STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniAr-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniGerakan sederhana seperti meronce pompom memiliki manfaat yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, khususnya dalam aspek kemampuan motorik halus. Aktivitas ini tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan koordinasi mata dan tangan, serta kemampuan dalam mengontrol dan mengarahkan gerakan halus secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kegiatan meronce pompom terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Perwari 1 Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 anak yang dipilih berdasarkan kriteria usia serta kebutuhan peningkatan kemampuan motorik halus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi selama proses kegiatan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan yang signifikan pada lima aspek utama motorik halus, yaitu koordinasi mata dan tangan, kekuatan jari dan otot tangan, ketelitian dan kontrol gerakan, kecepatan dan ketahanan. Anak-anak juga menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi selama mengikuti kegiatan meronce. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan meronce pompom efektif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia dini serta dapat diterapkan sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan meronce pompom terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Perwari.Aktivitas ini menstimulasi koordinasi otot-otot kecil, khususnya gerakan tangan dan jari, sekaligus melatih ketepatan, ketekunan, serta koordinasi mata dan tangan.Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri dan konsentrasi anak saat menyusun pola dan warna.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari pra siklus hingga siklus II, di mana anak-anak yang awalnya kesulitan meronce secara mandiri kemudian menunjukkan perkembangan positif secara teknis maupun sikap berkat pelaksanaan kegiatan yang konsisten dan pendekatan pembelajaran yang tepat.Implikasi praktis dari temuan ini adalah penting bagi guru PAUD untuk merancang kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan konkret seperti meronce pompom guna menstimulasi perkembangan motorik halus anak secara optimal.Kegiatan ini dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran yang terintegrasi dengan aspek perkembangan lain, seperti kognitif dan sosial-emosional.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji integrasi teknologi dalam kegiatan meronce pompom, seperti penggunaan aplikasi interaktif untuk meningkatkan koordinasi mata dan tangan. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang kegiatan ini terhadap perkembangan kognitif dan sosial anak. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pelatihan guru PAUD dalam merancang aktivitas motorik halus yang berbasis tema kurikulum Merdeka, sehingga pembelajaran lebih relevan dan terstruktur.
- Analisis Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini | DZURRIYAT... doi.org/10.61104/dz.v2i2.317Analisis Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini DZURRIYAT doi 10 61104 dz v2i2 317
- PROFIL KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN DI GUGUS MELATI KECAMATAN WONOSARI | Kurniawati |... doi.org/10.20961/kc.v9i2.49187PROFIL KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4 5 TAHUN DI GUGUS MELATI KECAMATAN WONOSARI Kurniawati doi 10 20961 kc v9i2 49187
- One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.56910/gemilang.v3i1.314One moment please one moment please wait request verified doi 10 56910 gemilang v3i1 314
| File size | 614.16 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNWUNW Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi (checklist instrumen) dan dokumentasi. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah 76% anakTeknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi (checklist instrumen) dan dokumentasi. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah 76% anak
STAI YPBWISTAI YPBWI Meskipun terdapat kendala dalam pengelolaan waktu dan kelas, metode bermain terbukti efektif dalam mendukung perkembangan anak secara holistik. KegiatanMeskipun terdapat kendala dalam pengelolaan waktu dan kelas, metode bermain terbukti efektif dalam mendukung perkembangan anak secara holistik. Kegiatan
STAI YPBWISTAI YPBWI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh. Kemampuan motorik halus merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting untuk menunjang kesiapanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh. Kemampuan motorik halus merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting untuk menunjang kesiapan
STAI YPBWISTAI YPBWI Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam berbagai aspek, termasuk keterlibatan aktif dalam kegiatan, rasa percaya diri, kemampuan sosial, serta antusiasmeAnak-anak menunjukkan peningkatan dalam berbagai aspek, termasuk keterlibatan aktif dalam kegiatan, rasa percaya diri, kemampuan sosial, serta antusiasme
YAYASANPENDIDIKANDZURRIYATULQURANYAYASANPENDIDIKANDZURRIYATULQURAN Oleh karena itu, pembelajaran eksploratif perlu diintegrasikan ke dalam kurikulum PAUD sebagai pendekatan yang mendukung perkembangan holistik anak danOleh karena itu, pembelajaran eksploratif perlu diintegrasikan ke dalam kurikulum PAUD sebagai pendekatan yang mendukung perkembangan holistik anak dan
AN NADWAHAN NADWAH Dalam praktiknya, penggunaan media pembelajaran yang efektif mampu meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan hasil belajar anak usia dini. Evaluasi dilakukanDalam praktiknya, penggunaan media pembelajaran yang efektif mampu meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan hasil belajar anak usia dini. Evaluasi dilakukan
POLITAPPOLITAP Dengan menggunakan pendekatan konseptual berbasis kajian literatur, penelitian ini menyelidiki pentingnya dukungan lingkungan dan pemaknaan simbolik dalamDengan menggunakan pendekatan konseptual berbasis kajian literatur, penelitian ini menyelidiki pentingnya dukungan lingkungan dan pemaknaan simbolik dalam
MAHARDIKAMAHARDIKA Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu literatur review melalui data base google scholar. Hasil kajian menunjukkan stunting memiliki hubunganMetode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu literatur review melalui data base google scholar. Hasil kajian menunjukkan stunting memiliki hubungan
Useful /
BUDDHI DHARMABUDDHI DHARMA This automatic dispenser can provide drinking water according to user preferences, depending on the color of the glass used. If the glass is red, the dispenserThis automatic dispenser can provide drinking water according to user preferences, depending on the color of the glass used. If the glass is red, the dispenser
BUDDHI DHARMABUDDHI DHARMA Diperlukan kipas pembuangan untuk mengeluarkan asap dan menstabilkan suhu, namun kontrol manual kurang efektif. Sistem kontrol otomatis, termasuk mikrokontroler,Diperlukan kipas pembuangan untuk mengeluarkan asap dan menstabilkan suhu, namun kontrol manual kurang efektif. Sistem kontrol otomatis, termasuk mikrokontroler,
BUDDHI DHARMABUDDHI DHARMA Studi ini menekankan potensi metode logika fuzzy dalam manajemen pasokan, memastikan operasi produksi yang lancar. Dengan menerapkan metode ini, produsenStudi ini menekankan potensi metode logika fuzzy dalam manajemen pasokan, memastikan operasi produksi yang lancar. Dengan menerapkan metode ini, produsen
BUDDHI DHARMABUDDHI DHARMA The sensors used can detect various air pollutants with high accuracy. The OTA method allows device firmware updates to be performed wirelessly, increasingThe sensors used can detect various air pollutants with high accuracy. The OTA method allows device firmware updates to be performed wirelessly, increasing