STIKESYARSIMATARAMSTIKESYARSIMATARAM

Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi MataramJurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram

Dari Word Organization (WHO, 2014) menunjukkan satu dari tiga orang dewasa di seluruh dunia menderita hipertensi. Prevalensi hipertensi ini diperkirakan akan terus meningkat dan diprediksi pada tahun 2025 sebanyak 29% orang dewasa di seluruh dunia menderita hipertensi, sedangkan di Indonesia angkanya mencapai 31,7% (Kemenkes RI, 2016). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian masase kepala terhadap penurunan nyeri kepala pada lansia penderita hipertensi di Desa Dasan Tereng Wilayah Kerja Puskesmas Narmada. Jenis Penelitian ini adalah pre eksperimen dengan pendekatan One Group Pretes Post test. Tehnik pengumpulan data yang di gunakan adalah accidental sampling dengan 57 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian dengan nilai Rata-rata intensitas skala nyeri pada klien hipertensi sebelum diberikan masase intensitas nyeri sebesar 59,09 dan Rata-rata setelah dilakukan perlakuan masase kepala dengan nilai 59,09%, Kemudian hasil nilai hitung menunjukkan p value 0,002, yang berarti lebih kecil dari batas kritis 0,05 yang berarti H1 di terima dan H0 di tolak. Terdapat pengaruh masase kepala terhadap penurunan nyeri kepala pada penderita hipertensi di desa dasan tereng wilayah krja puskesmas Narmada. Diharapkan meningkatkan program kesehatan serta memotivasi, memfasilitasi dan mendukung kegiatan khususnya kegiatan masase kepala agar dapat dijadikan program rutin seperti sosialisasi program kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rata-rata menunjukkan intensitas skala nyeri pada penderita hipertensi sebelum diberikan masase intensitas nyeri yang palig tinggi adalah nyeri sedang (4-6) sebanyak 13 responden (59,09%) sedangkan yang paling rendah adalah nyeri berat (7-9) sebanyak 2 reponden (9,0%).Rata-rata setelah dilakukan perlakuan maase kepala dengan intensitas yang paling tinggi adalah nyeri ringan (1-3) sebanyak 14 responden (59,09%) sedangkan paling rendah adalah nyeri berat (4,54%) sebanyak 1 responden.Terdapat pengaruh masase kepala terhadap penurunan nyeri kepala pada penderita hipertensi di desa dasan tereng wilayah krja puskesmas narmada dengan nilai p sebesar 0,002 (<0,05).

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan sampel dengan melibatkan lansia penderita hipertensi dari berbagai wilayah dan latar belakang sosial ekonomi untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas masase kepala dalam menurunkan nyeri kepala. Kedua, penelitian lanjutan dapat menggunakan desain penelitian yang lebih ketat, seperti randomized controlled trial (RCT), untuk meminimalkan bias dan meningkatkan validitas hasil penelitian. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi mekanisme fisiologis yang mendasari efek penurunan nyeri kepala akibat masase kepala, misalnya dengan mengukur perubahan hormon stres atau aktivitas sistem saraf otonom. Dengan demikian, pemahaman yang lebih mendalam tentang manfaat masase kepala bagi lansia penderita hipertensi dapat diperoleh, sehingga dapat diintegrasikan ke dalam program kesehatan yang lebih efektif dan terarah.

Read online
File size290.06 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test