UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Keraton: Journal of History Education and CultureKeraton: Journal of History Education and CulturePenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejarah pendirian Vihara Dharma Ratna dan Klenteng Zhong Yi Miao di Kelurahan Semarapura Kauh, Klungkung, Bali, untuk mengetahui aktualisasi nilai multikultur yang dilakukan oleh komunitas Tionghoa di dua tempat ibadah tersebut, untuk mengetahui kontekstualisasi nilai-nilai multikultur di Vihara Dharma Ratna dan Klenteng Zhong Yi Miao sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang mencakup heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendirian Vihara Dharma Ratna dan Klenteng Zhong Yi Miao merupakan wujud dari dua kepercayaan yaitu Buddha dan Konghuchu. Kedua tempat ibadah ini mulai dibangun setelah periode ketertutupan, yaitu di tahun 2002 oleh komunitas Tionghoa Klungkung. Keberadaan Vihara Dharma Ratna dan Klenteng Zhong Yi Miao di dalam satu areal mencerminkan nilai-nilai multikultur yang diaktualisasikan melalui aktivitas keagamaan. Nilai multikultur dari Vihara Dharma Ratna dan Klenteng Zhong Yi Miao dapat dikontekstualisasikan sebagai sumber belajar sejarah di SMA pada Fase E (Kelas 10) dan Fase F (Kelas 12).
Vihara Dharma Ratna dan Klenteng Zhong Yi Miao melambangkan perjalanan komunitas Tionghoa di Klungkung, dari pedagang hingga mengalami masa pembatasan, dan kebangkitan mereka ditandai dengan pendirian kedua tempat ibadah ini oleh Yayasan Suka Duka Tulus Hati.Nilai-nilai multikultur diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kegiatan keagamaan dan sosial komunitas Tionghoa di kedua tempat ibadah, dengan penghormatan terhadap leluhur sebagai fondasi hubungan sosial yang harmonis.Nilai-nilai multikultur tersebut berpotensi menjadi sumber belajar sejarah bagi siswa SMA kelas 10 dan 12, guna menumbuhkan penghargaan terhadap perbedaan serta berkontribusi dalam menciptakan bangsa yang inklusif dan adil.
Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi sejarah, nilai multikultur, dan potensi Vihara Dharma Ratna serta Klenteng Zhong Yi Miao sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Berdasarkan temuan ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan pemanfaatan situs tersebut. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi implementasi guna mengevaluasi efektivitas Vihara Dharma Ratna dan Klenteng Zhong Yi Miao sebagai sumber belajar sejarah di kelas SMA, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai multikultur. Penelitian ini dapat menguji sejauh mana integrasi materi dari kedua tempat ibadah tersebut dalam kurikulum sejarah mampu meningkatkan pemahaman dan sikap toleransi siswa, misalnya melalui pendekatan kualitatif dengan observasi kelas atau kuantitatif melalui pre-test dan post-test. Kedua, mengingat kekayaan nilai-nilai multikultur yang ditemukan, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan aktualisasi nilai multikultur di Vihara Dharma Ratna dan Klenteng Zhong Yi Miao dengan situs atau komunitas multikultur lainnya, baik di Bali maupun di wilayah Indonesia yang berbeda. Studi komparatif ini bisa mengungkap keunikan praktik toleransi dan adaptasi budaya antar komunitas etnis Tionghoa di berbagai konteks geografis dan sosial. Ketiga, untuk melengkapi kajian ini, penelitian selanjutnya dapat menelusuri dampak sosial dan ekonomi jangka panjang dari keberadaan Vihara Dharma Ratna dan Klenteng Zhong Yi Miao terhadap masyarakat sekitar di Semarapura Kauh, Klungkung, tidak hanya dari perspektif pendidikan. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana keberadaan dan kegiatan rutin di kedua tempat ibadah ini berkontribusi terhadap integrasi sosial, pertumbuhan ekonomi lokal melalui pariwisata religius, atau dinamika hubungan antar kelompok masyarakat yang lebih luas. Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan gambaran yang lebih holistik mengenai peran Vihara Dharma Ratna dan Klenteng Zhong Yi Miao dalam konteks masyarakat Indonesia yang beragam.
| File size | 848.93 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
FEB UMIFEB UMI Selisih antara anggaran dan realisasi untuk biaya operasional serta biaya umum dan administrasi menunjukkan pengelolaan keuangan yang efisien dan stabilSelisih antara anggaran dan realisasi untuk biaya operasional serta biaya umum dan administrasi menunjukkan pengelolaan keuangan yang efisien dan stabil
UNSADAUNSADA Pendekatan interaktif yang menyenangkan meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Selain memperkenalkan budaya Tionghoa, kegiatan ini juga menjadiPendekatan interaktif yang menyenangkan meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Selain memperkenalkan budaya Tionghoa, kegiatan ini juga menjadi
ALFARABIALFARABI Strategi yang lebih baik adalah melibatkan guru, siswa, dan unsur terkait dalam mengevaluasi pembelajaran PAI berbasis nilai multikultural seperti keadilan,Strategi yang lebih baik adalah melibatkan guru, siswa, dan unsur terkait dalam mengevaluasi pembelajaran PAI berbasis nilai multikultural seperti keadilan,
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Kelima pendekatan tersebut telah menopang struktur sentral pendidikan Islam rahmatan lil alamin yang mendasari model deradikalisasi dan deideologisasiKelima pendekatan tersebut telah menopang struktur sentral pendidikan Islam rahmatan lil alamin yang mendasari model deradikalisasi dan deideologisasi
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Hasil penelitian menunjukkan bahwa dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah-sekolah yang memiliki siswa dengan latar belakang agama yangHasil penelitian menunjukkan bahwa dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah-sekolah yang memiliki siswa dengan latar belakang agama yang
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Dengan adanya penelitian, diharapkan sikap toleransi di masyarakat RT 002 RW 001 dusun Pekau desa Jerora Satu kecamatan Sintang kabupaten Sintang terusDengan adanya penelitian, diharapkan sikap toleransi di masyarakat RT 002 RW 001 dusun Pekau desa Jerora Satu kecamatan Sintang kabupaten Sintang terus
UNISAPUNISAP Sikap toleransi dan keberagaman suku bangsa yang ada pada siswa sekolah dasar dapat mencerminkan jati diri dan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia.Sikap toleransi dan keberagaman suku bangsa yang ada pada siswa sekolah dasar dapat mencerminkan jati diri dan kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia.
IAINAMBONIAINAMBON Pendidikan harus mengubah perspektif monokultural yang diskriminatif menjadi perspektif multikultural yang menghargai keragaman, toleran, dan terbuka,Pendidikan harus mengubah perspektif monokultural yang diskriminatif menjadi perspektif multikultural yang menghargai keragaman, toleran, dan terbuka,
Useful /
INTELEKMADANIINTELEKMADANI ) memiliki potensi antiinflamasi. Flavonoid memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel ekstrak Kulit) memiliki potensi antiinflamasi. Flavonoid memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel ekstrak Kulit
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Hasil penelitian menjelaskan bahwa Semitau sebelum kedatangan Abang Umar Juned merupakan hutan. Semitau menjadi semakin ramai setelah Belanda dari PulauHasil penelitian menjelaskan bahwa Semitau sebelum kedatangan Abang Umar Juned merupakan hutan. Semitau menjadi semakin ramai setelah Belanda dari Pulau
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Fokus penelitian ini adalah mengungkap isi perjanjian, proses negosiasi spiritual yang berlangsung selama 40 hari 40 malam, serta menganalisis pesan moral,Fokus penelitian ini adalah mengungkap isi perjanjian, proses negosiasi spiritual yang berlangsung selama 40 hari 40 malam, serta menganalisis pesan moral,
STAIALAMISTAIALAMI Namun, secara keseluruhan media puzzle dapat memastikan siswa termotivasi dalam menghafal hadist namun belum secara optimal mendorong hasil capaian hafalanNamun, secara keseluruhan media puzzle dapat memastikan siswa termotivasi dalam menghafal hadist namun belum secara optimal mendorong hasil capaian hafalan