UNISSULAUNISSULA
Jurnal Pendidikan Sultan AgungJurnal Pendidikan Sultan AgungKurikulum Merdeka menuntut guru Sekolah Dasar (SD) untuk memiliki keterampilan abad ke-21. Kajian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis keterampilan dasar guru SD dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru SD perlu menguasai beragam keterampilan, meliputi pedagogik (pembelajaran berpusat peserta didik, asesmen holistik, pembelajaran berbasis proyek), teknologi (literasi digital, platform pendidikan), sosial-emosional (empati, komunikasi efektif, manajemen kelas positif), dan kepemimpinan (inovasi, kolaborasi, advokasi). Pengembangan profesional guru yang berkelanjutan diperlukan untuk memastikan implementasi Kurikulum Merdeka yang efektif.
Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut pengembangan kompetensi guru secara holistik, mencakup pedagogik, teknologi, sosial-emosional, dan kepemimpinan.Guru harus beralih dari instruktur menjadi fasilitator pembelajaran yang memberdayakan siswa.Penguasaan teknologi menjadi krusial, meskipun masih ada kendala infrastruktur dan kemampuan adaptif.Keterampilan sosial-emosional guru berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar kondusif dan menanamkan nilai-nilai karakter.Guru juga dituntut memiliki jiwa kepemimpinan untuk berinovasi, berkolaborasi, dan mengambil keputusan berdasarkan analisis kritis.Pelatihan berkelanjutan dan terintegrasi diperlukan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam merancang pembelajaran berpusat siswa dan asesmen autentik.Sekolah perlu menyediakan pendampingan intensif dan infrastruktur yang memadai agar guru dapat memanfaatkan alat digital secara optimal.Penguatan keterampilan sosial-emosional dapat dilakukan melalui program mindfulness dan kerja sama dengan tenaga konseling.
Untuk mengembangkan kepemimpinan guru, perlu dibentuk komunitas praktik yang mendorong budaya riset dan berbagi inovasi. Sinergi antara pemerintah, sekolah, dan guru sangat penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung transformasi kurikulum. Dengan penguatan keempat aspek kompetensi tersebut, guru akan mampu menghadapi tantangan pendidikan di era society 5.0 dan mewujudkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.
| File size | 513.76 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Selain itu, pemaknaan audiens dipengaruhi oleh latar belakang pengetahuan, literasi digital, dan kredibilitas sumber pesan. Penelitian ini menegaskan bahwaSelain itu, pemaknaan audiens dipengaruhi oleh latar belakang pengetahuan, literasi digital, dan kredibilitas sumber pesan. Penelitian ini menegaskan bahwa
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR SCL bisa digunakan pada mata pelajaran Kajian Kitab Kuning, walaupun masih terdapat beberapa tantangan dan hambatan dalam pelaksanaannya. Pada saat iniSCL bisa digunakan pada mata pelajaran Kajian Kitab Kuning, walaupun masih terdapat beberapa tantangan dan hambatan dalam pelaksanaannya. Pada saat ini
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Literasi sains juga mendorong pengembangan sosial, komunikasi, kreativitas, dan kemampuan fondasi metakognitif, penting dalam menumbuhkan berpikir kritisLiterasi sains juga mendorong pengembangan sosial, komunikasi, kreativitas, dan kemampuan fondasi metakognitif, penting dalam menumbuhkan berpikir kritis
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Penggunaan media ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa, tetapi juga memberi pengalaman belajar yang inovatif dan bermakna. Hasil observasi, tesPenggunaan media ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa, tetapi juga memberi pengalaman belajar yang inovatif dan bermakna. Hasil observasi, tes
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Hasil penelitian yaitu rxy didapatkan sebesar 0,355 yang terletak antara 0,20 - 0,40 berdasarkan pedoman, maka dinyatakan bahwa antara korelasi variabelHasil penelitian yaitu rxy didapatkan sebesar 0,355 yang terletak antara 0,20 - 0,40 berdasarkan pedoman, maka dinyatakan bahwa antara korelasi variabel
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalamPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam
MAYADANIMAYADANI Sesuai dengan model ini, kegiatan pengabdian masyarakat meliputi peningkatan kesadaran, pelatihan, benchmarking, dan pendampingan dalam merintis konektivitasSesuai dengan model ini, kegiatan pengabdian masyarakat meliputi peningkatan kesadaran, pelatihan, benchmarking, dan pendampingan dalam merintis konektivitas
UNIKAMAUNIKAMA Penelitian ini mengungkapkan bahwa partisipan menggunakan lima jenis strategi pertanyaan guru yang diusulkan oleh Chen (2016). waktu tunggu, probing, pengulangan,Penelitian ini mengungkapkan bahwa partisipan menggunakan lima jenis strategi pertanyaan guru yang diusulkan oleh Chen (2016). waktu tunggu, probing, pengulangan,
Useful /
IAKN TORAJAIAKN TORAJA Refleksi teologis ini secara langsung menantang stigma sosial dan model-model disabilitas yang mengecualikan, serta menawarkan kerangka untuk praktik inklusiRefleksi teologis ini secara langsung menantang stigma sosial dan model-model disabilitas yang mengecualikan, serta menawarkan kerangka untuk praktik inklusi
UNISSULAUNISSULA Permainan tradisional yang akrab bagi siswa terbukti efektif menjembatani konsep Matematika abstrak dengan pengalaman konkret yang menyenangkan. PenelitianPermainan tradisional yang akrab bagi siswa terbukti efektif menjembatani konsep Matematika abstrak dengan pengalaman konkret yang menyenangkan. Penelitian
UNISSULAUNISSULA Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus pada kelas XI-10. TeknikPenelitian ini menggunakan metode tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus pada kelas XI-10. Teknik
UMIUMI Berdasarkan pengujian yang dilakukan, sistem sudah bisa berjalan sesuai dengan tujuan yaitu Menghasilkan sistem penjadwalan penggunaan Laboratorium SMABerdasarkan pengujian yang dilakukan, sistem sudah bisa berjalan sesuai dengan tujuan yaitu Menghasilkan sistem penjadwalan penggunaan Laboratorium SMA