UKINSTITUTEUKINSTITUTE

Journal of Psychological PerspectiveJournal of Psychological Perspective

Sexual dating violence (SDV) adalah masalah kesehatan publik global yang mempengaruhi proporsi signifikan remaja, dengan tingkat prevalensi yang berkisar antara 20% hingga 50% di seluruh dunia. Dalam konteks Indonesia dan Asia Tenggara, pengungkapan kasus masih rendah akibat stigma dan hambatan budaya, meninggalkan banyak remaja dalam hubungan yang tidak aman. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana korban remaja SDV menavigasi resolusi konflik dalam hubungan intim mereka dan mengidentifikasi faktor-faktor psikologis, interpersonal, dan sosial yang mempengaruhi strategi mereka. Dengan menggunakan desain naratif instrumental kualitatif, lima peserta perempuan remaja berusia 15–22 tahun yang telah mengalami SDV dan menerima dukungan psikososial selama setidaknya satu tahun direkrut melalui sampling purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan, kemudian dianalisis tematis menggunakan kerangka Braun dan Clarke. Hasil studi mengungkapkan empat tema utama: (1) ketergantungan pada strategi penarikan diri sebagai strategi resolusi konflik yang paling sering digunakan, (2) perangkap ketergantungan emosi yang seimbang dengan pertumbuhan bertahap dalam kemampuan regulasi, (3) terlibat dalam konflik yang ditandai dengan siklus eskalasi dan gaslighting, dan (4) peran penting dukungan sosial dan emosi dalam resiliensi dan pemulihan. Studi ini menonjolkan bahwa resolusi konflik dalam konteks SDV lebih tentang kelangsungan hidup, kemampuan, dan martabat daripada perbaikan hubungan, menawarkan reframing teoretis dan implikasi praktis untuk intervensi yang sensitif terhadap trauma.

Studi ini menunjukkan bahwa strategi resolusi konflik remaja korban SDV tidak dapat dipahami melalui model konvensional yang mengasumsikan keamanan, kesalingan, dan keinginan bersama untuk kompromi.Strategi mereka, seperti penyelesaian masalah positif, terlibat dalam konflik, dan penarikan diri, direframe sebagai adaptasi untuk kelangsungan hidup dalam konteks yang ditandai dengan paksaan, manipulasi emosi, dan ketidakseimbangan kekuasaan.Temuan menunjukkan bahwa penarikan diri adalah strategi yang paling umum digunakan, bukan sebagai disengagement pasif, tetapi sebagai taktik untuk menurunkan konflik dan melindungi keselamatan emosi atau fisik.Dukungan sosial dan emosi terbukti menjadi faktor penentu dalam bagaimana peserta menavigasi konflik dan pulih dari pengalaman kekerasan.Studi ini berkontribusi pada teori dengan mereframe strategi resolusi konflik dalam konteks SDV, menantang aplikasi universal kerangka Kurdek (1998) dan menunjukkan bahwa strategi seperti penarikan diri dapat memiliki nilai adaptif dalam hubungan yang tidak aman.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana strategi resolusi konflik remaja korban SDV berubah seiring waktu, terutama setelah mereka menerima dukungan psikososial. Selain itu, penting untuk memahami perbedaan gender dalam strategi resolusi konflik, dengan memasukkan peserta laki-laki dan non-biner dalam studi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran keluarga dan hubungan romantis dalam membentuk tanggapan remaja terhadap konflik, terutama dalam konteks budaya dan sosial yang berbeda. Terakhir, studi kuantitatif dapat digabungkan dengan metode kualitatif untuk mengukur pola strategi konflik dan dampak psikologis secara lebih luas, memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang pengalaman remaja dalam menavigasi SDV.

  1. Efficacy of Interventions to Prevent Physical and Sexual Dating Violence Among Adolescents: A Systematic... doi.org/10.1001/jamapediatrics.2021.4829Efficacy of Interventions to Prevent Physical and Sexual Dating Violence Among Adolescents A Systematic doi 10 1001 jamapediatrics 2021 4829
  2. Emotion Regulation and Dating Violence On Students That Go Through Toxic Relationship | Young | Psychocentrum... journal.unindra.ac.id/index.php/pcr/article/view/893Emotion Regulation and Dating Violence On Students That Go Through Toxic Relationship Young Psychocentrum journal unindra ac index php pcr article view 893
  3. Diversity of Profiles and Coping Among Adolescent Girl Victims of Sexual Dating Violence: Journal of... doi.org/10.1080/10538712.2023.2195856Diversity of Profiles and Coping Among Adolescent Girl Victims of Sexual Dating Violence Journal of doi 10 1080 10538712 2023 2195856
  1. #regulasi emosi#regulasi emosi
  2. #resolusi konflik#resolusi konflik
Read online
File size282.05 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2ru
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test