STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA

JELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC JakartaJELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC Jakarta

Film Disney Princess sebelumnya cenderung menggambarkan wanita sebagai sosok lemah yang membutuhkan pertolongan pria. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik maskulinitas dan femininitas serta faktor-faktor yang melatarbelakangi keduanya pada tokoh utama. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan teori feminisme Mary Wollstonecraft, dimana data dikumpulkan melalui analisis adegan dan dialog film Brave. Hasil analisis menunjukkan bahwa tokoh utama menampilkan enam sifat, yaitu petualang, berani mengambil risiko, mandiri, berani, penuh kasih, dan elegan, yang muncul akibat pengaruh lingkungan serta pengasuhan orang tua.

Penelitian ini menjelaskan sifat maskulinitas dan femininitas yang ditunjukkan oleh Merida dalam film Brave serta faktor-faktor yang mempengaruhi keduanya.Ditemukan enam sifat utama (petualang, berani mengambil risiko, mandiri, berani, penuh kasih, dan elegan) yang dipengaruhi oleh lingkungan patriarkal serta ajaran ibunya.Temuan menunjukkan bahwa karakter maskulin dan feminin tidak dapat dibatasi oleh gender, menantang stereotip tradisional dalam masyarakat.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana persepsi penonton dengan latar belakang gender yang berbeda memaknai karakter maskulinitas dan femininitas Merida, misalnya dengan mengadakan survei kuantitatif dan wawancara terstruktur pada remaja laki‑laki serta perempuan di berbagai wilayah Indonesia. Analisis tersebut diharapkan dapat mengidentifikasi perbedaan interpretasi nilai‑nilai keberanian, kemandirian, dan kasih sayang yang diatributkan kepada tokoh utama. Selain itu, studi komparatif antara Merida dan tokoh putri Disney tradisional lainnya dapat dilakukan menggunakan pendekatan campuran (mixed‑methods), yang menggabungkan analisis isi film dengan data respon penonton, untuk mengungkap pergeseran representasi gender dalam animasi modern. Penelitian ini dapat menyoroti evolusi narasi feminis dan implikasinya terhadap stereotip budaya. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang mengikuti perkembangan sikap gender remaja yang menonton Brave selama tiga hingga lima tahun dapat mengevaluasi dampak jangka panjang paparan karakter gender‑non‑stereotip terhadap pilihan karier, pola hubungan interpersonal, dan pembentukan identitas diri. Dengan menambah titik pengukuran tiap tahun, studi ini dapat mengamati dinamika perubahan sikap seiring pertumbuhan pribadi. Akhirnya, penelitian eksperimental yang menguji efek modul pembelajaran berbasis cuplikan film Brave dalam kurikulum pendidikan karakter dapat menilai sejauh mana materi tersebut meningkatkan pemahaman siswa tentang kesetaraan gender. Hasilnya dapat menjadi dasar kebijakan edukasi yang lebih inklusif.

  1. Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
Read online
File size768.25 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test