UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Penelitian ini membahas strategi kesantunan yang digunakan oleh dosen ketika melakukan bimbingan skripsi dengan mahasiswa. Hasil analisis yang dilaporkan dalam penelitian ini adalah tipe strategi kesantunan yang digunakan oleh dosen ketika memproduksi tuturan yang mengandung tindakan mengancam muka (Face Threatening Acts) kepada mahasiswa. Data diperoleh secara natural dari percakapan antara seorang dosen dan dua mahasiswa pada saat proses bimbingan skripsi. Tuturan yang mengandung tindakan mengancam muka yang dianalisis dalam penelitian ini adalah pada saat dosen meminta siswa untuk melakukan sesuatu. Data percakapan direkam secara audio untuk dianalisis berdasarkan teori strategi kesantunan dan konsep muka Brown & Levinson (1987) dan tipe permintaan (request) Blum Kulka & Olshtain (1984). Hasil penelitian menunjukkan permintaan yang dituturkan oleh dosen dilakukan dengan tiga tipe strategi yaitu secara eksplisit (bald-on record), menggunakan strategi kesantunan positif yang meliputi claim common ground, hedge opinion, dan avoid disagreement dan gabungan antara strategi kesantunan positif dan negatif. Relasi kuasa antara dosen dan mahasiswa juga merupakan faktor penting dalam penggunaan strategi kesantunan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa walaupun relasi kuasa yang dimiliki antara dosen dan mahasiswa tidak setara, namun dosen yang bertindak sebagai penutur selalu berusaha untuk menjaga muka lawan bicara (mahasiswa) pada saat menyampaikan permintaan.Strategi kesantunan yang digunakan untuk menjaga muka lawan bicara tersebut adalah strategi kesantunan positif, yaitu penutur berusaha untuk menunjukkan solidaritas, pertemanan, dan keakraban.Hal tersebut ditunjukkan oleh bahasa yang digunakan oleh penutur yaitu ragam bahasa informal.Ragam bahasa tersebut membuat suasana percakapan menjadi lebih cair dan tujuan dari tindak tutur penutur dapat disampaikan dan dipahami oleh lawan bicara dengan baik.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi strategi kesantunan yang digunakan oleh mahasiswa dalam merespons permintaan dosen, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dinamika interaksi akademik. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan partisipan dari berbagai disiplin ilmu, untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan strategi kesantunan yang digunakan dalam konteks akademik yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan longitudinal untuk mengamati bagaimana strategi kesantunan berkembang seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan relasi antara dosen dan mahasiswa.

Read online
File size320.67 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test