ISI DPSISI DPS
Jurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan TerbangunJurnal Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan TerbangunPenataan tempat duduk merupakan hal penting dalam pengelolaan ruang kelas. Pada umumnya di Indonesia masih menerapkan formasi tradisional yakni bangku disusun berbaris dari depan ke belakang. Sementara siswa menghabiskan waktu cukup lama dalam kegiatan belajar di kelas. Penerapan formasi tradisional, dirasa kurang ideal diterapkan dalam kegiatan belajar karena dianggap terlalu kaku dan tidak dapat mendukung segala kegiatan siswa di dalam kelas. Dengan banyaknya kebutuhan siswa di dalam ruangan, maka diperlukan adanya penataan tempat duduk yang variatif seperti formasi grup yang dapat memudahkan kegiatan berdiskusi siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pengaruh formasi tempat duduk dalam mendukung konsentrasi belajar. Metode yang akan digunakan yaitu metode kuantitatif berupa kuesioner yang disebarkan melalui media online. Kuesioner berisikan pendapat siswa mengenai pengaturan tempat duduk berdasarkan pengalaman mereka. Mayoritas responden beranggapan bahwa formasi tradisional lebih sesuai diterapkan di ruang kelas. Alasan mayoritas siswa memilih formasi tradisional karena sudah nyaman dan terbiasa dengan penerapan formasi tradisional yang sudah sejak lama diterapkan. Meski mayoritas beranggapan bahwa formasi tradisonal dapat membuat siswa lebih fokus saat menyimak penjelasan guru dibandingkan dengan formasi grup, sebagian siswa lainnya mengaku bahwa formasi grup lebih mendukung dalam upaya penerapan kurikulum 2013. Oleh karena itu, pemilihan formasi tempat duduk perlu disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran siswa di kelas dan memaksimalkan tingkat kenyamanan dan kemudahan siswa dalam bergerak, dengan memperhatikan dalam pemilihan penggunaan perabot yang dapat mempermudah akses gerak siswa.
Baik formasi tradisional maupun formasi grup memiliki kelebihan dan kekurangannya masing‑masing sehingga pemilihan harus disesuaikan dengan kebutuhan belajar siswa.Formasi tradisional memberikan kenyamanan dan memudahkan siswa yang duduk menghadap papan tulis, namun siswa di barisan belakang mengalami kesulitan melihat sehingga konsentrasi berkurang.Formasi grup, meskipun dapat menimbulkan tantangan dalam mobilitas dan pandangan, sangat mendukung kurikulum 2013 yang menekankan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan meningkatkan kreativitas serta interaksi antar siswa.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh kombinasi formasi tradisional dan grup (hybrid seating) terhadap konsentrasi dan keterlibatan siswa dengan menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif. Penelitian lain dapat mengevaluasi dampak penggunaan perabot ergonomis, seperti kursi berroda dan dapat diputar, terhadap mobilitas, kenyamanan, dan hasil belajar pada kelas yang menerapkan kurikulum 2013. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi strategi fasilitasi guru yang optimal untuk meningkatkan efektivitas formasi grup, termasuk pelatihan manajemen kelas dan teknik pembelajaran kolaboratif, guna memperkuat interaksi dan kreativitas siswa.
| File size | 441.38 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDIKMAUNDIKMA Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah guru rata-rata mengajar dengan metode ceramah dan diskusi kelompok, sehingga siswa kurang berpartisipasi aktif.Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah guru rata-rata mengajar dengan metode ceramah dan diskusi kelompok, sehingga siswa kurang berpartisipasi aktif.
UNDIKMAUNDIKMA Dengan tujuan untuk mengetahui pada mata pelajaran sejarah di kelas VIII SMP Negeri 10 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018. BerdasarkanDengan tujuan untuk mengetahui pada mata pelajaran sejarah di kelas VIII SMP Negeri 10 Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018. Berdasarkan
UNDIKMAUNDIKMA Hasil analisis diperoleh nilai t-hitung sebesar 15,768 dan nilai t-tabel pada taraf Signifikansi5% dengan db(N-1) = 23-1=22 lebih besar daripada nilaiHasil analisis diperoleh nilai t-hitung sebesar 15,768 dan nilai t-tabel pada taraf Signifikansi5% dengan db(N-1) = 23-1=22 lebih besar daripada nilai
ISI DPSISI DPS Penelitian ini mencakup 2 kelompok: kelompok kontrol beserta kelompok eksperimen, disertai partisipasi 36 siswa kelas 7 G. Data penelitian terkumpul melaluiPenelitian ini mencakup 2 kelompok: kelompok kontrol beserta kelompok eksperimen, disertai partisipasi 36 siswa kelas 7 G. Data penelitian terkumpul melalui
ALFARABIALFARABI Kurangnya minat dan motivasi belajar siswa dapat memicu pada tingkat kemalasan siswa dalam proses belajar. Hal ini tentunya menjadi keresahan bagi lembagaKurangnya minat dan motivasi belajar siswa dapat memicu pada tingkat kemalasan siswa dalam proses belajar. Hal ini tentunya menjadi keresahan bagi lembaga
UNDIKMAUNDIKMA Desain penelitian yang diterapkan adalah dalam bentuk tinjauan pustaka, yang mengumpulkan data dari berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan.Desain penelitian yang diterapkan adalah dalam bentuk tinjauan pustaka, yang mengumpulkan data dari berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan.
EKASAKTIEKASAKTI Rata-rata persentase indikator motivasi belajar siswa meningkat dari 69% pada siklus I menjadi 79,5% pada siklus II, sementara persentase aktivitas siswaRata-rata persentase indikator motivasi belajar siswa meningkat dari 69% pada siklus I menjadi 79,5% pada siklus II, sementara persentase aktivitas siswa
EKASAKTIEKASAKTI Penerapan strategi Instant Assessment secara signifikan meningkatkan keaktifan belajar dan pemahaman konsep matematika siswa kelas VI SD Negeri 04 KampungPenerapan strategi Instant Assessment secara signifikan meningkatkan keaktifan belajar dan pemahaman konsep matematika siswa kelas VI SD Negeri 04 Kampung
Useful /
STIKESKESDAM4DIPSTIKESKESDAM4DIP Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Setelah dilakukan fisioterapi sebanyak 4 kali pertemuan didapatkan hasil adanya penurunan dan berkurangnyaMetode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Setelah dilakukan fisioterapi sebanyak 4 kali pertemuan didapatkan hasil adanya penurunan dan berkurangnya
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan financial distress, tax planning, dan leverage mempengaruhi manajemen laba dengan kepemilikan institusionalPenelitian ini bertujuan untuk membuktikan financial distress, tax planning, dan leverage mempengaruhi manajemen laba dengan kepemilikan institusional
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa variable NPL dan ROA berpengaruh negative dan signifikan terhadap PBV, sedangkan variable GCG dan CAR berpengaruhHasil penelitian ini menyimpulkan bahwa variable NPL dan ROA berpengaruh negative dan signifikan terhadap PBV, sedangkan variable GCG dan CAR berpengaruh
STIEBANKBPDJATENGSTIEBANKBPDJATENG Fasilitas pembiayaan beli sekarang bayar nanti merupakan tantangan dalam perilaku manajemen keuangan yang keberhasilannya masih dipertanyakan di kalanganFasilitas pembiayaan beli sekarang bayar nanti merupakan tantangan dalam perilaku manajemen keuangan yang keberhasilannya masih dipertanyakan di kalangan