UPI YAIUPI YAI
Contiguity: Jurnal PsikologiContiguity: Jurnal PsikologiSelama menjalani kehidupan di lapas penerima manfaat memiliki hubungan interpersonal yang kurang baik, kurang beradaptasi, tidak dapat mengendalikan diri sehingga kurang dapat mengontrol emosinya. Hal tersebut diakibatkan karena penerima manfaat kurang dapat meregulasi emosi pada dirinya. Regulasi emosi adalah kemampuan dalam mengontrol dan menyesuaikan emosi terhadap suatu keadaan atau pengalaman yang dialami oleh seseorang secara sadar atau tidak sadar. Kemampuan tersebut seperti mengatur perasaan, kognisi yang berhubungan dengan emosi dan reaksi yang berhubungan dengan emosi sehingga yang dirasakan tidak meluap secara berlebihan. Untuk mengatasi regulasi emosi yang dialami oleh penerima manfaat dibantu menggunakan terapi realitas dengan teknik WDEP yang dilakukan sebanyak 10 sesi. Hasil pengurukuran regulasi emosi menggunakan skala Difficulties in Emotion Regulation Scale (DERS) dalam bentuk pre-test dan post-test sehingga menghasilkan temuan adanya peningkatan regulasi emosi yang baik oleh penerima manfaat sebesar 50% dari kategori rendah menjadi sedang.
Pre-test menunjukkan rata-rata skor regulasi emosi rendah (40) pada lima klien, yang ditandai dengan emosi labil, mudah marah, dan kesulitan bersosialisasi.Setelah intervensi terapi realitas dengan teknik WDEP, post-test menunjukkan peningkatan skor menjadi 61, menandakan regulasi emosi tinggi dengan perilaku lebih stabil, sabar, sopan, dan mampu bersosialisasi.Dengan demikian, terapi WDEP meningkatkan regulasi emosi sebesar 50% pada penerima manfaat di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efek jangka panjang terapi realitas dengan teknik WDEP terhadap regulasi emosi pada penerima manfaat, misalnya dengan melakukan pengukuran kembali setelah enam bulan atau satu tahun pasca intervensi untuk menilai keberlanjutan perubahan. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan antara teknik WDEP dan pendekatan terapi lain seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam konteks lembaga pemasyarakatan, baik pada populasi perempuan maupun laki-laki, untuk menentukan keefektivitasan relatif masing-masing metode. Selanjutnya, eksplorasi penggunaan platform digital atau aplikasi seluler yang mengintegrasikan prinsip WDEP dapat menjadi alternatif penyampaian terapi yang lebih fleksibel, sehingga dapat memperluas jangkauan intervensi kepada narapidana yang memiliki keterbatasan akses langsung ke konselor.
| File size | 778.96 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa regulasi emosi pada WBP di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta menunjukkan gejala regulasi emosi yangBerdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa regulasi emosi pada WBP di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta menunjukkan gejala regulasi emosi yang
PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA Teknik sampling yang digunakan adalah sampling purposif, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. SampelTeknik sampling yang digunakan adalah sampling purposif, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Sampel
STIESIASTIESIA Kedua, meskipun pengetahuan hijau adalah pemahaman individu tentang masalah lingkungan dan produk ramah lingkungan, seperti pengetahuan, tidak secara otomatisKedua, meskipun pengetahuan hijau adalah pemahaman individu tentang masalah lingkungan dan produk ramah lingkungan, seperti pengetahuan, tidak secara otomatis
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Hasil yang ditemukan bahwa SEKAMI memainkan peran penting dalam membentuk spiritualitas generasi alpha di era digital. Melalui kegiatan kerohanian danHasil yang ditemukan bahwa SEKAMI memainkan peran penting dalam membentuk spiritualitas generasi alpha di era digital. Melalui kegiatan kerohanian dan
UKINSTITUTEUKINSTITUTE Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan, kemudian dianalisis tematis menggunakan kerangka Braun dan Clarke. Hasil studiData dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan, kemudian dianalisis tematis menggunakan kerangka Braun dan Clarke. Hasil studi
UNDARISUNDARIS Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang di olah dengan aplikasi SPSS versi 25. Metode analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalahTeknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang di olah dengan aplikasi SPSS versi 25. Metode analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah
UNDARISUNDARIS Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif sebagai fasilitator dan teladan dalamAnalisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif sebagai fasilitator dan teladan dalam
UNJANIUNJANI Penggunaan teknologi big data dan analitik prediktif juga dapat mendukung penilaian risiko. Komunikasi yang efektif dengan publik sangat penting untukPenggunaan teknologi big data dan analitik prediktif juga dapat mendukung penilaian risiko. Komunikasi yang efektif dengan publik sangat penting untuk
Useful /
UNDARISUNDARIS PDRB memiliki pengaruh positif signifikan terhadap TPT dalam jangka panjang, juga tanpa hubungan kausalitas. Sementara itu, investasi menunjukkan pengaruhPDRB memiliki pengaruh positif signifikan terhadap TPT dalam jangka panjang, juga tanpa hubungan kausalitas. Sementara itu, investasi menunjukkan pengaruh
UNDARISUNDARIS Shopee, sebagai salah satu platform terkemuka, menunjukkan jumlah kunjungan tertinggi dan peningkatan pengguna yang pesat. Namun, meski unggul dari sisiShopee, sebagai salah satu platform terkemuka, menunjukkan jumlah kunjungan tertinggi dan peningkatan pengguna yang pesat. Namun, meski unggul dari sisi
UNDARISUNDARIS Pinnacle Apparels, dengan nilai koefisien korelasi berkisar antara 0,468 hingga 0,530 dan nilai regresi positif. Ketiga variabel tersebut secara simultanPinnacle Apparels, dengan nilai koefisien korelasi berkisar antara 0,468 hingga 0,530 dan nilai regresi positif. Ketiga variabel tersebut secara simultan
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Model Probing-Prompting dideskripsikan sebagai metode pembelajaran yang merangsang proses berpikir siswa melalui serangkaian pertanyaan yang mengarah padaModel Probing-Prompting dideskripsikan sebagai metode pembelajaran yang merangsang proses berpikir siswa melalui serangkaian pertanyaan yang mengarah pada