STIAMISTIAMI

Majalah Ilmiah BijakMajalah Ilmiah Bijak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja pelayanan pada Kantor Kecamatan Bojong Gede serta mengetahui kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh Kantor Kecamatan Bojong Gede dan untuk menentukan faktor-faktor apa saja yang perlu diperbaiki agar kepuasan masyarakat di Kantor Kecamatan Bojong Gede dapat tercapai. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat pemohon di Kantor Kecamatan Bojong Gede dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan berdasarkan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan survei dan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel 2007 dan SPSS versi 22 untuk menguji Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Kualitas Pelayanan (SQ), Indeks Kepuasan Pelanggan (CSI), dan Analisis Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kualitas pelayanan (SQ) memiliki selisih negatif sebesar 9,69 yang berarti pelayanan yang diberikan oleh Kantor Kecamatan Bojong Gede belum cukup baik. Nilai indeks kepuasan masyarakat terhadap pemohon di Kantor Kecamatan Bojong Gede saat ini diperoleh sebesar 67,27%, yang berarti masyarakat merasa puas terhadap kinerja pelayanan yang diberikan, tetapi belum mencapai tingkat kepuasan secara keseluruhan secara maksimal, serta pada analisis importance-performance (IPA) terdapat faktor biaya layanan, di mana masyarakat masih belum merasa puas. Dengan demikian, seharusnya Kantor Kecamatan Bojong Gede di Kabupaten Bogor memperhatikan dan jujur terkait keadilan biaya yang diberikan guna meningkatkan kualitas pelayanan dan membuat masyarakat merasa puas.

Kinerja pelayanan di Kecamatan Bojong Gede belum memenuhi harapan masyarakat, ditunjukkan dengan adanya kesenjangan negatif rata-rata sebesar -1,07 menurut analisis Kualitas Pelayanan (SQ).Tingkat kepuasan masyarakat berada pada nilai 67,27% berdasarkan Indeks Kepuasan Pelanggan (CSI), yang termasuk kategori puas namun belum mencapai sangat puas.Faktor biaya layanan merupakan prioritas utama yang harus diperbaiki berdasarkan Analisis Importance Performance Analysis (IPA), sementara sikap petugas dan sarana prasarana perlu dipertahankan, serta beberapa aspek lainnya perlu disesuaikan agar pelayanan lebih optimal.

Pertama, perlu diteliti lebih lanjut mengapa biaya layanan menjadi faktor utama ketidakpuasan meskipun secara resmi pelayanan gratis, dengan fokus pada praktik perantara atau calo yang memungut biaya tambahan secara tidak resmi. Kedua, perlu dikaji bagaimana pengaruh sikap petugas dan ketersediaan sarana prasarana terhadap persepsi kepuasan masyarakat secara mendalam, serta apakah peningkatan di aspek lain yang saat ini dianggap berlebihan, seperti kompetensi petugas, justru dapat mengalihkan perhatian dari isu utama. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas kampanye zona integritas bebas biaya terhadap perilaku masyarakat dalam mengakses layanan langsung tanpa perantara, serta bagaimana desain intervensi sosial dan komunikasi publik dapat mengubah kepercayaan masyarakat terhadap transparansi biaya di tingkat kecamatan.

  1. #perilaku masyarakat#perilaku masyarakat
  2. #kepercayaan masyarakat#kepercayaan masyarakat
Read online
File size305.47 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2uh
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test