STFTKIJNESTFTKIJNE
MURAI: Jurnal Papua Teologi KonstekstualMURAI: Jurnal Papua Teologi KonstekstualTradisi holey narey sebagai warisan lokal pada masyarakat Sentani, diyakini dapat menjaga dan merawat kehidupan manusia. Tradisi ini lahir dari pengalaman-pengalaman suci orang Sentani tentang kehidupan yang solidaritas dan kebersamaan yang dialami oleh leluhur mereka. Soldaritas dan kebersamaan ini diwujudkan melalui sikap dan tindakan mereka yang saling memiliki dan saling mendukung di antara anggota masyarakat. Holey narey cenderung memiliki tingkat kohesi sosial yang lebih tinggi karena menjadi norma sosial, yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal dan menjadi sui generis orang Waena dalam tradisi ini. Nilai-nilai ini menjadikan orang Waena bisa hidup bersama dan harmonis dalam kehidupan mereka sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan penelitian empiris terhadap nilai-nilai budaya dari tradisi holey narey yang menguatkan kehidupan sosial orang Waena. Ketika tradisi ini dihargai dan dijadikan bahan baku teologi lokal maka hal itu akan menghasilkan transformasi moral yang menguatkan persekutuan antar manusia. Itu artinya teologi tidak hanya membangun relasi kepada Tuhan saja namun juga relasi dengan sesama.
Holey-Narey adalah budaya dan tradisi yang dijalankan sebagai amanat hidup oleh seorang pemimpin, karena tradisi ini tersirat oleh para leluhur dan merupakan gaya hidup Orang Waena bersama dengan orang lain.Holey-Narey memiliki nilai dan makna sosio budaya, tetapi juga teologis yang berbasis konteks, membentuk pemahaman tentang persekutuan dalam jemaat.Narasi dalam Holey Narey berdampak pada kekerabatan dan persaudaraan diantara jemaat.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai holey narey dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan formal di tingkat lokal, guna memastikan keberlanjutan tradisi ini di kalangan generasi muda. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan praktik holey narey dengan tradisi serupa di suku-suku lain di Papua, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan serta memperkaya pemahaman tentang kearifan lokal. Lebih lanjut, penelitian dapat difokuskan pada peran holey narey dalam menyelesaikan konflik sosial di masyarakat Waena, dengan menganalisis bagaimana nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong dapat dimanfaatkan sebagai modal sosial untuk membangun perdamaian dan harmoni. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian budaya lokal dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat Waena, serta memperkuat identitas sosial dan spiritual mereka.
| File size | 879.49 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
INDO INTELLECTUALINDO INTELLECTUAL Dalam pendidikan Islam, pendekatan multikultural dapat merevitalisasi pengajaran agama untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, membentuk karakter generasiDalam pendidikan Islam, pendekatan multikultural dapat merevitalisasi pengajaran agama untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, membentuk karakter generasi
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Pendekatan ini tidak hanya mengelola gejala psikologis secara langsung, tetapi juga memperkuat makna hidup, resiliensi, dan kesejahteraan psikologis melaluiPendekatan ini tidak hanya mengelola gejala psikologis secara langsung, tetapi juga memperkuat makna hidup, resiliensi, dan kesejahteraan psikologis melalui
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Pada keseluruhan sesi, termasuk sesi tentang pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan penggunaan Platform Marketplace, narasumber yang menjadi pemateriPada keseluruhan sesi, termasuk sesi tentang pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan penggunaan Platform Marketplace, narasumber yang menjadi pemateri
OJSOJS Dengan demikian, pembelajaran seni tari dapat dijadikan alternatif pembelajaran berbasis karakter untuk memperkuat pemahaman budaya pada peserta didik.Dengan demikian, pembelajaran seni tari dapat dijadikan alternatif pembelajaran berbasis karakter untuk memperkuat pemahaman budaya pada peserta didik.
UNIRAYAUNIRAYA Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, perubahan perilaku awal dalam pemilahan dan pengelolaan sampah, penghijauan area publik,Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, perubahan perilaku awal dalam pemilahan dan pengelolaan sampah, penghijauan area publik,
MES BOGORMES BOGOR Penelitian dilakukan pada 50 lansia berusia ≥60 tahun yang dipilih melalui screening menggunakan instrumen MMSE (Mini-Mental State Examination). HasilPenelitian dilakukan pada 50 lansia berusia ≥60 tahun yang dipilih melalui screening menggunakan instrumen MMSE (Mini-Mental State Examination). Hasil
LOCUSMEDIALOCUSMEDIA Pengaturan jalur khusus di Indonesia saat ini masih dalam bentuk rancangan dan belum menjadi hukum positif, terlihat dari adopsi konsep plea bargainingPengaturan jalur khusus di Indonesia saat ini masih dalam bentuk rancangan dan belum menjadi hukum positif, terlihat dari adopsi konsep plea bargaining
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan data menggunakan triangulasi danTeknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan data menggunakan triangulasi dan
Useful /
FEB UMIFEB UMI Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, observasi lapangan, dan telaah dokumen untukKajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, observasi lapangan, dan telaah dokumen untuk
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Pentingnya website dalam era informasi yang menuntut akses informasi yang cepat dan akurat, pembaruan konten secara berkala sangatlah krusial untuk menjagaPentingnya website dalam era informasi yang menuntut akses informasi yang cepat dan akurat, pembaruan konten secara berkala sangatlah krusial untuk menjaga
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Kajian ini dilaksanakan setiap seminggu sekali pada tanggal 15 Juli sampai dengan 27 Agustus dengan sasaran kelompok Jamaah Yasin Tahlil dan Muslimat danKajian ini dilaksanakan setiap seminggu sekali pada tanggal 15 Juli sampai dengan 27 Agustus dengan sasaran kelompok Jamaah Yasin Tahlil dan Muslimat dan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Beberapa indikator kegiatan pengawasan yang dilakukan seperti kegiatan pemantauan, pemeriksaan, bimbingan dan pengarahan, pemberian tindakan disiplin sertaBeberapa indikator kegiatan pengawasan yang dilakukan seperti kegiatan pemantauan, pemeriksaan, bimbingan dan pengarahan, pemberian tindakan disiplin serta