UM SURABAYAUM SURABAYA
Proceeding Series Universitas Muhammadiyah SurabayaProceeding Series Universitas Muhammadiyah SurabayaInfeksi Covid-19 yang menjadi pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi dokter dalam melakukan perawatan. Hal tersebut disebabkan karena patofisiologi Covid 19 yang sangat kompleks. Penyakit ini tidak hanya mempengaruhi paru namun juga organ lain. Gejala yang ditimbulkan juga beragam dari pasien tanpa gejala hingga yang bergejala berat. Pada pasien covid-19 yang bergejala berat maka diperlukan perawatan di ruang ICU. Perawatan di ruang ICU tersebut memerlukan monitoring dan terapi yang sangat kompleks yang hingga saat ini belum memiliki standar yang sama.
Gejala COVID-19 yang berat terjadi disebabkan adanya disfungsi ednotel yang kemudian menyebabkan terjadinya ARDS sehingga proses difusi udara di alveoli terganggu yang menyebabakan terjadinya hipoksia.Hipoksia yang terjadi kemudian menyebabkan gangguan pada organ lain hingga menyebabkan disfungsi organ sistemik.Tatalaksana pasein dengan gejala berat tersebut memerlukan pemantauan dan observasi yang ketat di ruang perawatan ICU.Terapi yang diberikan meliputi terapi oksigenasi hingga ventilasi mekanik, antivirus, kortikosteroid, hingga plasma konvalesen.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara strategi ventilasi mekanik yang berbeda pada pasien COVID-19 dengan fenotip ARDS yang beragam. Penelitian ini dapat membantu menentukan strategi ventilasi yang optimal untuk setiap fenotip, sehingga dapat meningkatkan hasil perawatan dan mengurangi komplikasi. Selain itu, penelitian tentang efek jangka panjang dari COVID-19 pada sistem kardiovaskular juga perlu dilakukan, terutama pada pasien yang mengalami komplikasi kardiovaskular selama perawatan ICU. Studi ini dapat membantu memahami mekanisme dan dampak jangka panjang dari infeksi COVID-19 pada jantung dan pembuluh darah, serta mengembangkan strategi pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif. Terakhir, penelitian tentang efektivitas dan keamanan terapi plasma konvalesen pada pasien COVID-19 yang kritis juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Studi ini dapat mengeksplorasi potensi manfaat plasma konvalesen dalam mengurangi angka kematian dan komplikasi pada pasien COVID-19 yang parah, serta menentukan protokol optimal untuk pemberian plasma konvalesen.
| File size | 604.02 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Program ini membuktikan bahwa pendekatan co-creation yang mengintegrasikan hard technology (website, template digital) dan soft technology (pelatihan,Program ini membuktikan bahwa pendekatan co-creation yang mengintegrasikan hard technology (website, template digital) dan soft technology (pelatihan,
UM SURABAYAUM SURABAYA Pendekatan pesantren digital berfungsi sebagai langkah penting dalam meningkatkan membaca dan literasi digital di antara santri. Sehingga program ini berhasilPendekatan pesantren digital berfungsi sebagai langkah penting dalam meningkatkan membaca dan literasi digital di antara santri. Sehingga program ini berhasil
UM SURABAYAUM SURABAYA Sosialisasi yang disertai demonstrasi dan praktik langsung terbukti efektif dalam menumbuhkan keterampilan aplikatif sekaligus membangun sikap tanggapSosialisasi yang disertai demonstrasi dan praktik langsung terbukti efektif dalam menumbuhkan keterampilan aplikatif sekaligus membangun sikap tanggap
UM SURABAYAUM SURABAYA Penerapan standar operasional prosedur pencegahan covid terbukti efektif dalam mencegah penyebaran Covid-19 di antara pasien dengan PGK yang melakukanPenerapan standar operasional prosedur pencegahan covid terbukti efektif dalam mencegah penyebaran Covid-19 di antara pasien dengan PGK yang melakukan
UM SURABAYAUM SURABAYA Vaksinasi COVID-19 dinyatakan mubah atau boleh oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, terutama karena sifat darurat dan tujuan kemaslahatanVaksinasi COVID-19 dinyatakan mubah atau boleh oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, terutama karena sifat darurat dan tujuan kemaslahatan
UM SURABAYAUM SURABAYA Krisis ekonomi sebelum dan setelah masa pandemic, keterbatasan layanan pemeriksaan saat sakit hingga tutupnya pelayanan Kesehatan dasar rutin. Hal iniKrisis ekonomi sebelum dan setelah masa pandemic, keterbatasan layanan pemeriksaan saat sakit hingga tutupnya pelayanan Kesehatan dasar rutin. Hal ini
UM SURABAYAUM SURABAYA Reaksi stres akut merupakan respons trauma emosional atau fisik yang kuat setelah peristiwa menyedihkan. Pasien COVID-19 dapat mengalami gangguan psikologisReaksi stres akut merupakan respons trauma emosional atau fisik yang kuat setelah peristiwa menyedihkan. Pasien COVID-19 dapat mengalami gangguan psikologis
UM SURABAYAUM SURABAYA Beberapa langkah krusial harus dilakukan saat melakukan RJP pada pasien suspek atau terkonfirmasi COVID-19, yaitu seleksi pasien, penggunaan alat pelindungBeberapa langkah krusial harus dilakukan saat melakukan RJP pada pasien suspek atau terkonfirmasi COVID-19, yaitu seleksi pasien, penggunaan alat pelindung
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Program ini dirancang untuk mengatasi rendahnya ketersediaan perangkat ajar yang inovatif secara teknologi, kaya akan muatan lokal, serta mampu mendorongProgram ini dirancang untuk mengatasi rendahnya ketersediaan perangkat ajar yang inovatif secara teknologi, kaya akan muatan lokal, serta mampu mendorong
STISASABANGSTISASABANG Simultaneously, these three variables account for 33. 9% of the variation in muzakki awareness, while the remaining 66. 1% is influenced by other factorsSimultaneously, these three variables account for 33. 9% of the variation in muzakki awareness, while the remaining 66. 1% is influenced by other factors
UM SURABAYAUM SURABAYA Instrumen penelitian berupa tes pemahaman berbasis gambar dan lembar observasi keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikanInstrumen penelitian berupa tes pemahaman berbasis gambar dan lembar observasi keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan
USNIUSNI Penelitian ini mengusulkan pengembangan game edukasi berbasis computer vision yang memungkinkan interaksi melalui gerakan tangan secara real time, sehinggaPenelitian ini mengusulkan pengembangan game edukasi berbasis computer vision yang memungkinkan interaksi melalui gerakan tangan secara real time, sehingga