UM MetroUM Metro
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi)BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi)Pengendalian larva Culex sp. dapat dilakukan dengan larvasida. Larvasida digunakan dalam upaya mengurangi populasi larva di tempat perkembangbiakan atau untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk. Repelen serangga efektif membunuh nyamuk dewasa, namun larva yang belum menjadi nyamuk akan tetap berkembang. Repelen serangga berbahan kimia sintetis jika digunakan berlebihan dapat menyebabkan efek samping merugikan bagi manusia, seperti gangguan pernapasan, pencernaan, serta lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan (1) ada atau tidaknya pengaruh pemberian larutan buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi, L.) terhadap mortalitas larva nyamuk Culex sp., (2) dosis paling tepat yang memengaruhi mortalitas larva nyamuk Culex sp., dan (3) menyusun hasil penelitian sebagai Lembar Kerja Panduan Siswa (LKPS) Biologi SMA kelas X semester dua. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang melibatkan kontrol (P0) dan 4 perlakuan, yaitu P1: dosis 1/99 ml, P2: dosis 2/98 ml, P3: dosis 3/97 ml, dan P4: dosis 4/96 ml, masing-masing dengan 6 replikasi dan jumlah larva sebanyak 150 ekor. Pengambilan sampel dan pengujian larva dilakukan di Jalan Flores No. 19 Ganjar Agung 14/1 Kota Metro. Uji analisis menggunakan Anava satu arah non-parametrik Kruskall-Wallis. Hasil analisis menunjukkan: (1) terdapat pengaruh yang sangat signifikan dari pemberian larutan buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi, L.) terhadap mortalitas larva nyamuk Culex sp. (pada α 0,05 dan α 0,01 berdasarkan tabel Chi-square); (2) persentase mortalitas larva Culex selama 24 jam berturut-turut dari terendah hingga tertinggi adalah P0=0%, P1=60%, P2=83,33%, P3=83,33%, dan P4=86,66%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa: (1) larutan belimbing wuluh berpengaruh terhadap mortalitas larva nyamuk Culex sp. dengan nilai koefisien H=17,73 > nilai Chi-square 7,81 pada taraf α 0,05 dan 11,3 pada taraf α 0,01; (2) dosis larutan belimbing wuluh 4/96 ml adalah dosis terbaik untuk mortalitas larva nyamuk Culex sp.; (3) hasil penelitian ini dalam bentuk LKPS (Lembar Kerja Panduan Siswa) dapat mendukung Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) dalam silabus kurikulum 2013.
Ada pengaruh variasi dosis larutan buah insektisida nabati belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi, L.) terhadap mortalitas larva nyamuk Culex sp., dengan nilai koefisien H= 17,73 > nilai Chi-square 7,81 pada taraf α 0,05 dan pada α 0,01 hasilny H= 17,73 > nilai Chi-square 11,3, ada pengaruh sangat signifikan.Pada dosis 4/96 ml larutan buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi, L.) merupakan dosis terbaik yang memiliki pengaruh paling tinggi terhadap mortalitas larva nyamuk Culex sp.Hasil penelitian ini dapat dikembangkan sebagai sumber belajar biologi dalam bentuk panduan kegiatan lembar praktikum siswa (LKPS) dalam kajian Hewan Invertebrata Filum Arthopoda dan Peranannya dalam Kehidupan.
Melihat potensi buah belimbing wuluh sebagai larvasida alami, studi lanjutan perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam efektivitas dan aplikasinya. Pertama, akan sangat berharga untuk meneliti spektrum aktivitas larvasida ekstrak belimbing wuluh tidak hanya pada Culex sp., tetapi juga pada genus nyamuk lain seperti Aedes dan Anopheles, serta pada tahapan siklus hidup nyamuk yang berbeda, seperti telur dan pupa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana ekstrak tersebut dapat menjadi solusi pengendalian nyamuk yang komprehensif, menguji dosis efektif untuk setiap spesies dan stadium. Kedua, perlu dilakukan identifikasi dan isolasi senyawa aktif spesifik dari buah belimbing wuluh, seperti saponin, alkaloid, atau flavonoid, yang berperan dalam efek larvasida. Dengan memurnikan senyawa-senyawa ini, peneliti dapat mengevaluasi potensi toksisitas individualnya dan mencari efek sinergis ketika dikombinasikan, sehingga dapat mengembangkan formulasi larvasida yang lebih terarah dan efisien. Ketiga, mengingat pentingnya keamanan lingkungan dan kesehatan, penelitian lanjutan sebaiknya mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan larvasida belimbing wuluh terhadap organisme non-target di ekosistem perairan. Studi ini juga dapat mencakup analisis stabilitas dan laju degradasi ekstrak di berbagai kondisi lingkungan untuk memastikan keberlanjutan dan minimnya residu berbahaya, yang akan sangat penting untuk adopsi yang lebih luas sebagai alternatif insektisida sintetik.
