SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH

jurnal serambi ilmujurnal serambi ilmu

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan hambatan-hambatan yang ditemukan dalam pelaksanaan manajemen pembelajaran diklat prajabatan pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran diklat prajabatan dilakukan oleh tenaga pengajar sesuai kompetensi yang ditetapkan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia; (2) Pelaksanaan pembelajaran diklat prajabatan dilakukan oleh widyaiswara sesuai kompetensi yang ditetapkan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia; (3) Evaluasi pembelajaran dilakukan untuk mengetahui kemampuan peserta dalam penguasaan materi melalui ujian tertulis setelah seluruh mata diklat dalam kurikulum diberikan; dan (4) Hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan manajemen pembelajaran diklat prajabatan adalah kurangnya kemampuan pengelolaan pembelajaran secara efektif oleh widyaiswara, kurangnya motivasi intrinsik peserta diklat, dan kurangnya pemantauan oleh penyelenggara diklat.

Perencanaan pembelajaran diklat prajabatan di BKPP Aceh dilakukan melalui penyusunan kurikulum dan rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai kompetensi yang ditetapkan.Pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan interaktif dengan peran widyaiswara sebagai fasilitator untuk menciptakan pembelajaran yang aktif.Evaluasi dilakukan dalam tiga aspek yaitu program, proses, dan hasil pembelajaran, dengan hambatan utama dari aspek tenaga pengajar, peserta, dan pengelola diklat.

Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang bagaimana pengembangan modul pembelajaran berbasis konteks lokal Aceh dapat meningkatkan relevansi dan daya serap peserta diklat. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai efektivitas kombinasi metode pembelajaran berbasis teknologi digital dengan metode konvensional dalam meningkatkan partisipasi aktif peserta diklat dewasa. Ketiga, diperlukan studi tentang bagaimana sistem mentoring berkelanjutan antara widyaiswara dan peserta setelah diklat dapat memperkuat internalisasi kompetensi kepribadian dan profesionalisme PNS, mengingat motivasi belajar peserta masih rendah dan proses evaluasi perlu diperluas cakupannya.

Read online
File size103.18 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test