RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER
Indonesian Journal of Health and MedicalIndonesian Journal of Health and MedicalAnak sekolah dasar memiliki masalah karies gigi karena kurangnya pengetahuan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Hal ini disebabkan karena kurangnya informasi tentang menjaga kesehatan gigi dan mulut. Dengan adanya media promosi sebagai alat bantu belajar bagi anak meningkatkan minat anak dalam menyimak edukasi kesehatan gigi, sehingga pengetahuan dapat meningkat. Tujuan: Menjelaskan berbagai macam media permainan tentang kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar ditinjau dari media permainan, dan menjelaskan peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak sekolah dasar. Metode: Penelitian ini menggunakan literature review yang diperoleh dari 3 database yaitu google scholar, sematic scholar, dan wiley diterbitkan 5 tahun terakhir didapatkan sebanyak10 artikel. Hasil: Berbagai macam media promosi yang digunakan pada anak sekolah dasar seperti: media lihat (permainan kartu, ular tangga, dan monopoli,) dan media lihat dengar (smart dental box). Dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak sekolah dasar.
Berdasarkan hasil Literature review diperoleh 10 artikel tentang peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak sekolah dasar, tentang beberapa media permainan yaitu media lihat (visual aids) terdiri dari permainan kartu, ular tangga, monopoli, dan media lihat dengar (audio visual aids) smart dental box.Dari hasil review didapatkan bahwa semua media permainan yang digunakan dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak sekolah dasar.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai efektivitas media permainan dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak sekolah dasar. Pertama, penelitian perlu dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai jenis media permainan secara langsung, seperti monopoli, ular tangga, kartu, dan smart dental box, untuk mengidentifikasi jenis permainan yang paling menarik dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku anak. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan media permainan yang lebih interaktif dan personalisasi, dengan mempertimbangkan usia, tingkat pendidikan, dan preferensi belajar anak. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti aplikasi mobile atau game berbasis web, yang memungkinkan penyesuaian konten dan tingkat kesulitan sesuai dengan kebutuhan individu. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran orang tua dan guru dalam mendukung penggunaan media permainan sebagai alat pembelajaran kesehatan gigi dan mulut. Penelitian dapat menginvestigasi bagaimana pelatihan dan pendampingan yang diberikan kepada orang tua dan guru dapat meningkatkan efektivitas penggunaan media permainan dalam lingkungan keluarga dan sekolah, sehingga menciptakan sinergi yang kuat dalam upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak secara komprehensif.
| File size | 585 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION UKSW telah mengimplementasikan berbagai metode pemasaran seperti iklan, promosi penjualan, public relations, personal selling, dan direct marketing, masing-masingUKSW telah mengimplementasikan berbagai metode pemasaran seperti iklan, promosi penjualan, public relations, personal selling, dan direct marketing, masing-masing
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Ini menunjukkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak, sedangkan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kesimpulannya, penggunaan ClassDojo terbukti memberikanIni menunjukkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak, sedangkan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kesimpulannya, penggunaan ClassDojo terbukti memberikan
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Hasil: Penelitian menunjukkan adanya perbedaan respon sebelum dan sesudah intervensi pada kedua subjek. Waktu pemberian intervensi berbeda antara subjekHasil: Penelitian menunjukkan adanya perbedaan respon sebelum dan sesudah intervensi pada kedua subjek. Waktu pemberian intervensi berbeda antara subjek
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Kejadian karies gigi banyak dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. Tingginya angka kejadian karies gigi perlu penanganan yang optimal, terutama dalamKejadian karies gigi banyak dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. Tingginya angka kejadian karies gigi perlu penanganan yang optimal, terutama dalam
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Masalah penelitian ini adalah tingginya angka DMF‑T anak usia 10‑12 tahun di TPQ Al‑Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Tahun 2021. Tujuan penelitianMasalah penelitian ini adalah tingginya angka DMF‑T anak usia 10‑12 tahun di TPQ Al‑Jihad Kejawan Putih Tambak Surabaya Tahun 2021. Tujuan penelitian
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Efram Harsana Lanud Iswahjudi Magetan tentang pencabutan gigi termasuk dalam kategori kurang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuanEfram Harsana Lanud Iswahjudi Magetan tentang pencabutan gigi termasuk dalam kategori kurang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Pengetahuan ibu tentang dampak karies gigi termasuk dalam kategori cukup. Keseluruhan hasil menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman ibu tentang kariesPengetahuan ibu tentang dampak karies gigi termasuk dalam kategori cukup. Keseluruhan hasil menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman ibu tentang karies
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan bahwa yaitu cukup baik dan perlu ditingkatkan lagi serta perlu adanya tambahan pengetahuan pada orang tua anak usia dini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa yaitu cukup baik dan perlu ditingkatkan lagi serta perlu adanya tambahan pengetahuan pada orang tua anak usia dini.
Useful /
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Responden dalam penelitian ini yaitu 78 siswa. Teknis analis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian: terdapat hubungan yang signifikan antaraResponden dalam penelitian ini yaitu 78 siswa. Teknis analis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian: terdapat hubungan yang signifikan antara
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Sebesar 52,4% jarang mengunjungi dokter gigi dan semua mengaku bahwa bau mulut mengganggu seseorang dalam bergaul. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untukSebesar 52,4% jarang mengunjungi dokter gigi dan semua mengaku bahwa bau mulut mengganggu seseorang dalam bergaul. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
ALJAMIAHALJAMIAH Berbagai respons dan kritik telah dilontarkan terhadap artikel tersebut, baik respons metodologis kritis ataupun apologetis, respons yang bersifat teoretisBerbagai respons dan kritik telah dilontarkan terhadap artikel tersebut, baik respons metodologis kritis ataupun apologetis, respons yang bersifat teoretis
ALJAMIAHALJAMIAH Buku ini menyajikan kompilasi karya sarjana internasional yang menerapkan teori gerakan sosial untuk menganalisis aktivisme Islam, mengangkat isu‑isuBuku ini menyajikan kompilasi karya sarjana internasional yang menerapkan teori gerakan sosial untuk menganalisis aktivisme Islam, mengangkat isu‑isu