UNISBAUNISBA
Aktualita : Jurnal HukumAktualita : Jurnal HukumBerdasarkan Pasal 20 ayat (1) Undang-Undang Kesehatan No. 36 Tahun 2009, pemerintah bertanggung jawab atas pelaksanaan jaminan kesehatan masyarakat melalui sistem jaminan sosial nasional bagi upaya kesehatan perorangan. Untuk dapat memenuhi kewajibannya, Pemerintah Indonesia menyelenggarakan jaminan sosial di bidang kesehatan. Pada tahun 2004 dikeluarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, implementasinya telah dimulai sejak 1 Januari 2014. Salah satu permasalahan yang timbul dengan menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional adalah permasalahan pertanggungjawaban hukum BPJS atas buruknya pengelolaan program kualitas layanan kesehatan yang diimplementasikan pada rumah sakit menjadi suatu hal yang terpisah dengan teori pertanggungjawaban hukum. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk menentukan apakah BPJS dapat mempertanggungjawabkan secara hukum atas buruknya kualitas pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh rumah sakit kepada pasien.
Bentuk dan aspek pertanggungjawaban Hukum BPJS digunakan teori Rechtmatigheid dan Doelmatigheid, unsur perbuatan melawan hukum BPJS bisa ditentukan oleh Pengukuran dan evaluasi kualitas pelayanan kesehatan BPJS dengan menggunakan indicator perjanjian kredensialing dan unsure kerugian yang diderita Rumah sakit dan pasien, kerugian yang diderita rumah sakit dapat berupa buruknya pengelolaan program yang diterapkan BPJS pada rumah sakit, sedangkan kerugian pasien dapat berupa kerugian materil atau imateril atas kualitas pelayanan rumah sakit.Jadi dalam satu peristiwa hukum perjanjian, terdapat hubungan yaitu antara BPJS, rumah sakit dan pasien, namun banyak regulasi yang mengarahkan penyelesaian sengketa pada segi akuntabilitas GCG saja, tidak melindungi hak pasien dan keluarga jika terjadi kerugian yang diderita pasien.
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan BPJS terhadap pasien peserta BPJS, disarankan agar BPJS melakukan proses kredensialing sebelum bekerja sama dengan Fasilitas Kesehatan. Kredensialing ini merupakan proses evaluasi oleh BPJS Kesehatan terhadap Fasilitas Kesehatan yang bersangkutan untuk menentukan apakah Fasilitas Kesehatan diberi kewenangan untuk menjadi Fasilitas yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan kepada Peserta BPJS Kesehatan untuk suatu periode tertentu. Tujuan dari proses kredensialing ini adalah untuk mengetahui kapasitas dan kualitas fasilitas kesehatan yang akan bekerjasama dengan BPJS sehingga tujuan peserta dapat dilayani dan pembangunan kesehatan dapat tercapai.
| File size | 463.21 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
MANDALANURSAMANDALANURSA The study population included all pharmacy personnel and BPJS outpatient prescriptions. The quantitative phase involved five pharmacy staff selected throughThe study population included all pharmacy personnel and BPJS outpatient prescriptions. The quantitative phase involved five pharmacy staff selected through
UNIMMANUNIMMAN Metode pengujian antibakteri yang digunakan adalah metode difusi sumuran. Hasil penelitian daun sirih hijau asal Telaga Nipa mengandung senyawa tanin,Metode pengujian antibakteri yang digunakan adalah metode difusi sumuran. Hasil penelitian daun sirih hijau asal Telaga Nipa mengandung senyawa tanin,
ILMUBERSAMAILMUBERSAMA Data mining adalah teknik untuk mengolah data agar dapat menemukan pola tersembunyi. Metode K-Means merupakan metode yang digunakan untuk proses klasterisasiData mining adalah teknik untuk mengolah data agar dapat menemukan pola tersembunyi. Metode K-Means merupakan metode yang digunakan untuk proses klasterisasi
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Latar Belakang: Kepatuhan pengisian Surgical Safety Checklist (SSC) merupakan komponen penting dalam upaya peningkatan keselamatan pasien di ruang bedah.Latar Belakang: Kepatuhan pengisian Surgical Safety Checklist (SSC) merupakan komponen penting dalam upaya peningkatan keselamatan pasien di ruang bedah.
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Berdasarkan hasil yang didapatkan dari karya ilmiah ini terkait dengan pelaksanaan pencegahan risiko jatuh pada Ny. M di Rumah Sakit yaitu Peran perawatBerdasarkan hasil yang didapatkan dari karya ilmiah ini terkait dengan pelaksanaan pencegahan risiko jatuh pada Ny. M di Rumah Sakit yaitu Peran perawat
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Latar Belakang: Kegawatdaruratan dapat terjadi tidak hanya pada pasien masuk rumah sakit, tetapi juga terjadi pada saat pasien dirawat. Strategi yang dapatLatar Belakang: Kegawatdaruratan dapat terjadi tidak hanya pada pasien masuk rumah sakit, tetapi juga terjadi pada saat pasien dirawat. Strategi yang dapat
UNIMMANUNIMMAN Sediaan krim ekstrak etanol buah pala (Myristica fragrans) dengan menggunakan perbandingan basis vaselin album F1 (10%), F2 (15%) dan F3 (20%) memilikiSediaan krim ekstrak etanol buah pala (Myristica fragrans) dengan menggunakan perbandingan basis vaselin album F1 (10%), F2 (15%) dan F3 (20%) memiliki
UNIMMANUNIMMAN Pengujian yang diperoleh menunjukan bahwa ekstrak etanol 96% daun kemangi (Ocimum sanctum L) tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri StaphylococcusPengujian yang diperoleh menunjukan bahwa ekstrak etanol 96% daun kemangi (Ocimum sanctum L) tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus
Useful /
MANDALANURSAMANDALANURSA Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan pasien. Selain itu, kualitas SDM secaraHasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan pasien. Selain itu, kualitas SDM secara
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Bagi siswa- siswi menengah sekolah alam sriwijaya menambah pengetahuan mereka dalam bidang keilmuan yang akan menunjang kegiatan magang di perusahaan-perusahaanBagi siswa- siswi menengah sekolah alam sriwijaya menambah pengetahuan mereka dalam bidang keilmuan yang akan menunjang kegiatan magang di perusahaan-perusahaan
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Kegiatan pengabdian masyarakat di SD GMIT Baumata Kabupaten Kupang dapat disimpulkan sebagai berikut. Sebanyak 100% anak usia 6-8 tahun telah mendapatkanKegiatan pengabdian masyarakat di SD GMIT Baumata Kabupaten Kupang dapat disimpulkan sebagai berikut. Sebanyak 100% anak usia 6-8 tahun telah mendapatkan
SESKOAU MILSESKOAU MIL Terdapat perbedaan adversity quotient dan resilience berdasarkan tingkat kepangkatan, di mana tingkat I dan IV lebih tinggi dari pada tingkat II dan tingkatTerdapat perbedaan adversity quotient dan resilience berdasarkan tingkat kepangkatan, di mana tingkat I dan IV lebih tinggi dari pada tingkat II dan tingkat