UNTAGUNTAG
Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan perilaku prososial mahasiswa yang aktif di unit kegiatan mahasiswa kesenian, kerohanian Islam dan Pecinta Alam dan apakah ada perbedaan perilaku prososial mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan di Universitas 45 Surabaya. Dari 90 orang responden, yang terdiri atas 45 orang responden laki-laki dan 45 orang responden perempuan, diperoleh hasil sebagai berikut : Bahwa rerata perilaku prososial tidak berbeda antara mahasiswa yang aktif dalam unit kegiatan mahasiswa kesenian, kerohanian Islam dan pecinta alam (p > 0,05, tidak signifikan), hipotesis tidak diterima. Rerata perilaku prososial mahasiswa tidak berbeda antara mereka yang aktif di unit kegiatan kesenian dan kerohanian Islam, rerata perilaku prososial mahasiswa yang aktif di unit kegiatan kesenian dan pecinta alam juga tidak berbeda. Demikian pula ternyata tidak ada perbedaan rerata perilaku prososial mahasiswa yang aktif di unit kegiatan kerohanian Islam dan pecinta alam (p > 0,05, tidak signifikan). Hipotesis tidak diterima. Hasil lain menunjukkan bahwa rerata perilaku prososial terlihat perbedaan yang sangat signifikan antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan (p < 0,01, tidak signifikan). Hipotesis diterima. Rerata perilaku prososial mahasiswa perempuan lebih tinggi dari pada rerata perilaku prososial mahasiswa laki-laki.
Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam perilaku prososial antara mahasiswa yang aktif di unit kegiatan mahasiswa kesenian, kerohanian Islam, dan pecinta alam.Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara perilaku prososial mahasiswa laki-laki dan perempuan, di mana mahasiswa perempuan menunjukkan rerata perilaku prososial yang lebih tinggi.Hasil ini mengindikasikan pentingnya mempertimbangkan faktor gender dalam memahami perilaku prososial mahasiswa.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi perbedaan perilaku prososial antara mahasiswa laki-laki dan perempuan, seperti norma sosial, peran gender, dan pengalaman pribadi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi program intervensi yang efektif dalam meningkatkan perilaku prososial pada mahasiswa laki-laki, dengan mempertimbangkan karakteristik unik mereka. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana lingkungan kampus, seperti kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, dan budaya organisasi, dapat dirancang untuk mendorong perilaku prososial pada seluruh mahasiswa, tanpa memandang jenis kelamin atau latar belakang.
| File size | 106.63 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Faktor hereditas terbukti menjadi faktor paling dominan dalam memotivasi mahasiswa untuk berpartisipasi di UKM. Oleh karena itu, upaya peningkatan partisipasiFaktor hereditas terbukti menjadi faktor paling dominan dalam memotivasi mahasiswa untuk berpartisipasi di UKM. Oleh karena itu, upaya peningkatan partisipasi
UPI YAIUPI YAI Pengolahan data dalam penelitian ini mempergunakan software JASP 0. 16. 3. 0 for Windows. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan kesimpulan bahwaPengolahan data dalam penelitian ini mempergunakan software JASP 0. 16. 3. 0 for Windows. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan kesimpulan bahwa
UPI YAIUPI YAI Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa burnout berpengaruh signifikan terhadap turnover. Job satisfactionBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa burnout berpengaruh signifikan terhadap turnover. Job satisfaction
IAIN PONTIANAKIAIN PONTIANAK Film Dora the Explorer mengandung nilai-nilai prososial yang positif, seperti kerja sama, empati, dan kesopanan, yang dapat memengaruhi perilaku anak.Film Dora the Explorer mengandung nilai-nilai prososial yang positif, seperti kerja sama, empati, dan kesopanan, yang dapat memengaruhi perilaku anak.
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Sanksi merupakan aspek normatif dalam sistem pengendalian sosial masyarakat yang secara sosiologis tidak dapat disamakan antara daerah yang satu denganSanksi merupakan aspek normatif dalam sistem pengendalian sosial masyarakat yang secara sosiologis tidak dapat disamakan antara daerah yang satu dengan
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Pengetahuan memiliki kaitan yang erat dengan pendidikan, dan diharapkan dengan tingginya tingkat pendidikan seseorang, maka akan semakin luas juga pengetahuannya.Pengetahuan memiliki kaitan yang erat dengan pendidikan, dan diharapkan dengan tingginya tingkat pendidikan seseorang, maka akan semakin luas juga pengetahuannya.
INSTIKIINSTIKI Keamanan fisik adalah perlindungan personel, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, dan data dari tindakan dan kejadian fisik yang dapat menyebabkanKeamanan fisik adalah perlindungan personel, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, dan data dari tindakan dan kejadian fisik yang dapat menyebabkan
UNIMALUNIMAL Eksploitasi yang dialami oleh PMI Awak Kapal terutama pada kapal perikanan milik Taiwan terbilang cukup tinggi dan belum terselesaikan. Peneliti menggunakanEksploitasi yang dialami oleh PMI Awak Kapal terutama pada kapal perikanan milik Taiwan terbilang cukup tinggi dan belum terselesaikan. Peneliti menggunakan
Useful /
GMPIONLINEGMPIONLINE Model poster ini efektif digunakan pada materi jaringan tumbuhan, di mana gambar pada poster dapat memudahkan pemahaman materi. Efektivitas media posterModel poster ini efektif digunakan pada materi jaringan tumbuhan, di mana gambar pada poster dapat memudahkan pemahaman materi. Efektivitas media poster
GMPIONLINEGMPIONLINE Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada konsep protista di kelas eksperimen setelah penerapan model discovery learning (̅ = 43. 2)Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada konsep protista di kelas eksperimen setelah penerapan model discovery learning (̅ = 43. 2)
UNTAGUNTAG Selain itu, ditemukan korelasi positif antara kecerdasan emosional dengan konsep diri remaja, namun tidak ditemukan korelasi positif antara konformitasSelain itu, ditemukan korelasi positif antara kecerdasan emosional dengan konsep diri remaja, namun tidak ditemukan korelasi positif antara konformitas
UNTAGUNTAG Populasi penelitian ini adalah guru guru SMA dan sederajat diwilayah Surabaya dan Sidoarjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability samplingPopulasi penelitian ini adalah guru guru SMA dan sederajat diwilayah Surabaya dan Sidoarjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling