JURNALTSMJURNALTSM

Jurnal Bisnis dan AkuntansiJurnal Bisnis dan Akuntansi

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menguji pengaruh corporate governance (komite audit, dewan komisaris, dan dewan komisaris independen), ukuran perusahaan, leverage, pertumbuhan perusahaan, profitabilitas, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 76 perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari periode 2013 sampai 2016 yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proporsi dewan komisaris independen, ukuran perusahaan, dan profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Komite audit, ukuran dewan komisaris, leverage, pertumbuhan perusahaan, dan kebijakan dividen tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan.

Proporsi dewan komisaris independen, ukuran perusahaan, dan profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan.Komite audit, ukuran dewan komisaris, leverage, serta pertumbuhan perusahaan dan kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor-faktor tertentu dalam tata kelola perusahaan dan kinerja keuangan lebih signifikan dalam menentukan nilai perusahaan dibandingkan variabel lainnya.

Pertama, perlu penelitian lebih lanjut mengenai peran spesifik komite audit dalam perusahaan yang berbeda sektor industri, apakah efektivitasnya bervariasi tergantung pada kompleksitas operasional perusahaan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana struktur kepemilikan mayoritas memengaruhi hubungan antara kebijakan dividen dan nilai perusahaan, mengingat mayoritas saham dikuasai kelompok tertentu yang mungkin mengubah respons pasar terhadap dividen. Ketiga, perlu diteliti pengaruh jangka panjang dari pertumbuhan perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan membandingkan perusahaan yang sedang berkembang pesat versus yang stabil, karena investor mungkin memiliki preferensi berbeda terhadap risiko dan return di kedua jenis perusahaan tersebut. Studi-studi ini dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai dinamika nilai perusahaan di luar faktor-faktor konvensional. Penelitian juga hendaknya mempertimbangkan variabel moderasi seperti kepemilikan institusional atau transparansi laporan keuangan. Pendekatan kualitatif seperti studi kasus dapat melengkapi analisis kuantitatif sebelumnya. Fokus pada perusahaan yang mengalami transformasi digital juga relevan mengingat perubahan lingkungan bisnis. Data longitudinal bisa digunakan untuk melihat evolusi pengaruh variabel-variabel tersebut. Selain itu, memasukkan aspek environmental, social, and governance (ESG) sebagai variabel tambahan dapat menambah kedalaman analisis. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi kebijakan tata kelola perusahaan yang lebih komprehensif dan adaptif.

  1. #nilai perusahaan#nilai perusahaan
  2. #dewan komisaris#dewan komisaris
Read online
File size119.15 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2nx
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test