STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU

Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniAr-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan keterampilan bicara melalui boneka tangan pada anak usia 5-6 tahun di Lembaga PAUD Santiaji Jaya Mertasari. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas, metode pengumpulan data observasi dan dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adanya peningkatan yang signifikan terhadap keterampilan berbicara pada anak. Pra siklus diketahui keterampilan bicara anak baru mencapai 24%, atau ada 6 anak yang berkembang. Hasil tindakan siklus I keterampilan bicara anak yang berkembang telah mencapai 56%, atau ada 14 anak dari 25 anak yang berkembang sangat baik dan berkembang sesuai harapan. Hasil tindakan siklus II perkembangan keterampilan bicara anak yang berkembang mencapai 84% atau sebayak 21 anak di Lembaga PAUD Santiaji Jaya Mertasari berkembang sangat baik dan berkembang sesuai harapan, sedangkan sisanya sebesar 16% atau sebanyak 4 mulai berkembang dan belum berkembang.

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas, penggunaan media boneka tangan terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak usia 5–6 tahun.Peningkatan tersebut terlihat secara signifikan mulai dari pra-siklus hingga siklus II, dengan persentase peningkatan dari 24% menjadi 84%.Hal ini menunjukkan bahwa boneka tangan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, memfasilitasi ekspresi gagasan, memperluas kosakata, dan meningkatkan kepercayaan diri anak dalam berkomunikasi.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan boneka tangan terhadap aspek perkembangan bahasa lainnya, seperti kemampuan menyimak, membaca, dan menulis pada anak usia dini. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang lebih terstruktur dan sistematis dengan memanfaatkan boneka tangan, termasuk menentukan jenis boneka tangan yang paling efektif dan strategi interaksi yang optimal antara guru, anak, dan boneka. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan boneka tangan dalam konteks pembelajaran inklusif, khususnya bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus atau kesulitan belajar bahasa, dengan mempertimbangkan adaptasi media dan pendekatan pembelajaran yang sesuai. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik pembelajaran bahasa yang inovatif dan efektif di PAUD, serta meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini secara keseluruhan.

Read online
File size406.76 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test