UNISSULAUNISSULA

Jurnal Pendidikan Sultan AgungJurnal Pendidikan Sultan Agung

Dalam memahami analisis kompleks yang abstrak, kecemasan belajar akan selalu berdampingan dengan mahasiswa. Kecemasan belajar adalah perasaan tegang dan cemas yang mempengaruhi kondisi individu dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan dan kesulitan mahasiswa tadris matematika UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam memahami materi fungsi bilangan kompleks dilihat dari kecemasan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini sebanyak 32 mahasiswa tadris matematika yang mengambil mata kuliah analisis kompleks pada tahun akademik 2023/2024. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Teknik keabsahan data melalui tringulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan tahapan kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami kesulitan konseptual. Selain itu, kurangnya pengetahuan prasyarat juga menjadi faktor utama dalam kesulitan yang dialami oleh mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam menggambarkan pemahaman mahasiswa tadris matematika UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan terkait konsep matematika abstrak secara mendalam.

Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan dan analisis yang telah dijelaskan, dapat disimpulkan terdapat variasi tingkat kecemasan yang signifikan di antara para mahasiswa.Sebanyak 37,14% mahasiswa mengalami tingkat kecemasan rendah, hal ini menunjukkan meraka beradaptasi dengan baik terhadap tuntutan perkuliahan.57,14% mahasiswa mengalami tingkat kecemasan sedang, yang mana perlu mendapatkan sedikit perhatian khusus dan 5,71% mahasiwa mengalami tingkat kecemasan berat atau tinggi, yang menunjukan perlu adanya upaya lebih dalam pembelajaran.Adapun tantangan atau hambatan yang dialami yaitu.1) kurangnya pengusaan materi prasyarat, 2) sifat abstrak pada materi mata kuliah analisis kompleks, 3) kurangnya motivasi belajar mahasiswa.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi pengetahuan selain pendidikan dan umur. Penggunaan nilai taraf signifikan juga harus dipertimbangkan, sebab hal tersebut cukup menentukan keberhasilan penelitian. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada strategi pengurangan kecemasan belajar mahasiswa, khususnya dalam mata kuliah analisis kompleks, untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar mereka. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi tingkat kecemasan belajar mahasiswa dan mengembangkan intervensi yang efektif untuk membantu mahasiswa mengatasi kecemasan belajar mereka.

Read online
File size931.46 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test