| File size | 447.98 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMADIUNSTAIMADIUN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.
JOURNALSJOURNALS Berdasarkan hasil rekap angket kuisioner tersebut dapat diketahui bahwa siswa di SMPN 25 ini rata-rata memiliki kesiapsiagaan tinggi dibandingkan denganBerdasarkan hasil rekap angket kuisioner tersebut dapat diketahui bahwa siswa di SMPN 25 ini rata-rata memiliki kesiapsiagaan tinggi dibandingkan dengan
UNWUNW Jenis deskriptif. Teknik penelitian pengumpulan data yang digunakan melalui tiga cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukanJenis deskriptif. Teknik penelitian pengumpulan data yang digunakan melalui tiga cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan PAI mengadopsi kerangka SEL sebagai jembatan metodologis untuk menerjemahkan nilai‑nilai Akhlak ke dalamOleh karena itu, penelitian merekomendasikan PAI mengadopsi kerangka SEL sebagai jembatan metodologis untuk menerjemahkan nilai‑nilai Akhlak ke dalam
UMMUBAUMMUBA (2) strategi Guru PAI dan Budi Pekerti dalam mengatasi akhlak mazmumah, yaitu keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan hukuman. (3) faktor pendukung Guru(2) strategi Guru PAI dan Budi Pekerti dalam mengatasi akhlak mazmumah, yaitu keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan hukuman. (3) faktor pendukung Guru
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai media untuk mencegah perilaku bullying. Pendekatan yang digunakan adalahPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai media untuk mencegah perilaku bullying. Pendekatan yang digunakan adalah
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Syubbanol Wathon sudah menerapkan strategi branding dengan cara menggunakan peran alumni,melengkapi fasilitas sekolah,memenuhiHasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Syubbanol Wathon sudah menerapkan strategi branding dengan cara menggunakan peran alumni,melengkapi fasilitas sekolah,memenuhi
STIEPARISTIEPARI Komunikasi verbal yang efektif ditunjukkan melalui kemampuan guru dalam menyampaikan pesan dengan nada suara yang bervariasi dan memperhatikan kondisiKomunikasi verbal yang efektif ditunjukkan melalui kemampuan guru dalam menyampaikan pesan dengan nada suara yang bervariasi dan memperhatikan kondisi
Useful /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai religius dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis digital dapat terlaksana secara optimal apabilaPenelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai religius dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis digital dapat terlaksana secara optimal apabila
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Penelitian ini bertujuan mengulas untuk perkembangan sejarah Ilmu Kalam dari masa klasik sampai masa kontemporer serta keterkaitannya dengan pemikiranPenelitian ini bertujuan mengulas untuk perkembangan sejarah Ilmu Kalam dari masa klasik sampai masa kontemporer serta keterkaitannya dengan pemikiran
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Ketiga pendekatan ini sangat penting dalam mengembangkan sikap toleransi, menumbuhkan semangat belajar, serta membentuk karakter siswa yang tidak hanyaKetiga pendekatan ini sangat penting dalam mengembangkan sikap toleransi, menumbuhkan semangat belajar, serta membentuk karakter siswa yang tidak hanya
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Kegiatan pelatihan interaktif meliputi pengenalan fitur utama, simulasi penggunaan, dan diskusi implementasi praktis. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatanKegiatan pelatihan interaktif meliputi pengenalan fitur utama, simulasi penggunaan, dan diskusi implementasi praktis. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan