UmriUmri

Photon: Jurnal Sain dan KesehatanPhoton: Jurnal Sain dan Kesehatan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi pendapatan rumah tangga dan ketimpangan pendapatan rumah tangga petani karet di Desa Sei. Tonang Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Desember 2012 sampai dengan Juni 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling terhadap 38 petani karet yang luas lahan 1-6 hektar dengan umur tanaman 20-25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani karet di Desa Sei. Tonang dengan pendapatan diantara Rp. 2.095.913 – Rp. 15.429.336. Dengan rata-rata pendapatan Rp.6.042.585, yang terdiri dari pendapatan sektor pertanian 97,26 % dan di luar sektor pertanian 2,74 %. Angka Indeks Gini Rasio sebesar 0,20 menunjukkan distribusi pendapatan rumah tangga petani karet sudah cukup merata dengan tingkat ketimpangan pendapatan rendah dan Kurva Lorenz mendekati garis kemerataan sempurna.

Pendapatan rumah tangga petani karet di Desa Sei.585, yang sebagian besar berasal dari sektor pertanian.Distribusi pendapatan rumah tangga petani karet tergolong merata dengan Indeks Gini Rasio sebesar 0,20, menunjukkan tingkat ketimpangan yang rendah.Kurva Lorenz yang mendekati garis diagonal juga mengindikasikan kemerataan distribusi pendapatan di wilayah tersebut.

Pertama, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana pengaruh diversifikasi usaha sampingan terhadap peningkatan pendapatan dan pemerataan distribusi pendapatan petani karet di desa-desa serupa, mengingat di Desa Sei. Tonang pendapatan nonpertanian turut menurunkan ketimpangan. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas program penyuluhan pertanian dalam meningkatkan efisiensi usahatani karet, khususnya bagi petani dengan tingkat pendidikan rendah agar dapat mengadopsi teknologi yang lebih maju. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang dampak kepemilikan lahan yang tidak merata terhadap generasi muda petani, termasuk peluang mereka dalam memperoleh akses lahan dan modal usaha pertanian di masa depan, mengingat mayoritas petani berusia produktif namun sebagian besar lahan dimiliki secara turun-temurun atau hasil pembelian dari hasil merantau.

Read online
File size461.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test