AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI
OjsGapuOjsGapuLansia merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, salah satunya risiko jatuh. Jatuh pada lansia dapat menyebabkan cedera, penurunan kualitas hidup, bahkan kematian. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait dengan risiko jatuh, terutama pada lansia yang tinggal di lembaga perawatan sosial seperti panti jompo. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan risiko jatuh pada lansia penghuni Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Luhur di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 58 lansia yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah Morse Fall Scale untuk menilai tingkat risiko jatuh. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki risiko jatuh yang tinggi, berjumlah 43 responden (74,14%), sedangkan 15 responden (25,86%) memiliki risiko jatuh sedang. Faktor-faktor yang berkontribusi pada risiko jatuh yang lebih tinggi meliputi kelemahan otot, gangguan keseimbangan, penggunaan alat bantu jalan, dan riwayat jatuh sebelumnya. Kesimpulannya, mayoritas lansia di Panti Sosial Budi Luhur di Kota Jambi memiliki risiko jatuh yang tinggi. Upaya pencegahan seperti latihan fisik untuk meningkatkan kekuatan dan keseimbangan, edukasi pencegahan jatuh, dan menciptakan lingkungan yang aman diperlukan untuk mengurangi risiko jatuh pada lansia.
Berdasarkan temuan studi ini, disimpulkan bahwa risiko jatuh pada lansia di panti sosial tetap tinggi dan menjadi perhatian kesehatan utama, merefleksikan kondisi fisik dan fungsional mereka.Oleh karena itu, identifikasi dini risiko jatuh dan implementasi tindakan pencegahan yang sesuai sangat krusial untuk meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan lansia di lingkungan institusional.Penelitian ini diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan kebijakan dan intervensi pencegahan jatuh yang komprehensif di PSTW serta komunitas, termasuk penanganan faktor lingkungan yang berkontribusi.
Mengingat temuan bahwa mayoritas lansia di panti sosial memiliki risiko jatuh yang tinggi, studi lanjutan sangat penting untuk mengembangkan pemahaman dan intervensi yang lebih efektif. Pertama, penelitian di masa depan dapat memperluas cakupan dengan melakukan studi komparatif multi-institusi yang melibatkan berbagai panti sosial di beragam wilayah. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan membandingkan faktor-faktor risiko jatuh yang lebih kompleks, tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga menyelidiki pengaruh kondisi lingkungan, status kognitif, dan aspek psikososial secara mendalam. Pendekatan ini akan memberikan gambaran yang lebih representatif dan memungkinkan perumusan strategi pencegahan yang lebih dapat digeneralisasikan serta disesuaikan dengan konteks spesifik. Kedua, karena penelitian saat ini bersifat deskriptif, langkah selanjutnya adalah merancang studi intervensi untuk menguji efektivitas program pencegahan jatuh secara langsung. Misalnya, dapat dilakukan penelitian yang membandingkan dampak latihan fisik yang terstruktur, program edukasi pencegahan jatuh yang disesuaikan, atau modifikasi lingkungan fisik yang terarah terhadap penurunan angka kejadian jatuh. Penelitian ini akan mengukur sejauh mana intervensi tersebut dapat secara signifikan meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, serta kesadaran lansia akan kemampuan fisiknya. Terakhir, dengan mempertimbangkan keterbatasan dalam asesmen risiko jatuh yang mungkin terjadi melalui observasi dan laporan diri, studi dapat mengeksplorasi penggunaan kombinasi instrumen asesmen yang lebih objektif. Hal ini bisa mencakup integrasi teknologi atau alat ukur lain yang lebih presisi, serta menggabungkannya dengan penilaian dampak jatuh terhadap kualitas hidup dan kondisi psikologis lansia. Hasilnya dapat membantu merancang rencana perawatan individu yang lebih personal dan berkelanjutan, bukan hanya berfokus pada pencegahan fisik, tetapi juga mendukung kesejahteraan mental dan emosional penghuni panti sosial.
