EUREKAEUREKA
IJOLEH : International Journal of Education and HumanitiesIJOLEH : International Journal of Education and HumanitiesThis study investigated the integration of Artificial Intelligence (AI), particularly ChatGPT version 4o, in improving students speaking ability at the second grade of SMKN 1 Bulukumba. Employing a quasi-experimental design, 34 students were divided into an experimental class and a control class, each consisting of 17 students. The experimental class received speaking instruction through a blended learning model integrating ChatGPT, while the control class was taught using traditional methods. Data were collected using pre-tests and post-tests measuring five components of speaking: pronunciation, grammar, fluency, vocabulary, and comprehension. Findings revealed that the experimental class demonstrated a significant improvement, with average scores increasing from 70 to 75.65, while the control class showed minimal change (from 67 to 67.76). Statistical analysis using an independent samples t-test showed a significant difference (p = 0.001), and the effect size (Cohens d = 1.25) indicated a strong effect. These findings suggest that integrating ChatGPT enhances students speaking ability, providing personalized and interactive learning, support potential of AI particularly in improving students grammar, fluency, vocabulary, pronunciation, and comprehension.
Dalam kesimpulan, penelitian ini mengungkapkan peningkatan yang signifikan dan positif dalam kemampuan berbicara siswa kelas sebelas jurusan akuntansi di SMKN 1 Bulukumba.Peningkatan terlihat di semua lima komponen kemampuan berbicara yang dinilai.Tata bahasa mencapai peningkatan tertinggi, diikuti oleh pengucapan, pemahaman, kelancaran, dan kosakata.Hasil ini mencerminkan perkembangan yang seimbang, yang menunjukkan bahwa fitur interaktif ChatGPT-4o, umpan balik secara real-time, dan mode percakapan berbasis suara secara efektif mengatasi berbagai aspek kompetensi berbicara.Integrasi menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan menarik di mana siswa dapat berlatih dan menyempurnakan keterampilan berbicara mereka di luar batasan metode tradisional.Pendekatan ini meningkatkan akurasi tata bahasa, artikulasi, kelancaran, pilihan kata, dan pemahaman, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan kepercayaan diri dan kompetensi komunikatif.
Berdasarkan latar belakang, metode penelitian, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak penggunaan ChatGPT terhadap motivasi belajar siswa dalam konteks pembelajaran berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi siswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam meningkatkan minat dan semangat belajar mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran berbicara bahasa Inggris yang terintegrasi dengan ChatGPT, dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan siswa yang beragam. Model ini dapat dirancang untuk memberikan umpan balik yang dipersonalisasi, latihan yang adaptif, dan kesempatan interaksi yang relevan dengan konteks kehidupan nyata. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas penggunaan ChatGPT dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan berbagai tingkat kemampuan bahasa Inggris. Penelitian ini dapat membandingkan hasil belajar siswa dengan tingkat kemampuan bahasa Inggris yang berbeda, untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran yang paling efektif untuk setiap kelompok siswa.
- Pelatihan Keterampilan Menulis dalam Korespondensi Berbahasa Inggris, Menerjemahkan serta Keterampilan... doi.org/10.31334/jks.v2i2.733Pelatihan Keterampilan Menulis dalam Korespondensi Berbahasa Inggris Menerjemahkan serta Keterampilan doi 10 31334 jks v2i2 733
- Pemanfaatan Penggunaan Chat GPT Dalam Meningkatkan Kemampuan Pengajaran Bahasa Inggris | Center of Knowledge... doi.org/10.51178/cok.v3i2.1669Pemanfaatan Penggunaan Chat GPT Dalam Meningkatkan Kemampuan Pengajaran Bahasa Inggris Center of Knowledge doi 10 51178 cok v3i2 1669
- Leveraging Artificial Intelligence (AI): Chat GPT for Effective English Language Learning among Thai... ccsenet.org/journal/index.php/elt/article/view/0/49421Leveraging Artificial Intelligence AI Chat GPT for Effective English Language Learning among Thai ccsenet journal index php elt article view 0 49421
| File size | 615.81 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
SERAMBISERAMBI Penelitian ini menyarankan para pemimpin pendidikan dan pengembang kurikulum untuk memprioritaskan manajemen berorientasi nilai demi pelaksanaan berkelanjutanPenelitian ini menyarankan para pemimpin pendidikan dan pengembang kurikulum untuk memprioritaskan manajemen berorientasi nilai demi pelaksanaan berkelanjutan
OJSOJS Berdasarkan temuan Penelitian Tindakan Kelas ini, dapat disimpulkan bahwa implementasi kegiatan penulisan manual terstruktur secara signifikan meningkatkanBerdasarkan temuan Penelitian Tindakan Kelas ini, dapat disimpulkan bahwa implementasi kegiatan penulisan manual terstruktur secara signifikan meningkatkan
OJSOJS Maria Assumpta Kupang melalui penerapan model pembelajaran mandiri. Pembelajaran mandiri memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilanMaria Assumpta Kupang melalui penerapan model pembelajaran mandiri. Pembelajaran mandiri memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan
UNDHARIUNDHARI Selain itu, penjelasan materi dilakukan secara teratur, misalnya dengan menghafal 10 kosakata baru per minggu, yang masih sesuai dengan konten terkaitSelain itu, penjelasan materi dilakukan secara teratur, misalnya dengan menghafal 10 kosakata baru per minggu, yang masih sesuai dengan konten terkait
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pendidikan berfungsi sebagai tindakan konkret untuk memperbaiki kegiatan manusia supaya lebih baik, dengan adanya pendidikan, perlahan-lahan masalah yangPendidikan berfungsi sebagai tindakan konkret untuk memperbaiki kegiatan manusia supaya lebih baik, dengan adanya pendidikan, perlahan-lahan masalah yang
UNIKSUNIKS Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum PAI yang inovatif perlu mempertimbangkan pendekatan yang kontekstual, integratif, dan berorientasiHasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum PAI yang inovatif perlu mempertimbangkan pendekatan yang kontekstual, integratif, dan berorientasi
UNISUNIS Populasi penelitian ini adalah siswa kelas sebelas SMAN 12 Kabupaten Tangerang. Sampel diambil menggunakan total sampling. Jumlah sampel adalah 35 siswa.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas sebelas SMAN 12 Kabupaten Tangerang. Sampel diambil menggunakan total sampling. Jumlah sampel adalah 35 siswa.
JPTAMJPTAM Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dan regeresi berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang sinifikanTeknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dan regeresi berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang sinifikan
Useful /
STIKKENDALSTIKKENDAL Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, memperbaiki suasana kelas, serta meningkatkan pemahamanHasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, memperbaiki suasana kelas, serta meningkatkan pemahaman
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Anak dengan hambatan emosi dan perilaku pada umumnya mengalami hambatan seperti cenderung tegang, suka menyendiri, kurang percaya diri, pendiam, gampangAnak dengan hambatan emosi dan perilaku pada umumnya mengalami hambatan seperti cenderung tegang, suka menyendiri, kurang percaya diri, pendiam, gampang
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil identifikasi dan asesmen yang peneliti lakukan didasari oleh instrumen identifikasi anak berkebutuhan khusus dan asesmen berhitung. Tujuan penelitianHasil identifikasi dan asesmen yang peneliti lakukan didasari oleh instrumen identifikasi anak berkebutuhan khusus dan asesmen berhitung. Tujuan penelitian
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda, lembar observasi, dan dokumentasi. AnalisisSampel dalam penelitian ini berjumlah 18 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis