UCYUCY
Academy of Education JournalAcademy of Education JournalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). pengaruh kecerdasan intelektual terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan, 2). pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan, 3). pengaruh kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan dan 4). pengaruh kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual secara simultan terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri atas 11 Sekolah Menengah Atas Negeri dengan jumlah 8.073 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling atau acak sederhana. Dari 11 Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Yogyakarta diambil sampel 367 siswa, dengan ketentuan setiap Sekolah Menengah Atas Negeri terkait yang dijadikan sampel adalah siswa kelas X dan siswa kelas XI. Data kecerdasan intelektual dan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan diperoleh dari dokumen, data kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi sederhana dan regresi linier berganda.
Terdapat pengaruh positif dan signifikan kecerdasan intelektual terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan.Terdapat pengaruh positif tapi tidak signifikan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan.Secara simultan, kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji faktor lain yang memengaruhi prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan, seperti lingkungan keluarga atau metode pembelajaran. Selain itu, perlu dilakukan studi longitudinal untuk melihat perubahan pengaruh kecerdasan emosional dan spiritual seiring pertumbuhan siswa. Penelitian juga bisa fokus pada integrasi pendekatan multiaspek (intelektual, emosional, spiritual) dalam desain kurikulum mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
| File size | 1.13 MB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
EDUPARTNERPUBLISHINGEDUPARTNERPUBLISHING In the present study, however, low self-efficacy students for practice-based mentoring microteaching show significantly greater extrinsic motivation thanIn the present study, however, low self-efficacy students for practice-based mentoring microteaching show significantly greater extrinsic motivation than
EUREKAEUREKA Findings revealed that the experimental class demonstrated a significant improvement, with average scores increasing from 70 to 75.65, while the controlFindings revealed that the experimental class demonstrated a significant improvement, with average scores increasing from 70 to 75.65, while the control
USNSJUSNSJ Proses pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas, mengikuti proyek yang disiapkan oleh guru, sehingga membuat siswaProses pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas, mengikuti proyek yang disiapkan oleh guru, sehingga membuat siswa
UNISSULAUNISSULA Penelitian ini secara komprehensif mengkaji dinamika interaksi dan motivasi belajar Matematika pada siswa kelas 3 MSI 05 Sampangan, Pekalongan, melaluiPenelitian ini secara komprehensif mengkaji dinamika interaksi dan motivasi belajar Matematika pada siswa kelas 3 MSI 05 Sampangan, Pekalongan, melalui
UNISSULAUNISSULA Keterampilan sosial-emosional guru berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar kondusif dan menanamkan nilai-nilai karakter. Guru juga dituntutKeterampilan sosial-emosional guru berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar kondusif dan menanamkan nilai-nilai karakter. Guru juga dituntut
PRINPRIN Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara spiritualitas, sains, kepemimpinan kepala sekolah, partisipasi guru, dan konsep link & match antaraStudi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara spiritualitas, sains, kepemimpinan kepala sekolah, partisipasi guru, dan konsep link & match antara
YPIDATHUYPIDATHU Temuan menunjukkan bahwa lingkungan keluarga yang mendukung berkontribusi positif terhadap prestasi akademik dan aspirasi pendidikan siswa. PenelitianTemuan menunjukkan bahwa lingkungan keluarga yang mendukung berkontribusi positif terhadap prestasi akademik dan aspirasi pendidikan siswa. Penelitian
UNISMUHUNISMUH Data hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik menggunakanData hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik menggunakan
Useful /
UNIVMEDUNIVMED Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor prognostik utama yang memengaruhi kelangsungan hidup pada metastasis sinkron (SM) dan metastasisTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor prognostik utama yang memengaruhi kelangsungan hidup pada metastasis sinkron (SM) dan metastasis
UNISBAUNISBA Pemahaman masyarakat terhadap Hak Cipta dan Hak Terkait yang merupakan bagian dari Hak Atas Kekayaan Intelektual dirasa masih kurang, sehingga terkadangPemahaman masyarakat terhadap Hak Cipta dan Hak Terkait yang merupakan bagian dari Hak Atas Kekayaan Intelektual dirasa masih kurang, sehingga terkadang
UNISBAUNISBA Pada tahun 2004 dikeluarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakanPada tahun 2004 dikeluarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan
UNISBAUNISBA Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran dewasa ini sangat berkembang, termasuk terapi transplantasi sel punca sebagai harapan baru untuk mengobatiKemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran dewasa ini sangat berkembang, termasuk terapi transplantasi sel punca sebagai harapan baru untuk mengobati