JURNALWIDYALAKSMIJURNALWIDYALAKSMI

Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Nahdlatul Wathan adalah organisasi kemasyarakatan yang didirikan sebagai organisasi koordinasi, pengelolaan dan tanggung jawab Diniyah Islamiyah serta amal usaha lainnya yang didirikan dan dikelola oleh para abituren madrasah. Sebagai organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Wathan mempunyai struktur organisasi dari tingkat pusat sampai dengan tingkat ranting. Selama hayat berdirinya Nahdlatul Wathan penguatan sektor pendidikan sudah dilakukan mulai dari pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi. Bidang yang dikembangkan tidak hanya pendidikan dan ekonomi namun juga pengembangan teknologi informasi. Bentuk dukungan Nahdlatul Wathan dalam pengembangan teknologi informasi tidak hanya dalam pendidikan formal namun juga pendidikan non formal yang mengedepankan penguatan softskill. Salah satunya adalah dengan dukungan terhadap komunitas programming pondok pesantren Nahdlatul Wathan Anjani. Dengan mulainya semua tingkatan pada jenjang pendidikan berorientasi kepada perkembangan dan perubahan global, ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya maka penguasaan teknologi dan informasi menjadi penting karena setiap pihak yang terlibat di dalamnya dituntut mampu berpartisipasi secara aktif dan terus meningkatkan kemampuan berkompetisisi. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pelatihan guna meningkatkan kemampuan programming Python untuk data science bagi komunitas programming pondok pesantren Nahdlatul Wathan. Hasil pelatihan jika dihitung berdasarkan rasio peningkatan maka persentase peningkatan kualitas programming santri yang dihasilkan adalah 49.88%.

Dari pelatihan yang telah dijalankan, terdapat beberapa kesimpulan yang dapat diambil yaitu.1) Pelatihan programming sangat penting untuk dilakukan karena kebutuhan dengan kemampuan di bidang teknologi informasi yang kian tinggi.2) Kemampuan programming komunitas berbeda dengan pelajar atau mahasiswa, salah satu parameternya adalah kurangnya pemahaman peserta akan pentingnya algoritma dalam programming terutama programing untuk data science.3) Kemampuan pemrograman python sudah sangat baik dengan nilai rata-rata pemahaman variabel python pada saat pretest mencapai angka 75.2 yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta sudah memahani python dengan baik.4) Rata-rata nilai peserta sebelum dilakukan pelatihan adalah 47.5) Rata-rata nilai peserta setelah dilakukan pelatihan adalah 94.6) Rasio peningkatan maka persentase peningkatan kualitas programming peserta yang dihasilkan adalah 49.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya fasilitasi koneksi internet yang stabil bagi peserta pelatihan, mengingat koneksi internet merupakan elemen krusial dalam mengakses sumber daya pembelajaran online seperti Google Colaboratory. Kedua, menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi lain yang memiliki program studi terkait, seperti informatika atau komputer, untuk meningkatkan kualitas komunitas programming melalui transfer pengetahuan dan keahlian. Ketiga, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pembelajaran programming, termasuk pendekatan berbasis proyek dan pembelajaran kolaboratif, dalam meningkatkan kemampuan santri dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era digital.

  1. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo). integrasi budaya pendidikan politik dakwah nahdlatul wathan nw lombok... doi.org/10.21580/jsw.2018.2.2.2964JSW Jurnal Sosiologi Walisongo integrasi budaya pendidikan politik dakwah nahdlatul wathan nw lombok doi 10 21580 jsw 2018 2 2 2964
Read online
File size489.11 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test