| File size | 121.9 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Bukti menunjukkan bahwa kualitas komunikasi, bukan ketersediaan program, menentukan kepatuhan pasien. Metode teach-back yang dipimpin perawat, pendekatanBukti menunjukkan bahwa kualitas komunikasi, bukan ketersediaan program, menentukan kepatuhan pasien. Metode teach-back yang dipimpin perawat, pendekatan
YSCSYSCS Kegiatan penyuluhan “ bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia serta keluarga tentang faktor risiko jatuh dan langkah pencegahannya. PelaksanaanKegiatan penyuluhan “ bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia serta keluarga tentang faktor risiko jatuh dan langkah pencegahannya. Pelaksanaan
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Dengan menggunakan metode partisipatif, tim melakukan wawancara mendalam dengan lansia, berfokus pada kenangan dan pengalaman mereka terkait perubahanDengan menggunakan metode partisipatif, tim melakukan wawancara mendalam dengan lansia, berfokus pada kenangan dan pengalaman mereka terkait perubahan
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Dukungan kader dan suami menjadi faktor penting dalam meningkatkan partisipasi pemeriksaan IVA. Pengetahuan, pendidikan, dan akses informasi tidak menunjukkanDukungan kader dan suami menjadi faktor penting dalam meningkatkan partisipasi pemeriksaan IVA. Pengetahuan, pendidikan, dan akses informasi tidak menunjukkan
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Keberhasilan sistem informasi kesehatan jarak jauh juga dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan dan dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam penerapan intervensiKeberhasilan sistem informasi kesehatan jarak jauh juga dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan dan dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam penerapan intervensi
UINMADURAUINMADURA Pertama, pembinaan karakter religius bagi siswa Madrasah Aliyah Darus Syifa Kudus dilakukan melalui kegiatan terstruktur, yaitu. a) doa sebelum prosesPertama, pembinaan karakter religius bagi siswa Madrasah Aliyah Darus Syifa Kudus dilakukan melalui kegiatan terstruktur, yaitu. a) doa sebelum proses
EBSINAEBSINA Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara spiritualitas dan tingkat kesejahteraan psikologis pada lansia di panti jompo di Banyuwangi.Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara spiritualitas dan tingkat kesejahteraan psikologis pada lansia di panti jompo di Banyuwangi.
DAARULHUDADAARULHUDA Hasil observasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa risiko jatuh merupakan kerentanan untuk jatuh yang dapat memberikan kerusakan fisik. IntervensiHasil observasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa risiko jatuh merupakan kerentanan untuk jatuh yang dapat memberikan kerusakan fisik. Intervensi
Useful /
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Teknologi ini bersifat sederhana, berbiaya rendah, hemat ruang, dan mudah diimplementasikan di lingkungan domestik, sehingga sangat sesuai bagi masyarakatTeknologi ini bersifat sederhana, berbiaya rendah, hemat ruang, dan mudah diimplementasikan di lingkungan domestik, sehingga sangat sesuai bagi masyarakat
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Terdapat hubungan bermakna antara motivasi dalam pengendalian hipertensi dengan tekanan darah. Terdapat pula hubungan bermakna antara dukungan keluargaTerdapat hubungan bermakna antara motivasi dalam pengendalian hipertensi dengan tekanan darah. Terdapat pula hubungan bermakna antara dukungan keluarga
UBTUBT Hasil pretest menunjukkan sebanyak 3 orang (60%) mendapatkan nilai >56. Hasil posttest menunjukkan sebanyak 5 orang (100%) mendapatkan nilai >56. HasilHasil pretest menunjukkan sebanyak 3 orang (60%) mendapatkan nilai >56. Hasil posttest menunjukkan sebanyak 5 orang (100%) mendapatkan nilai >56. Hasil
UM MetroUM Metro Interaksi antara bahan kemasan dan lama inkubasi memberikan pengaruh terhadap kualitas tempe, dengan nilai interaksi tertinggi antara bahan kemasan daunInteraksi antara bahan kemasan dan lama inkubasi memberikan pengaruh terhadap kualitas tempe, dengan nilai interaksi tertinggi antara bahan kemasan daun