ALFARABIALFARABI

J-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, FathonahJ-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) diterapkan di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik pengumpulan data dan informasi menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Informan dalam mini riset ini adalah Kepala Sekolah, Guru dan Orang tua murid. Subjek penelitian dipilih dengan pertimbangan bahwa TK Kuncup Kartika adalah lembaga pendidikan yang paling awal menerapkan kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Wilayah Kecamatan Jatinangor. Hasil menggambarkan bahwa tahapan pengambilan kebijakan Pembelajaran Tatap Muka terbatas (PTMT) meliputi studi regulasi, studi kondisi empirik Covid 19 di wilayah Kecamatan Jatinangor, dan observasi harapan orang tua. Implementasi kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) dimulai dengan melaksanakan aktifitas pra-pembelajaran, kemudian merancang desain Pembelajaran Tatap Muka Terbatas PTMT di masa Pandemi Covid 19, dan penetapan Standar Operasional Prosedure (SOP) pembelajaran di sekolah. Adapaun analisis hasil implementasi kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) menggunakan analisis SWOT. Implementasi kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) memiliki dampak posistif bagi sekolah, terutama terhadap peningkatan ketercapaian enam aspek perkembangan peserta didik.

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) menjadi solusi ketika Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) memiliki berbagai kendala dalam proses pembelajaran.Proses pembelajaran berlangsung dengan penyesuaian fasilitas dan kurikulum metode pembelajaran.Fasilitas yang terdapat di sekolah dilengkapi dengan standar protocol Kesehatan yang sesuai dengan aturan yang diterapkan oleh pemerintah.Kurikulum disederhanakan agar tidak memberatkan siswa maupun guru mengingat berbagai pembatsan yang masih harus ditaati meskipun PTMT telah diperkenankan.

Diperlukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang model blended learning (penggabungan tatap muka dan daring) terhadap perkembangan emosional anak usia dini. Studi juga perlu mengkaji strategi optimalisasi protokol kesehatan dalam lingkungan pendidikan formal dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya di daerah terpencil. Selain itu, pengembangan pendekatan pembelajaran terpusat pada peserta didik yang mengakomodasi kebutuhan unik anak dengan berbagai tingkat kesiapan adaptasi terhadap perubahan sistem pembelajaran menjadi arah penelitian yang relevan.

  1. Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Taman Kanak-Kanak Kuncup Kartika Kecamatan Jatinangor... doi.org/10.62515/staf.v1i1.21Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas PTMT di Taman Kanak Kanak Kuncup Kartika Kecamatan Jatinangor doi 10 62515 staf v1i1 21
  2. J-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah. staf siddiq tabligh amanah fathonah journal issn 318x published... ejournal.alfarabi.ac.id/index.php/stafJ STAF Siddiq Tabligh Amanah Fathonah staf siddiq tabligh amanah fathonah journal issn 318x published ejournal alfarabi ac index php staf
  3. Efektivitas Pembelajaran Online Pendidik PAUD di Tengah Pandemi Covid 19 | Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan... doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.699Efektivitas Pembelajaran Online Pendidik PAUD di Tengah Pandemi Covid 19 Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan doi 10 31004 obsesi v5i1 699
  1. #pengembangan kurikulum#pengembangan kurikulum
  2. #tatap muka#tatap muka
Read online
File size639.84 KB
Pages25
Short Linkhttps://juris.id/p-295
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test