STFTKIJNESTFTKIJNE

MURAI: Jurnal Papua Teologi KonstekstualMURAI: Jurnal Papua Teologi Konstekstual

Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan telah menjadi salah satu masalah di kota Jayapura yang mendesak, dan kontribusi dari anak remaja Kristen sangatlah penting dalam merawat dan melestarikan lingkungan. Tingkat kesadaran anak remaja Kristen dalam menjaga dan merawat lingkungan hidup sering kali masih kurang. Dalam situasi ini, ajaran firman Tuhan dalam gereja dapat memberikan pandangan atau arahan moral yang penting. Ajaran firman Tuhan yang bersumber dari Alkitab menekankan pentingnya anak remaja Kristen menjaga dan merawat lingkungan ciptaan Tuhan, termasuk alam dan isinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tanggung jawab anak remaja Kristen dan peran anak remaja Kristen dalam merawat ciptaan Tuhan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan. Hasil kajian ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak remaja Kristen tentang tanggung jawabnya dalam menjaga lingkungan hidup sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Lingkungan yang diciptakan oleh Allah telah dipercayakan kepada manusia yang adalah anak-anak remaja Kristen untuk ditaklukkan dan dikuasai.Namun, seringkali manusia menyalahgunakan arti dari pernyataan tersebut, manusia tidak menghargai, mengelolah alam dengan baik atau dapat dikatakan manusia menaklukkan alam dengan cara yang buruk.Allah menciptakan manusia dengan keunikan yang tidak dimiliki oleh ciptaan lain.Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, dan diberi tugas untuk merawat, memelihara dan mengelolah ciptaan lainnya.Anak remaja memiliki kekuasaan untuk mengendalikan ciptaan lain hanya karena anak remaja dibentuk istimewa dari ciptaan yang lain.Menjaga lingkungan sekitar adalah bentuk ibadah anak remaja Kristen kepada Tuhan, menjaga lingkungan bukan hanya tentang kepentingan tetapi sebagai penopang kehidupan setiap individu karena hubungan antara manusia dan lingkungan saling ketergantungan sehingga harus seimbang.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program pendidikan lingkungan yang diselenggarakan oleh gereja dalam meningkatkan kesadaran dan tindakan nyata anak remaja Kristen dalam menjaga lingkungan. Penelitian ini dapat menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan sampel yang lebih besar untuk mengukur dampak program secara lebih akurat. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih jauh perspektif dan pengalaman anak remaja Kristen dalam menghadapi isu-isu lingkungan di komunitas mereka. Penelitian ini dapat menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk menggali nilai-nilai, norma, dan praktik-praktik yang relevan. Ketiga, penelitian interdisipliner yang menggabungkan perspektif teologi, psikologi, dan ilmu lingkungan dapat dilakukan untuk mengembangkan model pendekatan holistik dalam membentuk karakter anak remaja Kristen yang peduli lingkungan. Model ini dapat mengintegrasikan ajaran agama, prinsip-prinsip psikologis, dan pengetahuan ilmiah untuk menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui pemberdayaan anak remaja Kristen sebagai agen perubahan.

Read online
File size413.79 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test