UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tema dan nilai-nilai kehidupan dalam lakon Sugawara Denju Tenarai Kagami. Metode deskriptif digunakan untuk menganalisis kutipan dialog yang diperoleh dari korpus berbentuk lakon. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga aspek naratif yang dikemukakan oleh Tzvetan Todorov, yang meliputi pembahasan aspek sintaksis, semantik, dan pragmatik. Penelitian ini menemukan bahwa konsep kesetiaan dan pengabdian dalam konteks hubungan atasan dan bawahan menjadi tema utama dalam lakon ini. Penggambaran konsep kesetiaan dan pengabdian melalui perilaku dan ujaran para tokoh dalam lakon ini didasarkan pada kesadaran dan rasa terima kasih atas budi baik atau jasa yang pernah mereka terima dari pemberi budi. Nilai kebaikan yang tertinggi dalam konsep moral orang Jepang tergambar pada pemenuhan kewajiban-kewajiban yang mereka emban. Konsep ini pulalah yang mengatur hubungan antar individu pada masyarakat Jepang. Nilai-nilai kehidupan yang tergambar dalam lakon ini meliputi pemenuhan tanggung jawab, kesungguhan dalam menjalankan kewajiban, dan kehormatan diri.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa tema utama dalam lakon Sugawara Denju Tenarai Kagami adalah kesetiaan dan pengabdian, yang tercermin dalam perilaku dan ucapan para tokoh.Konsep ini didasarkan pada rasa terima kasih dan kesadaran akan budi baik yang pernah diterima.Nilai-nilai kehidupan yang menonjol dalam lakon ini adalah tanggung jawab, kesungguhan, dan kehormatan diri, yang menjadi landasan moral dalam masyarakat Jepang.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam representasi konsep giri dan on dalam lakon-lakon bunraku lainnya, untuk memahami variasi dan evolusi nilai-nilai tersebut dalam konteks sejarah dan sosial yang berbeda. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan representasi kesetiaan dan pengabdian dalam Sugawara Denju Tenarai Kagami dengan karya-karya sastra Jepang lainnya dari periode yang sama atau berbeda, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam penggambaran nilai-nilai tersebut. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada dampak lakon ini terhadap pembentukan identitas dan moralitas masyarakat Jepang, dengan menganalisis bagaimana tema-tema dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya telah diinternalisasi dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan sosiologi sastra atau studi budaya untuk menggali lebih dalam hubungan antara teks sastra dan konteks sosialnya. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif tentang relevansi dan signifikansi lakon Sugawara Denju Tenarai Kagami dalam konteks budaya Jepang dapat dicapai.

Read online
File size327.74 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test