JURNALWIDYALAKSMIJURNALWIDYALAKSMI

Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Teknologi Internet sangat bermanfaat dalam kehidupan sosial masyarakat, teknologi ini mendorong pertumbuhan konsep penyimpanan data dalam skala besar (big data) dan media penyimpanan data terintegrasi (data center) yang dapat diakses dari jarak jauh. Pemanfaatan teknologi internet dalam membantu unit‑unit produksi di desa adalah sebuah upaya yang sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang UMKM di era teknologi 4.0. Apalagi Bali dikenal dengan ketaatan masyarakat terhadap adat, tentu akan sangat baik apabila pemerintahan adat dapat menjadi poros dalam menggerakkan ekonomi desa melalui berbasis teknologi internet. Hal ini yang mendorong tim pengabdi untuk membuat sebuah model pemasaran e‑commerce berbasis mobile yang diberi nama aplikasi SukmaBali. Ujicoba penerapan aplikasi ini dilakukan serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di desa Baler Bale Agung, Kabupaten Negara, Bali. Dari pelaksanaan ujicoba selama tiga bulan didapatkan kesimpulan bahwa masyarakat desa Baler Bale Agung sudah dapat memahami tatacara penggunaan aplikasi dan serasa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah metode penjualan produk‑produk mereka secara online.

Kegiatan pengabdian penerapan aplikasi SukmaBali di desa Baler Bale Agung berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan aplikasi e‑commerce dan meningkatkan aktivitas penjualan online.Penerimaan dari perangkat desa, adat, karang taruna, dan UMKM sangat baik, sehingga aplikasi dapat berkontribusi pada pengembangan ekonomi desa.Secara keseluruhan, program ini terbukti bermanfaat dan mencapai tujuan memperkenalkan inovasi digital kepada masyarakat.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan aplikasi SukmaBali terhadap pendapatan dan kesejahteraan ekonomi rumah tangga di desa adat, dengan pendekatan studi longitudinal selama dua sampai tiga tahun. Selain itu, studi komparatif antara desa yang mengadopsi model e‑commerce berbasis wilayah (seperti SukmaBali) dengan desa yang menggunakan platform e‑commerce umum dapat mengidentifikasi keunggulan serta tantangan spesifik terkait integrasi nilai adat dalam transaksi digital. Selanjutnya, penelitian eksperimental mengenai optimalisasi fitur edukasi digital dalam aplikasi, misalnya modul pelatihan interaktif bagi pedagang UMKM, dapat mengukur peningkatan kompetensi digital dan adopsi teknologi secara lebih efektif, serta memberikan rekomendasi desain antarmuka yang lebih inklusif bagi pengguna dengan tingkat literasi teknologi rendah.

Read online
File size446.05 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test