ISI DPSISI DPS

Mudra Jurnal Seni BudayaMudra Jurnal Seni Budaya

Augmented reality technology or more popularly known as AR is a technology that implements interactive multimedia concepts. Augmented reality technology is a technology that combines the virtual world with the real world in real-time, through electronic devices such as cameras, sensors and software, augmented reality is able to display virtual objects in both 2D and 3D form in the real world. In this study, it focuses on analyzing the appearance of the interface design or the main menu application user interface by implementing augmented reality technology, with the name of the application, Augmented Reality Baleganjur. The user interface display on the main menu of the Baleganjur Augmented Reality application has design elements that can be translated with different meanings and understandings, depending on the users point of view. This is the basis of this research, where the appearance of the user interface design on the main menu of the Baleganjur Augmented Reality application has design elements that can lead to different interpretations of meaning and understanding. The purpose of this study is of course to reveal the meaning and understanding of the design elements in the user interface design display of the Baleganjur Augmented Reality application, by conducting an in-depth analysis using Paul Ricoeurs Hermeneutics. As for the results of this study, it can be concluded that researchers as hermeneutics have an important role in interpreting and offering solutions, which can later be used as a reference for repairing or perfecting design elements in the application user interface, so that these design elements can convey meaning and understanding in a comprehensive and detailed manner to users.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai elemen desain antarmuka pengguna untuk menu utama aplikasi Augmented Reality Baleganjur, peneliti berhasil mengungkap makna dan pemahaman yang tersimpan dalam elemen desain tersebut.Studi ini menunjukkan bahwa elemen desain dalam Aplikasi Augmented Reality Baleganjur bertujuan agar pengguna dapat memahami secara jelas dan rinci mengenai implementasi teknologi augmented reality itu sendiri, namun terdapat beberapa informasi yang tidak tersampaikan dengan baik kepada pengguna, sehingga menyebabkan ketidakpastian dalam memahami elemen desain secara menyeluruh.Dalam analisis hermeneutika, baik dalam memahami makna, interpretasi, dan pemahaman pengalaman, peneliti memiliki peran penting dalam mengungkap makna dan pemahaman elemen desain dalam desain antarmuka pengguna aplikasi, baik dari sisi pembuat maupun dari sisi pengguna.Melalui hasil analisis hermeneutika Paul Ricoeur, dapat disimpulkan bahwa peneliti sebagai hermeneutika memiliki peran penting dalam menafsirkan dan menawarkan solusi, yang kemudian dapat digunakan sebagai referensi untuk perbaikan dan penyempurnaan elemen desain dalam antarmuka aplikasi, sehingga elemen desain tersebut dapat menyampaikan makna dan pemahaman secara komprehensif dan rinci kepada pengguna.

Berdasarkan latar belakang penelitian yang berfokus pada analisis hermeneutika desain antarmuka pengguna aplikasi Augmented Reality Baleganjur, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi bagaimana faktor budaya Bali, khususnya nilai-nilai tradisional yang terkandung dalam baleganjur, memengaruhi persepsi pengguna terhadap desain antarmuka aplikasi. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan partisipan dari berbagai latar belakang usia dan tingkat pendidikan untuk mengidentifikasi pola-pola interpretasi yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model desain antarmuka yang lebih adaptif dan personalisasi, yang mampu menyesuaikan tampilan dan fungsi aplikasi berdasarkan preferensi dan kebutuhan individu pengguna. Model ini dapat memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis perilaku pengguna dan memberikan rekomendasi desain yang relevan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknik visualisasi data yang inovatif untuk menyajikan informasi tentang baleganjur secara lebih menarik dan interaktif. Hal ini dapat melibatkan penggunaan animasi 3D, simulasi suara, atau elemen gamifikasi untuk meningkatkan keterlibatan pengguna dan memperdalam pemahaman mereka tentang tradisi baleganjur.

Read online
File size259.54 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test