UNTAGUNTAG
Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi IndonesiaTujuan penelitian ini untuk dapat mengetahui apakah ada hubungan antara manajemen waktu (sebagai variabel X1) dan efikasi diri (self efficacy) (sebagai variabel X2) dengan prokrastinasi (sebagai Variabel Y), sehingga perilaku prokrastinasi guru bisa dihilangkan dengan melakukan pengelolaan waktu yang baik dan self efficacy yang tinggi. Populasi penelitian ini adalah guru guru SMA dan sederajat diwilayah Surabaya dan Sidoarjo.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling yaitu Purposive Random Sampling. Populasi yang digunakan sama dengan jumlah sampel n=110 dan taraf signifikansi 21,3%. Analisis data menggunakan analisis regresi dengan menggunakan program SPSS 18 for windows. Hasil uji simultan didapatkan R = 0,461, F = 14,45, p = 0,000 (p < 0,01). Variabel manajemen waktu dan self efficacy secara simultan dan sangat signifikan berhubungan dengan prokrastinasi, walaupun pengaruhnya sangat kecil karena dari hasil koefisien determinasi (R = 0,213) menunjukkan bahwa sumbangan relative yang diberikan oleh variabel manajemen waktu dan self efficacy terhadap prokrastinasi hanya sebesar 21,3 % . Oleh karena itu terdapat 78,7% faktor lain yang kemungkinan menentukan munculnya prokrastinasi pada guru SMA dan sederajat.
Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen waktu dan efikasi-diri secara simultan memiliki hubungan yang signifikan dengan prokrastinasi pada guru SMA di Surabaya dan Sidoarjo.Meskipun demikian, secara parsial hanya efikasi-diri yang berhubungan negatif dan signifikan dengan prokrastinasi, sementara manajemen waktu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara tersendiri.Kontribusi kedua variabel terhadap prokrastinasi relatif kecil (21,3%), menyiratkan adanya faktor-faktor lain yang lebih dominan dalam memengaruhi perilaku prokrastinasi guru.
Melihat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa sebagian besar variasi prokrastinasi (78,7%) belum dapat dijelaskan oleh manajemen waktu dan efikasi-diri, penelitian selanjutnya dapat lebih mendalam mengidentifikasi serta menganalisis faktor-faktor lain yang berkontribusi signifikan terhadap perilaku menunda-nunda pada guru. Faktor-faktor seperti tingkat stres kerja, dukungan lingkungan kerja, beban mengajar, atau bahkan karakteristik kepribadian lainnya (misalnya, perfeksionisme atau kecemasan sosial) yang disebutkan dalam literatur sebelumnya, perlu diteliti lebih lanjut untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif. Selain itu, mengingat manajemen waktu tidak menunjukkan hubungan signifikan secara parsial dalam penelitian ini, mungkin menarik untuk melakukan studi kualitatif mendalam. Penelitian kualitatif ini dapat menggali pengalaman subjektif guru mengenai praktik manajemen waktu mereka dan bagaimana praktik tersebut secara aktual memengaruhi atau tidak memengaruhi kecenderungan prokrastinasi mereka dalam konteks kerja sehari-hari, serta mengidentifikasi hambatan atau fasilitator spesifik. Akhirnya, dengan temuan kuat mengenai hubungan antara efikasi-diri dan prokrastinasi, penelitian intervensi sangat direkomendasikan. Studi ini bisa fokus pada pengembangan dan implementasi program pelatihan atau lokakarya yang dirancang khusus untuk meningkatkan efikasi-diri guru, kemudian mengukur efektivitas program tersebut dalam mengurangi tingkat prokrastinasi. Pendekatan ini akan memberikan wawasan praktis tentang strategi yang dapat diterapkan untuk membantu guru mengatasi perilaku prokrastinasi, sekaligus memperkaya pemahaman teoritis mengenai dinamika antara efikasi-diri dan perilaku prokrastinatif.
