UNISSULAUNISSULA
Jurnal Pendidikan Sultan AgungJurnal Pendidikan Sultan AgungTingkat pemahaman dan pencapaian belajar siswa terhadap materi pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masih tergolong rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah penggunaan media pembelajaran yang kurang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan dan efektivitas penggunaan media pop-up book dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini merupakan pengembangan (R&D) yang dilakukan berdasarkan acuan dari suatu model pengembangan yang dikemukakan oleh Borg & Gall. Validasi media diukur dari penilaian pakar media dan pakar materi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) buku ajar berbentuk pop-up memperoleh skor kelayakan sebesar 85% serta penilaian materi dengan capaian 91%, yang berarti media tersebut layak digunakan dalam pembelajaran; (2) terdapat peningkatan signifikan hasil belajar siswa, ditunjukkan dengan nilai pretest 30% dan nilai posttest meningkat 96% setelah penggunaan media. Berdasarkan hasil tersebut, media pop-up book dinyatakan mampu membantu siswa memahami materi pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Media pop-up book yang dikembangkan untuk pembelajaran Pendidikan Pancasila dinyatakan layak digunakan, dengan validasi materi mencapai 91% dan validasi media 85%.Penggunaan media tersebut meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, nilai rata-rata naik dari 55,22 pada pretest menjadi 88,70 pada posttest.Nilai N‑Gain sebesar 0,7535 menunjukkan peningkatan termasuk dalam kategori tinggi.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penambahan elemen interaktif digital pada buku pop-up mempengaruhi pemahaman nilai‑nilai Pancasila pada siswa kelas I hingga IV, sehingga dapat dibandingkan efektivitasnya dengan buku pop-up konvensional. Selain itu, sebuah studi komparatif antara media pop-up book dan media video berbasis YouTube dapat dilakukan di sekolah‑sekolah pedesaan dan perkotaan untuk menilai perbedaan dampak terhadap hasil belajar dan motivasi siswa. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang menelusuri retensi nilai‑nilai Pancasila pada siswa setelah penggunaan media pop-up book selama enam bulan hingga satu tahun dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan efek pembelajaran dan faktor‑faktor yang mempengaruhi penguatan nilai secara jangka panjang.
| File size | 596.85 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil dari riset ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan metode role playing pada materi IPAS di UPT SDN 26 Painan Selatan.Hasil dari riset ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan metode role playing pada materi IPAS di UPT SDN 26 Painan Selatan.
AFEKSIAFEKSI Untuk meningkatkan pembelajaran kognitif siswa pada materi akuntansi keuangan, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based LearningUntuk meningkatkan pembelajaran kognitif siswa pada materi akuntansi keuangan, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based Learning
UNDIKMAUNDIKMA Berdasarkan hasil dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa identitas sains siswa sekolah menengah pertama, berdasarkan gender, tidak signifikan.meskipun siswaBerdasarkan hasil dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa identitas sains siswa sekolah menengah pertama, berdasarkan gender, tidak signifikan.meskipun siswa
UNBARIUNBARI Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) masyarakat harus dapat beradaptasi terhadap segala kondisi, terutama pada situasi darurat seperti pandemi Covid‑19Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) masyarakat harus dapat beradaptasi terhadap segala kondisi, terutama pada situasi darurat seperti pandemi Covid‑19
UNBARIUNBARI Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan sekolah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. PeningkatanBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan sekolah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Peningkatan
UNBARIUNBARI Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t variabel pelatihan (X) terhadap kinerja guru (Y) sebesar 2,752 dengan signifikansi 0,008, yang berarti nilaiHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t variabel pelatihan (X) terhadap kinerja guru (Y) sebesar 2,752 dengan signifikansi 0,008, yang berarti nilai
UMIUMI Materi kegiatan yang dilakukan antara lain penjelasan tentang beberapa alternatif media pembelajaran daring yang umum dipakai dalam dunia pendidikan antaraMateri kegiatan yang dilakukan antara lain penjelasan tentang beberapa alternatif media pembelajaran daring yang umum dipakai dalam dunia pendidikan antara
UCYUCY Bimbingan guru atau orang dewasa adalah memberikan bantuan pada kebebasan anak. Belajar di sini menjadikan anak bebas memilih apa yang akan diketahuinya,Bimbingan guru atau orang dewasa adalah memberikan bantuan pada kebebasan anak. Belajar di sini menjadikan anak bebas memilih apa yang akan diketahuinya,
Useful /
AFEKSIAFEKSI Kolaborasi antara guru muda yang melek teknologi dengan guru senior serta dukungan infrastruktur digital menjadi faktor kunci, meskipun masih terdapatKolaborasi antara guru muda yang melek teknologi dengan guru senior serta dukungan infrastruktur digital menjadi faktor kunci, meskipun masih terdapat
AFEKSIAFEKSI Selain itu, rata-rata N-Gain sebesar 32,76% termasuk kategori sedang, menunjukkan peningkatan pemahaman yang cukup bermakna. Temuan ini menegaskan bahwaSelain itu, rata-rata N-Gain sebesar 32,76% termasuk kategori sedang, menunjukkan peningkatan pemahaman yang cukup bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa
UMIUMI Penggunaan laboratorium fisika di SMA Negeri 1 Pegajahan mengalami masalah seperti pencatatan Formulir Pemesanan yang masih dilakukan secara manual, yangPenggunaan laboratorium fisika di SMA Negeri 1 Pegajahan mengalami masalah seperti pencatatan Formulir Pemesanan yang masih dilakukan secara manual, yang
UADUAD Sebaliknya, ketidaksopanan di tempat kerja (atasan, rekan kerja, dan klien) tidak secara signifikan memprediksi OCB. JH dan efikasi diri kerja secara positifSebaliknya, ketidaksopanan di tempat kerja (atasan, rekan kerja, dan klien) tidak secara signifikan memprediksi OCB. JH dan efikasi diri kerja secara positif