UPHUPH

Artes Liberales: Journal of Humanities StudiesArtes Liberales: Journal of Humanities Studies

Tingkat kompetensi dan performansi seseorang dalam penggunaan bahasa menunjukkan kemampuannya memahami dan menggunakan bahasa sebagai sistem komunikasinya. Salah satu faktornya adalah kemampuan seseorang dalam mengenali jenis kata yang digunakan, khususnya penempatan jenis kata baku dan nonbaku. Demikian pula performansi dan kompetensi dalam mengenali dan menggunakan kata baku dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi dan performansi mahasiswa UPH khususnya dalam pengenalan dan penempatan jenis kata baku dan nonbaku. Penelitian ini menggunakan metode tes kompetensi bahasa melalui tes kata baku dan kata tidak baku. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa pengetahuan responden terhadap kategori kata baku dan tidak baku secara umum cukup baik. Dominasi pilihan jawaban yang sudah benar terdapat pada kata-kata analisis, apotek, sahur. Sementara itu, dominasi jawaban yang salah terdapat pada kata-kata marwah, sholat, hembusan, kadaluwarsa, dan contek. Solusi alternatif yang harus diberikan kepada responden antara lain terus mengingatkan dan mengoreksi kesalahan mahasiswa, sering menguji kemampuan kata baku dan tidak baku, dan semua dosen bertanggung jawab pada kesalahan penulisan mahasiswa sehingga terbiasa untuk melakukan hal yang benar.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan responden mahasiswa UPH terhadap pilihan kata baku dan tidak baku secara umum terlihat cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa responden yang kurang tepat dalam menentukan kategori kata yang baku dan tidak baku.Dominasi kata-kata yang sudah tepat dan salah menunjukkan bahwa pemahaman dan penerapan jenis kata baku dan tidak baku masih memerlukan peningkatan.Dengan demikian, mahasiswa UPH diharapkan dapat lebih aktif menggunakan KBBI, berpartisipasi dalam kuis, dan memperhatikan koreksi dosen untuk memantapkan pengetahuan mereka terhadap penggunaan kata baku dan tidak baku dalam konteks akademik dan non-akademik.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi kesalahan dalam penggunaan kata baku dan tidak baku pada mahasiswa UPH, seperti pengaruh bahasa daerah, gaya bahasa gaul, atau minimnya pemahaman tentang kaidah bahasa Indonesia. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan mengamati secara langsung bagaimana mahasiswa UPH menggunakan bahasa Indonesia dalam interaksi sehari-hari, baik secara lisan maupun tertulis, untuk mengidentifikasi pola-pola kesalahan yang umum terjadi. Ketiga, pengembangan media pembelajaran interaktif yang dapat membantu mahasiswa UPH untuk lebih memahami konsep dan penerapan kata baku dan tidak baku, misalnya melalui kuis daring, permainan bahasa, atau simulasi percakapan. Kombinasi dari ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang permasalahan penggunaan bahasa Indonesia pada mahasiswa UPH, serta menghasilkan solusi yang lebih efektif dan inovatif untuk meningkatkan kemampuan berbahasa mereka.

  1. #responden mahasiswa#responden mahasiswa
Read online
File size699.07 KB
Pages17
Short Linkhttps://juris.id/p-2xs
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test