 80,4% dengan kategori baik. Temuan ini membuktikan bahwa media yang dikembangkan layakUji keterbacaan terhadap 26 murid kelas IX SMP menunjukkan skor 80,4% dengan kategori baik. Temuan ini membuktikan bahwa media yang dikembangkan layak
UMSBUMSB The learning stages include evaluating previous material and adding new, varied material to maintain student enthusiasm. Successful learning with the singingThe learning stages include evaluating previous material and adding new, varied material to maintain student enthusiasm. Successful learning with the singing
UNIPASBYUNIPASBY Data dianalisis menggunakan triangulasi data. Sumber data melipuri kepala sekolah, rekan guru, dan kegiatan FGD. Berdasarkan hasil penelitian, diketahuiData dianalisis menggunakan triangulasi data. Sumber data melipuri kepala sekolah, rekan guru, dan kegiatan FGD. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui