IDFOSIDFOS

SERUNAISERUNAI

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) serta bentuk-bentuknya di Kabupaten Bojonegoro, mengidentifikasi permasalahan, peluang, dan kendala dalam mewujudkan CSR di Kabupaten Bojonegoro, serta merumuskan strategi pengembangan model CSR paling ideal untuk diterapkan di masa depan. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pola implementasi CSR meliputi: Kemitraan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Filantropi (Charity). Kapasitas kegiatan CSR mencakup jumlah dana, jumlah penerima manfaat, dan karakteristik penerima manfaat. Pada tahun 2014, total dana CSR yang disalurkan adalah Rp 30.257.550.000. Jumlah penerima manfaat individu sebanyak 2.730 orang, sementara penerima manfaat dalam bentuk kelompok berjumlah 55 kelompok, dan dalam bentuk organisasi 170 organisasi. Sebanyak 112 desa menjadi penerima manfaat CSR. Kapabilitas implementasi CSR meliputi: pelaksanaan program telah sesuai dengan tujuan saat direncanakan, sebagaimana dinyatakan oleh 84% perusahaan. Namun, di sektor transparansi, program CSR belum dilaksanakan secara optimal, disetujui oleh 76% perusahaan responden. Tingkat partisipasi masyarakat dalam implementasi CSR masih rendah, menurut 70% perusahaan. Keberlanjutan program CSR juga belum berjalan optimal, ditandai dengan tingkat kesesuaian program yang masih kurang tepat. Sinergi antara perusahaan dan pemerintah belum berjalan lancar, dengan hanya 68% perusahaan menyatakan kesesuaian.

Implementasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) di Kabupaten Bojonegoro menggunakan tiga strategi utama.pelaksanaan mandiri, kerja sama dengan pemerintah, dan kolaborasi dengan pihak swasta (LSM, universitas, vendor), didasari oleh tanggung jawab sosial, moral, kepatuhan hukum, citra perusahaan, dan pengamanan aset.Meskipun program mencakup pengembangan usaha ekonomi produktif dan pembangunan sosial masyarakat melalui pola kemitraan, pemberdayaan, dan filantropi, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan dalam optimalisasi mekanisme identifikasi, perencanaan, pemantauan, dan evaluasi, dengan hanya sebagian kecil perusahaan yang menerapkan seluruh mekanisme tersebut.Selain itu, transparansi, partisipasi masyarakat, keberlanjutan, dan sinergi dengan pemerintah dalam program CSR masih perlu ditingkatkan agar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Mengingat adanya kesenjangan dalam partisipasi masyarakat, transparansi, keberlanjutan program, dan sinergi antara perusahaan dan pemerintah dalam implementasi CSR di Bojonegoro, serta minimnya penelitian mengenai model CSR berbasis modal sosial, beberapa arah studi lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, bagaimana sebuah model kemitraan CSR yang secara holistik mengintegrasikan modal sosial masyarakat lokal, seperti kepercayaan dan jaringan informal, dapat dirancang dan diimplementasikan untuk secara signifikan meningkatkan partisipasi masyarakat dan keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi di sektor kunci seperti pertanian atau perikanan di Bojonegoro? Penelitian ini dapat menyelidiki dampak langsung dari penguatan modal sosial terhadap kemandirian ekonomi penerima manfaat, melampaui pendekatan bantuan charity. Kedua, untuk mengatasi masalah transparansi dan sinergi yang belum optimal, bagaimana sistem tata kelola CSR berbasis teknologi digital yang melibatkan multi-stakeholder (perusahaan, pemerintah daerah, dan perwakilan masyarakat) dapat dikembangkan dan diimplementasikan untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi dalam penyaluran dana serta pelaporan program di Kabupaten Bojonegoro? Ini bisa mencakup perancangan platform digital atau aplikasi khusus. Ketiga, untuk mengubah persepsi masyarakat yang cenderung pragmatis terhadap CSR, bagaimana pendekatan edukasi dan fasilitasi partisipatif dapat diterapkan secara efektif untuk menggeser pandangan masyarakat dari hanya mengharapkan bantuan tunai menuju keterlibatan aktif dalam perencanaan dan pengelolaan program pemberdayaan jangka panjang? Penelitian ini akan membantu mengidentifikasi strategi terbaik untuk membangun kapasitas dan mendorong perubahan pola pikir demi dampak sosial-ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Read online
File size1.29 MB
Pages33
DMCAReport

Related /

ads-block-test