FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS

Jurnal Saintifik (Multi Science Journal)Jurnal Saintifik (Multi Science Journal)

Perawat merupakan bagian penting dari Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) yang memiliki peran krusial dalam menjamin kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan, namun ketimpangan distribusi tenaga perawat serta tingginya beban kerja masih menjadi isu yang dapat menurunkan mutu layanan, terutama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara ketersediaan SDM perawat dan beban kerja dengan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. (H.C) Ir. Soekarno. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan analitik observasional, melibatkan 60 perawat. analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square serta Fisher Exact Test jika diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat menilai ketersediaan SDM tergolong memadai (58,3%) dan beban kerja tergolong ringan (53,3%), sementara kualitas pelayanan dinilai baik oleh 66,7% responden; namun uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara ketersediaan SDM perawat dengan kualitas pelayanan (p=0,116) maupun antara beban kerja dengan kualitas pelayanan (p=0,522). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketersediaan tenaga perawat dan tingkat beban kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kualitas pelayanan, dan mutu layanan tetap dapat dijaga melalui kerja sama tim, kompetensi perawat, serta manajemen pelayanan yang efektif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara ketersediaan sumber daya manusia perawat dengan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Selain itu, beban kerja perawat juga tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kualitas pelayanan di rumah sakit tersebut.Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun terdapat kekurangan SDM maupun adanya beban kerja tertentu, hal tersebut tidak secara langsung memengaruhi mutu pelayanan, yang kemungkinan besar tetap terjaga berkat kerja sama tim, kompetensi tenaga kesehatan, serta manajemen pelayanan yang efektif.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pelatihan berkala terhadap peningkatan kompetensi perawat dan kualitas layanan. Studi tentang penggunaan teknologi dalam manajemen beban kerja perawat, seperti sistem pemantauan beban kerja otomatis, dapat membantu mengoptimalkan distribusi tenaga. Penelitian juga perlu mengkaji peran kolaborasi lintas disiplin (dokter, perawat, dan staf administrasi) dalam mempertahankan kualitas layanan meski ada keterbatasan SDM. Selain itu, analisis dampak insentif finansial dan non-finansial terhadap motivasi perawat di daerah terpencil bisa menjadi arah studi baru. Penelitian tentang pengaruh manajemen waktu dan prioritas tugas terhadap efisiensi kerja perawat juga relevan untuk dikembangkan.

  1. (PDF) Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Kesehatan Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia... researchgate.net/doi/10.13140/RG.2.2.23742.82242PDF Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Kesehatan Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia researchgate doi 10 13140 RG 2 2 23742 82242
  2. Membandingkan Ketimpangan Ketersediaan Tenaga Kesehatan Puskesmas di Wilayah Indonesia Timur | Window... doi.org/10.33096/woph.v1i1.8Membandingkan Ketimpangan Ketersediaan Tenaga Kesehatan Puskesmas di Wilayah Indonesia Timur Window doi 10 33096 woph v1i1 8
  3. Analisis Beban Kerja Perawat yang Memberikan Pelayanan pada Pasien Covid 19 di RSUD Kebayoran Baru |... jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/MPPKI/article/view/4530Analisis Beban Kerja Perawat yang Memberikan Pelayanan pada Pasien Covid 19 di RSUD Kebayoran Baru jurnal unismuhpalu ac index php MPPKI article view 4530
Read online
File size277.68 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test