| File size | 47.13 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
YWNRYWNR Kedua variabel secara simultan memberikan kontribusi signifikan terhadap ROA, sehingga manajemen modal kerja yang terkoordinasi antara kas dan persediaanKedua variabel secara simultan memberikan kontribusi signifikan terhadap ROA, sehingga manajemen modal kerja yang terkoordinasi antara kas dan persediaan
UMKUMK Penelitian ini menjadi referensi bagi bank konvensional untuk mencegah krisis keuangan dengan mengoptimalkan manajemen modal dan meningkatkan profitabilitas.Penelitian ini menjadi referensi bagi bank konvensional untuk mencegah krisis keuangan dengan mengoptimalkan manajemen modal dan meningkatkan profitabilitas.
UnlaUnla These results underscore the importance of EPS as a reliable performance measure, while also suggesting that other qualitative or external factors mayThese results underscore the importance of EPS as a reliable performance measure, while also suggesting that other qualitative or external factors may
UNIVERSITASPUTRABANGSAUNIVERSITASPUTRABANGSA Arus kas operasi tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan antara struktur modal dan rasio aktivitas terhadap profitabilitas, namun mampu memperlemahArus kas operasi tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan antara struktur modal dan rasio aktivitas terhadap profitabilitas, namun mampu memperlemah
ARSILMEDIAARSILMEDIA Program ini berhasil mengatasi masalah kebutuhan modal dari UMKM dengan memberikan fasilitas kredit yang mudah diakses. Program ini juga efektif dalamProgram ini berhasil mengatasi masalah kebutuhan modal dari UMKM dengan memberikan fasilitas kredit yang mudah diakses. Program ini juga efektif dalam
INTELEKTUALINTELEKTUAL Namun, dalam konteks lingkungan sekolah menengah pertama, hubungan baik dengan siswa dianggap sebagai upaya yang melelahkan bagi guru untuk dipertahankan,Namun, dalam konteks lingkungan sekolah menengah pertama, hubungan baik dengan siswa dianggap sebagai upaya yang melelahkan bagi guru untuk dipertahankan,
STIEMSTIEM Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji apakah modal kerja dan volume penjualan terhadap laba bersih pada PT. Indocement Tunggal Prakarsa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji apakah modal kerja dan volume penjualan terhadap laba bersih pada PT. Indocement Tunggal Prakarsa.
UGMUGM Efek asimetris terlihat, di mana penambahan modal kerja pada perusahaan yang mengalami overinvestasi justru menurunkan kinerja, sementara pada perusahaanEfek asimetris terlihat, di mana penambahan modal kerja pada perusahaan yang mengalami overinvestasi justru menurunkan kinerja, sementara pada perusahaan
Useful /
UNDIKMAUNDIKMA A validity test was conducted on 40 students in class A using a double-choice question instrument. The average pre-test score for understanding the materialA validity test was conducted on 40 students in class A using a double-choice question instrument. The average pre-test score for understanding the material
UNDIKMAUNDIKMA 06 in the Good category; (2) there is a significant relationship between self-efficacy and student attitudes in the field of entrepreneurship with a significance06 in the Good category; (2) there is a significant relationship between self-efficacy and student attitudes in the field of entrepreneurship with a significance
INTELEKTUALINTELEKTUAL Studi dilakukan dengan total 14 siswa, terdiri dari delapan perempuan dan enam laki-laki, yang bersekolah di kelas empat sekolah dasar di distrik Menteşe,Studi dilakukan dengan total 14 siswa, terdiri dari delapan perempuan dan enam laki-laki, yang bersekolah di kelas empat sekolah dasar di distrik Menteşe,
INTELEKTUALINTELEKTUAL Tiga hipotesis dirumuskan dan diuji menggunakan analisis statistik inferensial Chi‑Square. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data dari responden.Tiga hipotesis dirumuskan dan diuji menggunakan analisis statistik inferensial Chi‑Square. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data dari responden.