UNIRAYAUNIRAYA

Jurnal Panah HukumJurnal Panah Hukum

Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang hidup berinteraksi satu sama lain. Manusia membutuhkan orang lain untuk hidup bersama, dan keluarga merupakan bentuk terkecil dari kehidupan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana . Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum sosiologis, yaitu penelitian hukum berupa studi empiris untuk menemukan penerapan dan kebenaran hukum di masyarakat. Jenis pendekatan yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan data awal sebagai perbandingan, dan teknik pengumpulan data adalah studi pustaka. Analisis data penelitian ini adalah spesifikasi penelitian deskriptif yang bertujuan untuk melukiskan penelitian tentang sesuatu yang berlaku saat tertentu. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pembagian harta bersama dilaksanakan secara rata, adil, dan wajar, dengan masing-masing pihak mendapatkan setengah bagian. Kedua belah pihak harus menjalankan keputusan hukum adat secara sukarela, namun jika tidak puas dengan hasil putusan, mereka dapat mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri. Setelah pembagian harta selesai dilaksanakan, harta bersama menjadi sah dan berhak milik masing-masing pihak.

Berdasarkan temuan penelitian, mekanisme pembagian harta bersama di Desa Bawomataluo dilakukan berdasarkan hukum adat dengan mengutamakan keadilan dan kesepakatan.Pembagian harta dilakukan secara rata antara suami dan istri, dengan mempertimbangkan hak anak jika ada.Proses pembagian melibatkan mediasi oleh keluarga, tokoh adat, dan pemerintah desa, serta didasarkan pada bukti tertulis dan pengakuan.Dengan demikian, pembagian harta bersama menurut hukum adat di Desa Bawomataluo selaras dengan prinsip-prinsip keadilan dan kesepakatan bersama.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji lebih dalam mengenai implikasi sosial dan ekonomi dari pembagian harta bersama terhadap kesejahteraan mantan istri dan anak-anak mereka di Desa Bawomataluo. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas mediasi adat dalam menyelesaikan sengketa harta gono-gini, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan mediasi tersebut. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan antara hukum adat dan hukum positif dalam pembagian harta bersama, serta implikasinya terhadap kepastian hukum dan keadilan bagi kedua belah pihak. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan dan praktik hukum yang lebih baik dalam menyelesaikan permasalahan harta bersama pasca perceraian, khususnya di daerah-daerah yang masih kuat memegang tradisi adat.

  1. PUTUSAN PEMIDANAAN TINDAK PIDANA KEKERASAN YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT DAN MATINYA ORANG | Jurnal Panah... doi.org/10.57094/jph.v3i2.1930PUTUSAN PEMIDANAAN TINDAK PIDANA KEKERASAN YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT DAN MATINYA ORANG Jurnal Panah doi 10 57094 jph v3i2 1930
  2. DOI Name 10.5160 Values. doi name values index type timestamp data hs admin 19z handle na delete hdl... doi.org/10.5160DOI Name 10 5160 Values doi name values index type timestamp data hs admin 19z handle na delete hdl doi 10 5160
  3. KEKUATAN HUKUM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN RINGAN SECARA HUKUM ADAT | Jurnal Panah Hukum.... doi.org/10.57094/jph.v3i2.1474KEKUATAN HUKUM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN RINGAN SECARA HUKUM ADAT Jurnal Panah Hukum doi 10 57094 jph v3i2 1474
  4. PENJATUHAN HUKUMAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYELUDUPAN MANUSIA DI BAWAH ANCAMAN BATAS MINIMUM... doi.org/10.57094/jph.v3i2.1353PENJATUHAN HUKUMAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYELUDUPAN MANUSIA DI BAWAH ANCAMAN BATAS MINIMUM doi 10 57094 jph v3i2 1353
Read online
File size398 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test