MYJOURNALMYJOURNAL

Journal of ManagementJournal of Management

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kompetensi sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara lingkungan kerja dan kinerja karyawan. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Sumedang (BKSDM). Teknik sampling yang digunakan adalah sampling saturasi, sehingga seluruh 53 responden dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden yang telah ditentukan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis mediasi dengan pendekatan Hayes Macro Process. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Selain itu, hasil analisis memperlihatkan bahwa efek tidak langsung lingkungan kerja terhadap kinerja melalui kompetensi signifikan dan memiliki koefisien lebih besar dibandingkan efek langsung. Temuan ini membuktikan bahwa kompetensi berperan penting sebagai mediator, sehingga lingkungan kerja yang kondusif dapat secara optimal meningkatkan kinerja karyawan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa baik lingkungan kerja maupun kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dengan kompetensi berperan sebagai mediator utama yang memperkuat pengaruh lingkungan kerja.Hasil analisis menunjukkan efek tidak langsung kompetensi (0,5931) lebih besar daripada efek langsung (0,3618), menegaskan pentingnya sinergi antara lingkungan kerja yang kondusif dan pengembangan kompetensi.Oleh karena itu, upaya peningkatan kinerja harus memprioritaskan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung serta program pengembangan kompetensi berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana elemen desain fisik spesifik, seperti pencahayaan dan ergonomi, berinteraksi dengan persepsi kompetensi untuk mempengaruhi kinerja aparatur sipil, sehingga memberikan wawasan praktis tentang penataan ruang kerja yang optimal. Selain itu, perlu dilakukan kajian mengenai dampak program pelatihan kompetensi digital terhadap peran mediasi kompetensi dalam konteks iklim organisasi yang berbeda, untuk memahami apakah peningkatan kompetensi teknologi dapat memperkuat hubungan antara lingkungan kerja dan kinerja. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal dapat meneliti bagaimana perubahan kebijakan lingkungan kerja mempengaruhi evolusi kompetensi karyawan serta dampaknya terhadap kinerja selama periode waktu tertentu, sehingga mengidentifikasi dinamika jangka panjang antara faktor-faktor tersebut. Semua penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang sinergi antara lingkungan kerja dan kompetensi, serta memberikan rekomendasi yang lebih terarah bagi manajemen dalam merancang intervensi yang efektif.

  1. The Influence of the Work Environment and Work Morale on Employee Performance With Work Quality as a... doi.org/10.61306/ijsl.v2i2.168The Influence of the Work Environment and Work Morale on Employee Performance With Work Quality as a doi 10 61306 ijsl v2i2 168
Read online
File size159.15 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test